Gadis Manja Vs Ajudan Tampan

Gadis Manja Vs Ajudan Tampan
Juna cemburu


__ADS_3

tanpa terasa nanti malam adalah waktunya Kimy menunjukan kemampuanya dalam acara puncak fashion week, Kimy mengenakan gaun malam rancangan desaigner ternama Paris, ia sangat terlihat cantik dan anggun.


acara pun di mulai, Kimy berjalan diatas catwalk bergantian dengan para model perwakilan negara nya masing masing, tampak di area depan para petinggi, pejabat negara dan perwakilan sponsor dalam acara, tentunya ada Seon yang sejak awal tidak pernah melepas pandangan nya dari Kimy.


acara sangat meriah bahkan banyak kamera tak berenti mengambil setiap sesi yang berlangsung.


sampai lah diakhir acara para model membawa se bucket bunga yang akan di berikan pada para perancang pakaian malam ini, dan ada tiga model yang akan mewakili memberikan bucket pada petinggi negara, perwakilan salah satu perusahaan sponsor dan penanggung jawab acara Fashion week di Paris malam ini, Kimy menjadi salah satu perwakilan model yang diberikan tanggung jawab tersebut dan tanpa di duga Seon juga menjadi perwakilan perusahaan sponsor.


salah satu rekan model Kimy memberikan bucket kepada petinggi negara, rekan yang lainnya memberikan kepada penanggung jawab acara malam ini dan Kimy berkesempatan memeberikan kepada Seon sebagai salah satu perwakilan perusahaan Sponsor, Kimy berjalan dengan anggun nya dan menyerahkan satu bucket bunga tepat ketangan Seon, Seon pun menyambut dengan senyum memuja ke arah Kimy.


"thankyou beauty" ucap Seon yang tidak terdengar karena tertutup musik yang berkumandang di akhir acara tetapi gerak mulutnya sangat jelas terbaca oleh Kimy, Kimy hanya membalas dengan anggukan dan senyuman, beberapa wartawan meminta untuk menahan pose untuk menggambil gambar, dengan posisi tangan Kimy menggenggam bucket bunga dan tangan Seon menggenggam tangan Kimy.


ada desiran yang Seon rasakan pada Kimy, semakin besar rasa kagumnya pada gadis itu dan dengan ia sadari rasa kagum itu menjadi rasa sayang dan ingin memiliki.


❤❤❤❤


ke esokan harinya Kimy beserta tim termasuk Juna dan Mini mengadakan dinner perayaan untuk Kimy dan beberapa model yang mewakili agensi tante Titi.


"selamat ya cayang cayang akuh.." ucap Mini dengan memeluk Kimy dan dua rekan model yang lain yaitu bella dan Jesi yang ikut mewakili pada ajang fadhion week.


di ikutin tim yang lain nya mengucapkan selamat dan di akhiri dengan Juna.


Juna tidak berkenan menjabat tangan ia hanya menundukan setengah badannya dan menucapkan selamat dengan wajah datar nya.


bukan Juna enggan atau malas memberikan selamat tapi Juna menjaga hatinya untuk tidak jatuh cinta pada sang majikan, status sosial diantara mereka sangat sulit disatukan apalagi Ayah nya sudah berpesan untuk tidak melakukan hal lain selain batas tanggung jawab pekerjaanya.


"makasih Juna" jawab Kimy dengan wajah terpesona, Juna bermimik datar saja Kimy gak bisa berpaling apalagi klo dia bersikap hangat pastinya Kimy akan nempel terus gak kasih kendor.


pesta pun terlihat meriah di iringi canda tawa para tim, malam ini mereka menikmati melihat pemandangan kota Paris karena besok mereka akan kembali ke tanah air.


"selamat malam, boleh bergabung?". sapa seseorang tepat disamping Kimy.


Kimy pun refleks menggerakan arah pandangnya pada asal suara.


"kak Seon...?". Kimy sedikit terkejut melihat keberadaan Seon karena yang Kimy tahu acara fashion show sudah usai dan semua yang turut serta dalam acara sudah kembali ke negara asal masing masing, tapi kenapa seon bisa ada dihadapannya saat ini?.

__ADS_1


"wow, hi ganteng" sapa Mini dengan tatapan memuja, baru kali ini ia melihat cowo tampan gagah dengan senyum hangat, bukan karena Juna tidak tampan, Juna tak kalah tampan tapi sayang dia tidak pernah menampakan senyum hangat nya.


"kak kenalin ini Mini asisstent aku, Min.. ini kak Seon dia...". Kimy tampak berfikir apa status Seon saat ini, rekan bisnis daddy atau anak rekan bisnis daddy atau salah satu sponsor acara fashion week?.


"saya teman dekat Kimy, mungkin bisa disebut calon pacar, doakan biar bisa jadi pacar suatu saat nanti". jawab Seon seketika dengan senyum hangatnya, Kimy sampai bingung mendengar jawaban spontan yang diberikan Seon.


"hah?! oh my god...bisa bisa nya hal begini lo rahasiain dari gue Kim". Mini sangat kaget dengan pernyataan Seon, Mini sama sekali tidak pernah mendengar Kimy membicarakan Seon saat bersama nya.


Kimy hanya tersenyum tipis bingung harus merespon apa, di hadapan nya ada Juna yang sedang memperhatikan interaksi antara mereka, entah kenapa Juna sangat takut ketika sang nona dekat dengan lawan jenis, ada rasa tidak nyaman di hatinya melihat interaksi antara sang nona dengan pria dihadapannya saat ini.


"kak Seon silahkan duduk". Kimy memilih mengabaikan Mini, ia tidak berkenan memperpanjang perihal pernyataan Seon, ia takut Seon berharap lebih atau Juna salah paham dengan hubungan nya dengan Seon, soal Mini itu bisa bicarakan nanti.


Seon pun duduk tepat disamping Kimy dan Juna tepat dihadapannya .


"apa malam ini, aku bisa culik kamu? aku mau ajak kamu dinner sebelum kita kembali ke Jakarta besok?". tanya Seon.


Kimy dibuat kaget kembali dengan ajakan Seon, ia tidak menyangka Seon sangat terbuka dengan perasaanya.


"a..ku gak bisa kak, karena pasti daddy gak izinkan aku untuk pergi tanpa sepengetahuannya, karena dia juga sudah memberikan tanggung jawab nya pada Juna". Kimy memandang Juna, yang mengalihkan pandanvan nya ke arah lain tidak berkenan memperhatikan interaksi dua orang lawan jenis di hadapan nya, Juna tampak acuh padahal Kimy berharap Juna akan melarang nya atau menolak ajakan Seon untuk nya.


kring...kring...


HP juna bergetar tanda panggilan masuk yang otomatis mengalihkan pandangan Kimy dan Seon ke arah Juna, tampak Juna menganggukan kepala tanda menyetujui permintaan orang yang meneleponnya.


"see..." ucap Seon mengarahkan telunjuknya ke arah Juna, agar Kimy memeperhatikan apa yang akan Juna sampaikan.


"non, baru saja tuan Arya menghubungi, silahkan nona pergi dinner dengan Pak Seon, Pak Seon sudah meminta izin pada Tuan Arya sebelumnya dan tuan mengizinkan" ucap Juna dengan tatapan mata tajam nya, tapi entah apa yang ada di fikiran Juna saat ini Kimy tidak bisa menebaknya.


"APA?!" Kimy refleks berteriak karena kaget sang daddy yang terkenal protektif mengizinkanya pergi.


"apa kamu tidak suka dinner dengan ku?". tanya Seon dengan wajah kecewa.


"bu..kan begitu kak tapi ini hal yang mustahil daddy mengizinkan ku pergi berdua dengan seorang pria". jawab Kimy dengan senyum tipisnya.


"kalau begitu kamu berkenan kan dinner berdua dengan ku malam ini?, dan kimy tidak ada jadwalkan setelah ini Min?". Seon menelontarkan pertanyaan pada Kimy dan mini.

__ADS_1


"malam ini kami kosong, hanya perayaan ini saja". jawab Mini yang masih terlihat kagum dengan sosok Seon.


sedangkan Kimy hanya menganggukan kepala menyiratkan bahwa ia setuju dengan ajakan Seon.


"saya akan tetap dampingi nona Kimy". Juna mencegah keberangkatan Kimy dan Seon.


"saya rasa, saya mampu dan cukup bertanggung jawab untuk menjaganya, Pak Juna tenang saja dan tidak perlu khawatir". Seon dan Juna sudah sering bertemu dalam hubungan bisnis saat juna mewakili daddy Arya.


wajah Juna terlihat mengeras ada emosi yang ia pendam di balik sorot mata yang tajam, mungkin ia khawatir dengan sang nona atau mungkin cemburu, ya kenyataannya Juna memang cemburu tapi ia tidak mau mengakuinya.


"saya punya tanggung jawab untuk menjaganya Pak Seon". ucap Juna sarkas.


Seon tersenyum remeh ke arah Juna, sungguh ia memiliki firasat bahwa Juna memiliki perasaan lebih pada Kimy.


"okey, saya rasa tidak masalah, Pak Juna bisa bersama Vicky asistent saya". Seon sudah lelah berdebat dan seperti nya Juna juga tidak akan melepas Kimy dari pandangannya.


Juna menganggukan kepalanya tanda setuju, setidaknya ia masih bisa mengawasi dan menjaga sang nona dari jarak jauh dari pada tidak sama sekali.


"Mari tuan Juna, anda bisa ikut ke mobil saya" ucap Vicky asistent Seon.


Juna hanya menganggukan kepala tanda menyetujui ajakan Vicky, tatapan mata nya tak lepas dari Kimy sampai punggung sang nona hilang dibalik pintu mobil Seon.


Juna dan Vicky mengikuti mobil Seon yang sudah jalan lebih dulu dan tentunya Seon tidak menyetir sendiri karena ada sopir pribadinya di dalam mobil tersebut, setidaknya Juna tidak terlalu khawatir karena ada orang lain diantara Kimy dan Seon.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


next episode


__ADS_2