
...Tolong tekan tombol Like buat author biar semangat nulisnya :)...
...----------------...
Dila memang tak secantik gadis kota pada umumnya yang milik kulit kinclong ( biasa gadis kampung ngak pake SCIN CARE).
Tapi bisa di bilang Dila terlahir dengan parasnya yang sangat manis ( semanis gula ,wkwkwk) . Kalau kata lelaki di kampungnya , senyum mu itu loh(Cantik manis cap bulu) , bikin hati adem
Dila juga nggak mempedulikan masalah penampilannya dan terlalu masa bodoh dengan ucapan para lelaki di kampungnya itu , Dia tak mau ambil pusing dengan urusan Cinta - Cinta an ( ngak seperti reader's Dan author nya itu sampai ² BUCIN TINGKAT Dewa ,hayoo ngaku 🤭) bagi Dila pendidikan adalah yang terpentik , CINTA ? belakangan dah.
Tuan ini namanya DILA , Yang saya bilang ke tuan waktu itu. Dila baru saya lulus SMP dan kebetulan dia mau sekolah sambil kerja dirumah tuan" Jelas Mpok pada pemilik rumah
Di sebelahnya duduk 2 gadis manis yang putih kinclong ( **Pake SKIN CARE DONG**) seumuran dengan Dila . Di sampingnya juga duduk seorang wanita cantik dan
Tapi dilihat dari tatapan 3 perempuan ( **1wanita, dan 2 gadis**) menatap tidak suka ke arah Dila . menatap Dila sangat sinis seolah Dila itu Gadis kampung lagi gembel yang datang ke rumahnya
"**AH,BOMAT ( bodoh amat ) DEH . YANG PENTING TOH AKU BISA SEKOLAH** ! "batin Dila
"Oh, begitu ya .hmm Siapa namanya Tadi? hehe saya lupa nama kamu sambil menatap Dila seolah nama Dila tak begitu penting bahkan ia lupakam dalam hitungan menit " *Sahut tuan rumah*
"Dila , tuan , *jawabnya sambil menunduk takut*
__ADS_1
"Nak ,Umurnya berapa ya,?" *tanya tuan rumah seolah mengintrogasinya.
"16 tahun tuan " jawab Dila dengan keberanian seakan mengangkat kepalanya. kerena tidak sopan klau orang berbicara dan kita menunduk
"Muda banget, Seumuran sama anak saya MITA Dan MILA"
Dila yakin bahwa yang dimaksud Mita dan Mila adalah anak tuan yang duduk di sampingnya (yang kinclong itu toh) batin Dilla seraya terdiam dan menunduk kembali.
"Kalau begitu saya akan masukin kamu ke Sekolah yang sama kayak anak saya "
"Pa, tapi kan itu sekolah yang terbaik di kota ini,Emang papa yakin dia mampu sekolah di sana , mengikuti pelajaran disana ? Kan pelajarannya berbasis Bahasa Inggris semua Pa, Kan papa tau sendiri dia Itu Gadis Kam-
sebelum Mita melanjutkan protesnya. Papanya segera memotongnya . Mita Jangan suka mengremehin dan merendahkan orang ! Kan papa ngak pernah tuh Ngajarin kamu !
Tapi kan Mas ,yang dibilang Mita juga ada benarnya loh ! Kan kamu tau itu sekolah berbasis Internasional ! Mas yakin mau masukin dia kesana? Kalau saran aku sih , Mas lebih baik pikir deh . Wanita yang memandang Dila pun mulai mengangkat suaranya .
Ternyata dia adalah Nyonya besar di rumah ini ( Istrinya tuan rumah) . Setidaknya kata itu terbidik di telingaku oleh Ucapan Mpok Sumi
"Hmm ,Ngak ada salahnya ngasih dia kesempatan, toh rekan kerja saya juga dulu dari kampung. Tapi kerena kerja kerasnya dia sekarang bisa jadi orang hebat loh seperti sekarang ini"
Entah dari Kapan menurut Dila Tuan rumah itu Sangatlah Bijak dimatanya .Kata² nya ngak seperti pria Kaya raya yang sombong yang sering dia nonton di sinetron-sinetron lah . Tentu saja Dila tak punya TV ,Dia mah nonton dirumah tentangnya saat di kampung . (Maklumlah orang miskin Tak mampu beli Tv.)
__ADS_1
"Nak Dila kamu mau nggak sekolah di tempat yang sama dengan Anak saya MILA dan MITA?"
Dila hanya diam , dia sedang melamun bagaimna bisa dia dihadapkan dengan 2 pilihan. Kalau dia terima pilihan tuannya , dia takut tak mampu bersaing . Tapi di sisi lain jika ia tidak terima maka . dia akan kehilangan kesempatan yang mana hanya datang sekali dalam hidupnya
'seketika aku terkejut , hampir kebablasan lah aku Saat Mpok berbisik di telinga ku.'
" Nak ,cepat toh Mikirnya itu di tungguin sama tuan "
Selang berapa lama ia Yakin telah menatap Keputusannya
" Baik tuan, saya akan mencoba semampu ku , tapi seandainya saya tidak bisa bersaing di sana , ummm... saya nggak masalah kali pindah ke sekolah biasa saja,Tuan? " ucap Dila agak ragu sambil mengulas senyum manis dan terlihat lah lesung pipinya yang cantik natural
"Baik, kalau begitu mulai besok kamu bisa sekolah di sana" Tuan rumah pun meninggalkan sofa di ikuti dengan istri dan putri² nya yang menatap Dila dengan tatapan yang tidak suka
Mulai dari hari Esok Kisah Dila Pratiwi dan Dimas Anggara Pratama di mulai dengan penuh ke dramatisan
...----------------...
{ hmmm, jngan lupa tinggalkan Jejak ya. berupa vote💓 ,like👍 dan comment}
( JANGAN MENJADI PEMBACA GELAP!!!
__ADS_1
ASTAGFIRULLAH 🙈 )