
...Tolong tekan tombol Like 👍 buat author biar Author semangat nulisnya :)...
...****************...
Beberapa bulan pun berlalu . tak lama setelah itu,tak terasa Akhirnya Dekat juga Hari pengumuman jalur undangan Masuk bagi siswa SMA.
"Dil, ke kantin yuk, Laper nih"
"Iya Nih, hehe ku bawaannya Laper Mulu , Vi"
"Haha, oke mau pesan apa Dil"
"Pesanan, Bakso pakai nasinya Vi"
"Haha, kayak orang ngidam aja loh Dil".
Dila tak habis pikir apa yang di katakan Vivi, membuat hatinya resah, Ia jadi kepikiran . emang bagaimana jadinya ia jika dirinya hamil setelah apa yang ia dan Dimas lakukan malam itu.
Dila bawaannya ia begong, menhayalin yang tidak" . pada dirinya
"'Uyy, Dil, loh jadi makan ngak sih" Ucap Vivi pada Dila seraya menyodorkan makanan yang di pesannya tadi
'Seketika Dila tersadar dengan suara Vivi yang tergiang di telinganya'
"Iya jadi Donk" ucap Seraya menepis rasa penasaran dan menyakinkan dirinya agar tidak kepikiran lagi hal itu
"Udah ,cepatan ke buru masuk kelas nih"
"iya deh"
Tanpa mereka Sadari Dari tadi Dimas memperhatikan omongan kedua sahabat itu, yang kebetulan Ia sedang makan bersama teman Genk nya itu
Dimas pun ,jadi kepikiran apa yang di katakan Vivi.
'Masa sih Dila Hamil?,Wah bisa bahaya nih' gumam Dimas yang juga bawaan nya ngelamun.
__ADS_1
"Weh, Dim kok loh ngalamun gitu sih?" ucap Daffa
"Hoho, Dari tadi gue liat loh lagi melihat 2 cewek itu,Jangan - Jangan loh naksir ya ?" ucap Akbar pada nya
"Hehe, Akhirnya sobat gue nih , Normal juga, Hahaa, dia akhirnya tertarik sama cewek" ucap Kevin seraya membelah nya
"Apaan sih loh pada" ucap Dimas berteriak kepada temannya
"Santai aja bro". Ketiga nya serentak
'wadduuh, kan teman ku aja sadar ada yang ngak beres antara gue dan si gadis kampung itu, Pokoknya gue harus bicara sama gadis kampung itu nantinya'
"ya udah, cabut yuk . bentar lagi ada pengumuman nih"
"ya Ella ,kamu tuh ya dim kalaw soal nilai pasti Bawaan nya harus yang pertama". ucap Akbar
"Hahaha, Santai aja kali bro" tegas Daffa
"Iya bro, bareng kali Dimas ngak kecewa kayak semester lalu dikalihin sama gadis kampung itu". balas Kevin
"Udah yok, buruan kita buktiin, Kita cabut yuk".Ucap Akbar yang tidak mau temannya-temannya berdebat lagi.
Akhirnya Most Wanted Sekolah pun meninggalkan kantin dan menuju kelas nya
......................
Di sisi lain.
"Vi, buruan makannya"
"Hem, Santai aja kali Dil, gue masih akan nih"
"Iya, tapi janji ya Vi, soalnya nanti keburu pak guru datang".
"Hem, kamu tuh ya Dil ,kalau soal nilai pastinya ngak mau di kalah deh"
__ADS_1
"Tentu Donk, siapa dlu Dila gitu loh. " ucap Dila yang dengan gaya centiknya pada Vivi
"Hahaha, biasa aja loh Dil"
"Btw ya Dil, gue tuh penasaran tau , Kok kamu itu sama Dimas mirip banget, hahaha. Jangan -jangan loh jodoh kali"
"Idih, jodoh apanya kayak dia tuh ,ngak ada guna. Hehe siapa juga mau nikah sama dia yang kayak sifatnya gitu, bahkan dihamilin pun ,gue ngak sudih "
"hahaha, bisa aja kamu Dil, awas nanti Dil kamu, ucapan itu doa loh".
"Hem, yaudah buruan, ngak sabaran ku ngalahin cowok berensek itu ,biar tau rasa dia".
"Ahem, kok loh manggil Dimas gitu sih Dil, emang dia salah apa coba?".tanya Vivi
"Ngak deh, Hehe kesel aja sama sifatnya itu".
"Ahem, oke gue uda selesai makan nih."
Akhirnya Dila dan Vivi pun meninggalkan kantin dan pergi menuju kelas mereka.
...----------------...
#Bersambung....
😇😇😇😇😇😇
Hai readers . Terimakasih Telah mampir di Novelnya Author
Jangan lupa tinggalkan jejak ya ! Berupa vote 💓 like 👍 dan komentar berupa saran 😘
Jangan jadi pembaca gelap (Astagfirullah!)
^^^Salam author^^^
^^^@aratia3❣️^^^
__ADS_1