Gadis Kampung Vs Anak Hedon

Gadis Kampung Vs Anak Hedon
29.Keputusan 3


__ADS_3

...Tolong tekan tombol Like 👍 buat author biar Author semangat nulisnya :)...


...****************...


Dil, gue bakal nikahin lu. "


Gue gak tau apa ada yang konslet di otak gue, kenapa tiba-tiba gue ngelamar si Cewe kampung ini sih?


Dila menutup mulutnya dengan tangan. Gue yakin saat ini dia udah nganga gak percaya.


"  Terus sekolah kita gimana ? "


...----------------...


Author pov


Dila pulang kerumah, lebih tepatnya ke rumah majikannya, kalian jangan sampai lupa kalo dia hanyalah seorang pembantu rumah tangga.


Dila pulang dengan hati yang gelisah galau merana.


" Bagaimana ini? Apa aku harus menerima lamaran Dimas? " pikirnya.


Sungguh menikah dengan laki laki yang sudah merenggut mahkota berharganya seperti ide yang tidak terlalu buruk.


Bahkan, sekarang pria sombong itu ingin bertanggung jawab atas anak yang ada di kandungannya.


Sekarang tak ada tempat lain untuk bercerita kecuali Mpok Tati yang sudah Dila anggap seperti ibunya sendiri.

__ADS_1


" Mpok... " panggilnya begitu pelan pada Mpok yang sedang menyapu dapur.


" Ada apa toh nak?


"Gini Mpok, Beberapa pekan lalu kan Dila Muntah-Muntah Mpok, setelah Dila cek Ternyata Dila hamil Mpok". ucapnya pada mpoknya


"Trus ,gimana nak?".


"Tadi siang , Dila pergi ke Klinik Mpok saya dia yang hamilin Dila "


"Kamu mau bilang lagi sama Mpok kalo kamu mau gugurin anak itu? Iya? " jawab Mpok yang sebenarnya sangat kecewa mendengar Dila ingin menggugurkan kandungannya yang sudah beberapa minggu usianya.


" Maafin Dila ya Mpok kalo sebelumnya Dila mau bunuh anak Dila sendiri , tapi sekarang kondisinya berbeda Mpok.


Laki-laki angkuh yang menghamili Da mau nikahin Dila demi status anak ini. Jadi, menurut Mpok gimana? "


" kamu serius nak ? Dia mau tanggung jawab? " tanya Mpoknyang sama sekali gak percaya, setelah sebelumnya Dila menceritakan latar belakang dan sifat si Dimas padanya.


" Hu.um. Tadinya Dila juga kaget Mpok, kok dia mau tanggung jawab? Kayak bukan Dimas . "


" Wushh! Jangan mikir gitu, mestinya kamu tuh berucap alhamdulillah nduk , itu kabar bagus, dengan begitu anak kamu nantinya gak akan disebut anak haram. " ucap Mpok sambil membelai rambut Dila penuh sayang.


Dila bisa melihat bagaimana Mpoknya sangat senang mendengar kabar itu.


Sekarang ia tau keputusan yang akan dia ambil.


" Umm... tapi Mpok, Dila gak cinta sama dia, jadi gimana Dila bisa nikah sama dia? " tanya Dila yang membuat Mpok tertawa kecil.

__ADS_1


" Nduk, nduk. Kamu tuh ya. Gini loh nduk, yang namanya Cinta itu bisa muncul seiring waktu. Kamu lupa ya sama pepatah cinta timbul karena terbiasa. " ucap Mpok Tati sambil menepuk-nepuk pundak Dila.


"Dila takut Mpok, keluarganya Dimas gak mau nerima kehadiran Dila. "


Ya, bukan tanpa alasan ia kuatir keluarga Dila tak mau menerimanya, mengingat statusnya yang hanya orang kampung dan tidak mampu, sedangkan calon suaminya? Jika di ibaratkan udah kayak langit sama tanah, bukan kayak langit sama bumi lagi.


" nak yah, yang kayak gitu jangan dipikirin nduk , seng penting itu status anak kamu Dila, "


yang di bilang Mpok ada benarnya juga , toh Saras tak perlu di terima di keluarga itu, yang penting anaknya punya ayah di akta kelahiran nanti. Toh, rencananya setelah melahirkan nanti,Dila akan berpisah dengan Dimas.


" Tapi Mpok, gimana kalo Tuan Pemilik rumah tau dan ibu di kampung tau? "


Dila sangat takut jika Tuan rumah dan ibunya kecewa melihat dirinya yang sudah hamidung duluan, rasanya ia sangat hancur membayangkan wajah kecewa ibu dan tuannya, dengan susah payah ia membesarkan Dila , tapi apa yang Dila lakukan?


" Masalah itu kamu tenang aja, nanti biar Mpok yang jelasin ke ibu kamu. Oh ya, tentang Tuan juga harus tau tentang masalah ini. Biar bagaimanapun kamu kan numpang di rumah dia selama ini. " ucap Mpok yang membuat Dila sedikit lega mendengarnya.


...----------------...


#Bersambung....


😇😇😇😇😇😇


Hai readers . Terimakasih Telah mampir di Novelnya Author


Jangan lupa tinggalkan jejak ya ! Berupa vote 💓 like 👍 dan komentar berupa saran 😘


Jangan jadi pembaca gelap (Astagfirullah!)

__ADS_1


^^^Salam author^^^


__ADS_2