
#mobil
saat ini Kimy dan Juna sudah di perjalanan menuju Jakarta, tidak ada obrolan diantara mereka.
sebenarnya Kimy masih sangat penasaran dengan Lia, wanita yang mebuatnya haredang...haredang..saat di kampung halaman Juna namun Kimy ragu untuk bertanya, Kimy merasa bukan haknya untuk mengetahui kehidupan pribadi Juna.
tiba tiba mobil yang di kendarai mereka mengalami sedikit gangguan.
"Jun, mobil nya kenapa?". tanya Kimy dengan wajah sedikit panik.
"sepertinya ban nya bocor non, saya cek dulu". Juna pun menepikan mobilnya dibahu jalan, saat ini posisi mereka ada di tol menuju Jakarta.
Juna keluar dari mobil, beruntung hari masih sore sehingga tidak menyulitkan Juna melihat kondisi mobil.
Kimy merasa khawatir, ia memilih turun untuk melihat langsung kondisi mobil nya.
"Jun, gimana?". tanya Kimy.
"ban nya kena sesuatu non, sampai bocor, saya akan ganti banya, ada serep di bagasi". Juna bergegas mengambil ban serep.
saat Juna sendang mengganti ban serep, Kimy memperhatikan Juna sambil bersandar pada pembatas jalan, otot otot Juna terlihat semakin tegas dan sexy saat memegang perkakas untuk mengganti ban mobil ditambah dengan beberapa aliran keringat yang membasahi kulit putih mulus Juna, huhf... Kimy dibuat merinding disco saat melihatnya.
tanpa disadari sebuah mobil suv hitam berenti di depan mobil mereka. turun lah sesosok laki laki berjas biru dongker dan menghampiri Kimy yang sedang menikmati kesexyan Juna sehingga tidak menyadari pria tersebut sudah berada di hadapannya.
"hi nona, ada yang bisa aku bantu?". tanya sang pria.
Kimy sedikit kaget dengan sapaan lelaki tersebut.
"hah?,". jawab Kimy kikuk.
"ada masalah dengan kendaraan kamu, ada yg bisa aku bantu?". tanya lelaki tersebut.
sungguh Kimy terpukau dengan ketampanan lelaki di hadapannya, wajah tampan, dibalut jas dan barang yang di kenakannya pun Kimy sangat tahu lelaki di hadapannya bukan orang biasa, bahkan lelaki ini terlihat ramah, menyapa tanpa bahasa formal padahal mereka tidak saling mengenal, akkkh...tapi buat Kimy Juna tetap dihati tak ada yang bisa mengalahkan pesonanya.
"oh..ban mobil ku bocor tapi tidak masalah kebetulan kami bawa ban serep". jawab Kimy.
"non, sudah selesai" Juna menghampiri Kimy yang sedang berbicang dengan seorang pria.
"kita sudah bisa melanjukan perjalanan kan Jun?". tanya Kimy memastikan.
"iya sudah bisa non, tidak ada yang perlu di khawatirkan". jawab Juna.
"sepertinya sudah baik baik saja, maaf mengganggu perjalanan kamu". Kimy memberitahukan kepada pria asing di hadapannya, ya walaupun sudah di pastikan sang pria sudah mendengar saat Juna berbicara tadi.
"it's okey, saya tadi hanya sekedar lewat dan melihat seorang wanita berdiri di bahu jalan dengan kondisi mobil rusak, karena kebetulan saya punya adik perempuan jadi saya juga berharap jika adik saya kesusahan ada orang lain membantunya, maaf kalau membuat kamu tidak nyaman". ucap sang pria menjelaskan pada Kimy.
Kimy hanya mengangguk dan memberikan senyum tulusnya pada pria di hadapannya.
"saya permisi". ucap sang pria sambil tersenyum dan kembali ke kendaraan nya sebelum memasuki mobil nya yang di bukakan oleh sang supir, pria tersebut juga berpamitan pada Juna.
Kimy dan Juna pun kembali melanjutkan perjalanan pulang dan kebali pada mode silent tak ada hal apapun yang mereka bahas sampai dengan mobil memasuki gerbang kediaman keluarga Kimuji.
❤❤❤❤
#rumah Kimy
__ADS_1
seminggu sudah berlalu sejak Kimy bertemu keluarga Juna di kampung halaman Juna, selama itu pun Kimy segan membahas perihal Lia si wanita yang disebut Dewi sebagai mantan pacar kakaknya.
Kimy dan Juna melalui harinya seperti biasa selayaknya majikan yang sangat mengagumi sang ajudan atau mungkin rasa kagum itu sudah berubah menjadi rasa cinta entahlah...dan sang ajudan ya seperti biasa hanya bersikap datar dan dingin.
"morning dad and mom" ucap Kimy ketika sampai di meja makan untuk sarapan bersama, namun pagi ini ada sesuatu yang beda tante Titinya ikut sarapan bersama dengan keluarga Kimy.
"morning sayang". jawab Mommy.
"tante Titi kapan datang?". tanya Kimy.
"semalam, kebetulan tante ada meeting dekat sini karena sudah larut jadi tante memutuskan untuk menginap disini". jawab tante Titi sambil menikmati sarapan nya.
"oya...kenapa aku gak tahu?". Kimy sedikit bingung sebab ia tidur pukul 10 malam namun tidak ada tanda tanda tante Titi nya memasuki rumah.
"tante mu tiba hampir pukul 1 malam, dan sepertinya kamu sudah tidur". jawab Daddy.
Kimy hanya ber oh ria dan melanjutkan menikmati sarapan pagi nya.
"oia Kim, katanya kamu mau PDKT in tante sama ajudan kamu?". tanya tante Titi to the point.
uhuk...uhuk..
Kimy sampai tersedak mendengar pertanya tante Titi.
"ajudan yang mana?". Kimy cepat cepat mengontrol dirinya jangan sampai sang Tante tahu kalau yang mau dia kenalkan itu Juna, dulu sih Kimy ikhlas aja tapi kalau sekarang mohon maaf mana rela bagi bagi.
"ya Juna lah, emang kamu ada ajudan lain?". tante Titi memincingkan matanya.
"hmmm.. tante Titi kan level nya tinggi kayanya gak cocok deh". jawab Kimy terlihat santai padahal dalam hati dag dig dug.. ia takut kalah saing dengan sang tante secara usia tante nya dan Juna sepantaran dan tante nya terbilang wanita karrier yang sukses dan juga cantik.
"sudah sudah kenapa kalian jadi keliatan kaya merebutkan Juna, emang nya yang direbutkan mau pilih salah satu diantara kalian". sang mommy menengahi sambil sedikit menggoda adik dan anaknya.
Daddy hanya tertawa melihat perdebatan ketiga wanita cantik dihadapannya.
"oh iya Kim, hari ini jadwal kamu kosong jadi tante pinjam Juna ya, kebetulan tante lelah banget kalau nyupir sendiri, gak masalah kan Juna anter tante pulang nanti kamu bareng tante aja dan di drop Juna di kampus, gimana?". tanya tante Titi yang sudah seperti sebuah perintah yang tak bisa di tolak.
"hah?, gak bisa". jawab Kimy tegas, kalau soal begini Kimy harus bisa menolak sang tante, ini sudah berhubungan dengan masa depan secara Juna target adalah target masa depan Kimy hehe.
"lohh...kenapa? tadi tante udah tanya Juna, dia bilang hari ini gak ada kelas pagi di kampus dan dia setuju anter tante".
'ih..ngeselun banget sih tante Titi, nyari kesempatan pasti nih'. batin Kimy.
"yaudah sih sayang, kasian kan tante kamu, mommy gak mau ya kalau nanti ada apa apa di jalan, tante kamu saat ini sedang lelah karena kurang tidur semalam". sang mommy berusaha menengahi kembali dan menjelaskan pada sang anak yang sudah pada mode ngambek.
Kimy hanya merespon dengan anggukan kepala yang terlihat pasrah, ya mau gimana lagi dia juga gak mungkin mengorbankan keselamatan sang tante karena ke egoisan dan rasa cemburunya kan??... ehh.. cemburu?? brarti sang majikan manja udah jatuh cinta nih sama ajudan tampannya. hehe
❤❤❤❤
#kampus
Kimy mengikuti jam mata kuliah tanpa semangat, ya walaupun biasanya juga gak semangat hehe tapi hari ini lebih tidak semangat dari tadi otaknya hanya memikirkan kemungkinan kemungkinan yang akan terjadi antara tante nya dan Juna yang pergi hanya berdua, ya walaupun cuma mengantar sampai rumah tante Titi tetap saja pasti sang tante akan mencari kesempatan dalam kesempitan fikir Kimy.
tanpa terasa jam mata kuliah pun berakhir.
"woi Kim, lo kenapa sih?, gak sarapan ya?, lemes banget". tegur Ayu yang sejak tadi bingung melihat sahabatnya seperti tidak bernyawa hanya raga nya aja yang ada di kelas tapi nyawa dan fikiran entah melayang kemana...
__ADS_1
Kimy hanya menggeleng gelengkan kepalanya dan segan berbicara.
"ih..ini anak diajak ngomong malah jawabannya kaya robot".
"Yu, kalau Jogi anterin tante lo pulang, lo kesel gak?". tanya Kimy tiba tiba.
"hah?, ya enggak lah malah senang berarti pacar gue perhatian sama keluarga gue bukan cuma gue nya aja". jawab Ayu yang tidak paham maksud dari pertanyaan sahabatnya.
Kimy menhembuskan nafasnya, jawaban Ayu sama sekalu tidak membantu yang ada malah membuat Kimy semakin prustasi.
"Yu, kita ke resto Lena aja, gue laper". Kimy meninggalkan kelas tanpa menunggu jawaban Ayu.
❤❤❤❤
Kimy, Ayu dan Jogi sampai di resto tempat Lena bekerja mereka bertiga menaiki mobil Jogi karena Kimy memang tidak membawa kendaraan, ia hanya di drop tadi pagi oleh Juna dan tante Titi di kampus.
mereka bertiga sedang menikmati makan siang yang sudah tersaji di meja yang mereka order saat di kampus berhubung restaurant ini favorit jadi mereka pasti sudah booking lebih dulu supanya kebagian tempat dan tentunya dibantu Lena agar lebih mudah.
"Kalian cuma bertiga?". tanya Lena sambil menyajikan menu dissert yang di keluarkan terakhir sebelum mereka menyelsaikan kunjungan di restaurant.
"iya, Len, biasanya kan emang cuma bertiga" jawab Ayu terlihat bingung dari pertanyaan ambigu Lena.
Lena menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal, ia salah bertanya,sebenarnya Lena sedang mencari keberadaan Juna namun tidak mungkin bertanya langsung kan? bisa ketauan dong kalau Lena menyinpan sedikit rasa tertarik.
"kita lagi nemenin si Kimy yang dari tadi lagi gak semangat". jelas Ayu sambil melirik Kimy yang hanya memainkan sendok dan es krimnya tanpa niat memakan nya.
"lo kenapa Kim?". tanya Lena penasaran.
hufh.
Kimy menghembuskan nafasnya.
"gak apa apa Len, kayanya lagi PMS gue". jawab Kimy dengan senyum memaksakan.
"gue buatin minuman kesukaan lo ya?, siapa tahu ngurangin bete lo". Lena menawarkan.
Kimy menggelengkan kepalanya.
"gak usah Len, gue lagi diet" jawab Kimy tersenyum lebar menujukan deretan gigi nya.
"oh, yaudah gue kerja dulu ya 15 menit lagi gue selesai".
"okey, kita tunggu disini ya len". jawab Ayu.
Ayu dan Jogi saling melihat satu sama lain sambil melirik Kimy yang sejak tadi lebih banyak bengong ketimbang menikmati menu makan siang nya, tatapan mata mereka seperti mengungkapkan pertanyaan yang sama 'ada apa dengan Kimy?'.
.
.
.
.
.
__ADS_1
next episode & jangan lupa tinggalkan jejak kalau memang suka yaa.