Gadis Kampung Vs Anak Hedon

Gadis Kampung Vs Anak Hedon
Bab 10 PESTA Kevin


__ADS_3

...Tolong tekan tombol Like 👍 buat author biar Author semangat nulisnya :)...


...****************...


Setibanya di pesta


Dila melangkahkan kakinya di sebuah ruangan di mana sesak kerena banyaknya paramuda dan mudi berkumpul mereka sedang asyik bercanda tertawa dan menari


Suara dentuman musik begitu keras dan disetel begitu kencang hingga memenuhi ruangan itu . Lampu disko kelap-kelip membuat mata Dila silau. Sesekali dia mengedipkan matanya karena dia tidak terbiasa dengan tempat semacam ini. Dan mungkin ia pertama kalinya datang ke Tempat seperti ini


"Kamu jangan norak lah ,Dil " canda vivi kepada dila yang sedang asyik mengedipkan matanya iya menarik dila ke dalam ruangan itu.


Tepatnya ruangan tersebut adalah salah satu aula yang terletak di hotel berbintang lima dan itu adalah salah satu tempat yang keluarga kevin miliki


Dila dan Vivi melangkah untuk mencari Raja pesta malam ini yaitu kevin


"Kita mau ke mana vivi?" tanya dila yang tangannya digandeng oleh vivi begitu keras ke arah satu tempat di dalam ruangan itu.


Ya Dila seraya mama minta penjelasan tv karena dia berjalan menuju ke tempat pemuda most wanted di kelasnya itu karena takut kepada keempatnya bukan hanya dialah yang takut saja tetapi semua siswa siswi seangkatan mereka


"loh mau kita mau ketemu ke kevin ya kali datang ke pesta ulang tahunnya terus nggak ngucapin selamat ulang tahun kan nggak enak banget tuh?" Jawab vivi seraya menarik tangan Dila cepat-cepat


"Tapi Aku takut Vi ?" Gumam Dila yang masih terdengar oleh vivi

__ADS_1


"ya elah Dil emangnya mereka mau makan elu apa selama kita nggak cari masalah sama mereka mereka nggak akan nyakitin kita ,ingat tuh ya dil , This is fine oke?" Ucap vivi


Sekarang mereka berada di depan kevin dan ketiga temannya itu. Dila dapat membaca di depan meja keempat most wanted tersebut ada minuman keras yang bertuliskan bakir wars, itu adalah salah satu minuman keras yang memiliki harga yang fantastis


Keempat most wanted tersebut menyambut datangnya Dila dan vivi .lebih tepatnya hanya kevin dan akbar saja sedangkan dafa dan dimas hanya duduk dan meminum minuman nya


"Night, selamat hari meretas ya kev. Will you all the best .jangan jadi tua yang menyebalkan ya dan jangan suka mainin cewek . sorry gue dan Dila hanya bisa ngasih ini " Ucap Vivi yang menyengkol tangan Dila supaya Dila segera memberikan kado yang telah mereka bawah kepada kevin


"Makasih ya Vi," Kevin hanya menjawab singkat..


Vivi melirik ke arah daffa yang sama sekali tidak ma liriknya, padahal dia sudah mati-matian untuk full make up malam ini hanya untuk dafa.tetapi yang terlihat hanya justru orang yang cuek dan tidak sama sekali melihatnya .ada rasa kekecewaan di mata vivi


vivi mencoba untuk terlihat biasa saja di depan dafa tetapi dafa sama sekali tidak melihatnya tidak mempedulikan nya.


"Dil,buruan ucapin ! Masak lu diam doang sih? " Ucap vivi yang berbisik di telinga Dila


"HA-happy birthday ya ,Kev MAAF cuma bisa ngasih seadanya saja" ucap Dila yang terbatas bata bukan hanya gugup melihat mereka tetapi karena dia melihat akbar yang mengumbar tersenyuman ya depannya


"Waduh,Gila manis banget" itulah yang ada di pikiran dila


Di luar dugaan nya ternyata kevin dan akbar memberikan respon yang hangat kepadanya. Bahkan akbar menahan tawanya mendengar ucapan selamat ulang tahun kepada Kevin


"Pffftt... Ya iyalah nggak usah formal diajak kali sama gue Dil, makasih ya udah mau datang. Pokoknya enjoy the party lah ok? " Sahut kevin yang tertawa kecil

__ADS_1


Keduanya segera meninggalkan kevin walaupun Vivi agar kecewa dengan daffa. Mencoba menahan rasa sedihnya agar air matanya tidak keluar dia tengkuk bibirnya dan tertutup titip merah marun


"Nggak usah sebegitu donk,vi" Dila yang mengerti perasaan vivi segera mengelus pipi pipi vivii agar air matanya tidak jatuh


"Aku kayaknya jelek banget ya dil? Sampai-sampai si daffa to nggak mau melirik aku" ucapan Vivi dengan sebal


"Kamu cantik kok Vi. Malah kamu cantik banget kali. Cuma si daffa aja tuh yang peng kelihatannya buram kali"


Vivi yang mendengar ucapan dila menjadi tertawa karena tidak biasanya sih dila bercanda seperti itu


"Ah bisaa aja lu Dil, kamu memang yang selalu ngertiin aku makasih ya Dil"


...----------------...


#Bersambung....


😇😇😇😇😇😇


Hai readers . Terimakasih Telah mampir di Novelnya Author


Jangan lupa tinggalkan jejak ya ! Berupa vote 💓 like 👍 dan komentar berupa saran 😘


Jangan jadi pembaca gelap (Astagfirullah!)

__ADS_1


^^^Salam author^^^


^^^@aratia3❣️^^^


__ADS_2