Gadis Kampung Vs Anak Hedon

Gadis Kampung Vs Anak Hedon
Bab 1 Prolog


__ADS_3

...Tolong tekan tombol Like buat author biar Author semangat nulisnya :)...


...----------------...


"Mak, Dila berangkat dulu ya, Dila Udah mau pergi ,busnya ke kota udah mau berangkat"


Dila pamit mencium tangan Mak ,dia dengan berat hati meninggalkan Emaknya.Demi untuk melanjutkan pendidikan nya


"Iya Nak, Hati2 ya di kota , Ingat pesan Emak ya , kamu harus pandai² menjaga diri nak ,jangan sampai harta mu yang paling berharga kau serahkan sama orang selain sama suami mu nak,"


"Iya² Emak, Dila pasti ingat , Doain Dila ya Mak, Biar Dila Bisa jaga diri"


"Aamiin , semoga sukses Ya nak"


"Kak Dila ,Kak Dila Jangan lupa sama kita ya , kalau kak udah sukses , nanti kak jangan lupa balik ya "Ucap Sahra adik kesayangannya


"Iya,Iya kak janji nanti kalau kak udah lulus ,kakak bakalan balik lagi di sini" Ucap Dila


Jangan tanya dimana bapaknya Dila soalnya , dia udah meninggal Pas Dila masih kelas 6 SD, untuk itu Dila sangat menyayangi Ibu dan adiknya kerena baginya itu adalah Kehangatan dari Keluarga kecilnya.

__ADS_1


Bunyi Klakson Mobil Bus mengangetkan ke 3 Keluarga kecilnya dan tandanya Dila akan segera Berangkat Ke kota


Dila dengan semangat melambaikan tangannya kepada Emak dan Adiknya


Berbekal ijazah SMP nya ,Dila berniat melanjutkan sekolahnya di Kota dan Tinggal bersama bibi nya di Kota . Mengingatkan Bahwa dia adalah anak seorang petani dan baginya pendidikan bisa merubah hidupnya


"Ya Allah , semoga ini jalan yang terbaik buat aku ,Emak sama Adek. Kasihan nih Lah Kami Kerena Hidup kami selama ini susah terus" Batin Dilla dalam Hatinya


"Ya Allah Ridho hi Dila ya"


~


Wow, Bagusnya Kata itu tergumam di bibir Dila


Ayo ,to Nak masuk dulu . Liat ² nya nanti lagi . Kan kamu juga bakalan kerja di sini toh , ayo taruh dulu tasnya di kamar


Bu Sumi yang akrab di panggil Mpok , sama Dila segera membawakan Tas Dila ke kamarnya


Mpok, ya punya rumah ini pasti Kaya banget kan, hehe rumahnya aja kayak istana gini toh " ucap Dila dengan mata berbinar - binar , bagi Dila rumah tingkat 2 adalah rumah mewah bak istana ,padahal rumah di kota ma biasa, (hehe, namanya juga gadis kampung)

__ADS_1


"Ya mesti lah Nak ,Mpok mana punya uang untuk punya rumah Segede ini, kita mah orang susah na, KAMU kalau nanya gitu ada ada aja , nanti toh di bilang orang kampung nak ,hehe ingat ya nak kita di sini harus jaga sikap ",ucap Mpok Sumi Mengingatkan


Dila mengangguk setuju " Dalam pikirannya Mana mungkin Dia menjadi tuan putri dalam rumah besar bak istana Gini"


"Mpok, coba aja Dila bisa nikah sama orang kaya yang punya rumah Segede ini , mungkin Dila ngak jadi orang susah lagi "Dila memikirkan bagaimana ia jadi Nyonya rumah yang berkuasa Bak seorang Ratu hehe


"Hust ,kamu jngan ngomong gitu Nak dila kita ma Orang susah mana mungkin kita jadi Nyonya rumah ,makan 3 kali sehari aja kita mesti bersyukur nak"


"Iya, iya maafin Dila ya Mpok,"sahut Dila dengan Nada menyesal


"Udah toh Nak, jngan di pikirin lagi pula Kan Dila di sini untuk melanjutkan pendidikan dila ke SMA toh trus kuliah bikin Emak mu bangga ya nak ,klau di kampung"


"Iya,Iya Mpok ,Aasyiapp ucap dila sembari mengangkat tanganya mengajukan jempol 👍"


~ jangan tanya dimana Dila tau itu ,kerena sembari dia di bis , iya melihat orang mengatakan Aasyiapp , . Jadi Dila pikir itu bahasa gaul yang di kota jadi mesti iya pake ~


...----------------...


{Jangan lupa tinggalkan jejak dengan cara vote, like dan comment" hehehe jangan jadi pembaca gelap ya}

__ADS_1


__ADS_2