Gadis Manja Vs Ajudan Tampan

Gadis Manja Vs Ajudan Tampan
terbongkar


__ADS_3

#kampus


seminggu sudah terlewati, Kimy menghindari Lena sejak hari penyataan perasaan Lena pada Juna, Kimy bingung harus menjawab apa bila sahabatnya itu meminta dirinya menyomblangi dengan Juna.


"Kim, hari ini lo ada pemotretan gak?". tanya Ayu sambil memasukan buku kedalam tas nya.


"ada, tapi cuma sampai sore, si Mini aja udah nunggu gue di parkiran."


"yaudah nanti malam kita kongkow yuk, bete nih gue si ayang beb sibuk mulu sama urusan kampus".


"sama siapa aja?". tanya Kimy, ia khawatir Lena akan ikut serta.


"kita berdua aja shay".


"lena?".


" katanya dia lembur".


"ohh..yaudah oke nanti berkabar ya, gue cari cuan dulu hehe". Kimy pun kissbay ala bocah ke Ayu, tentunya Ayu merespon dengan jiji kesahabatnya.


"iuhhh.." Ayu geleng geleng kepala melihat kelakuan sahabatnya, cantik sih..tapi barbar.


❤❤❤❤


"Kim, kamu dapat tawaran untuk fashion show di Paris untuk acara pekan mode tahunan". ucap tante Titi sambil fokus dengan laptop di hadapannya.


"serius tan?". Kimy sangat takjup hal yang dia inginkan ada di depan mata.


"ya..ini jalan kamu untuk go international Kim, dan tante mau kamu terima job ini, gak lama koq sekita sebulan proses karantina sampai dengan show dan nanti tante akan utus tim untuk menemani kamu disana". jelas tante Titi tidak kalah antusias.


"sebulan?, kuliah aku?". tanya Kimy yang khawatir dengan sang daddy yang pasti akan banyak komentar kalau sudah perihal pendidikan.


"soal daddy kamu urusan tante dan mommy kamu" jawab tante Titi yang sudah sangat paham ke khawatiran Kimy.


Kimy hanya angguk angguk setuju, ini awal dari mimpinya dia gak akan rela lepas gitu aja.


"Mini, kamu urus soal kuliah Kimy dan keberangkatan dia ke Paris, setelah saya selesaikan masalah dengan daddy nya.


"siap tante" jawab Mini dengan acungan jempolnya.


❤❤❤❤


perjalan pulang seperti biasa Juna mendampingin Kimi bersama Mini dan supir pribadi Kimy, sejak kejadian bertemu Lena, Kimy sedikit ragu untuk mendekati Juna, ia khawatir Juna memiliki rasa yang sama dengan Lena jika begitu berarti ia adalah pecacor (perebut calon pacar orang), secara Lena lebih segalanya dari dirinya rasanya tidak mungkin Juna tidak tertarik.


seperti biasa supir akan mengantarkan Mini lebih dulu ke tempat kos nya baru kembali ke kediaman Kimuji atau tujuan majikan nya.


"bye Kim, langsung pulang ya, biar lo istirahat karena besok akan mulai padat jadwal lo untuk prepare ke Paris". Mini tidak henti henti memberi petuah sejak tadi bahkan saat ia sudah akan memasuki pagar kosan nya.

__ADS_1


"iya iya...bawel banget deh kaya ibu ibu arisan". jawa Kimy jengkel.


mereka pun melanjutkan perjalanan.


"Pak Fadly, kita ke hollywing ya, Jun kamu pulang aja aku mau ketemu Ayu" Kimy meminta supir pribadinya untuk mengantar Juna lebih dahulu kemudian mengantar nya kesalah satu BAR ternama di Ibukota tempat ia janjian dengan Ayu malam ini.


"kita langsung ke hollywing saja Pak Fadly, saya akan menemani nona". ucap Juna langsung tanpa diskusi drngan nona nya, ia tidak akan membiarkan nona nya mabuk seperti waktu lalu apalagi besok nona nya harus bekerja ekstra seperti yang Mini sampaikan, sebenarnya ia ingin menolak keinginan nona nya untuk ke BAR tapi ia tidak punya hak seperti itu, kewajibanya hanya menjaga sang nona.


"aku mau sendiri Jun". Kimy menjawab dengan jengkel, ia tidak mau berdekatan terus dengan Juna membuat kinerja jantung nya tidak stabil dan ia pun ingin mengubur perasaannya pelan pelan, ia tidak mau memaksakan perasaan nya pada Juna.


"seperti pesan nyonya Dian, saya harus menjaga nona, maaf saya tidak bisa memenuhi keinginan nona kali ini". jawab Juna seperti biasa kaku dan lempeng aja kaya jalan tol.


Kimy hanya menghela nafas panjang, ya setidaknya dia akan berangkat ke Paris selama sebulan, mudah mudahan ia bisa menata hatinya saat tidak bertemu Juna nanti.


❤❤❤❤


#hollywing


suara musik dari DJ malam ini sudah berputar banyak orang sedang menikmati bahkan ada yang sudah menjadi ratu dan raja lantai dance di clubbing, Kimy mencari keberadaan Ayu sang sahabat, ternyata sang sahabat sedang menikmati segelas vodka di sudut ruanga VIP.


Juna setia mengikuti langkah Kimy, awalnya Juna tidak mau mengganti stellan jas nya namun Kimy memaksa ia tidak mau menjadi pusat perhatian di clubbing dengan membawa Juna dengan pakaian formalnya, pada akhirnya Juna menyerah dan memilih melepas jas dan menggulung lengan kemeja panjang nya sampai sebatas siku.


Kimy dibuat sesak nafas dengan penampilan Juna yang sungguh sangat terlihat tampan, gagah dan sexy saat ini.


"Yu". sapa Kimy dan langsung duduk bersadar disofa samping Ayu sedangkan Juna duduk di sofa depan Kimy dan Ayu.


"emm.." Kimy bingung mau menjawab apa.


"saya ajudan non Kimy" ucap Juna menyelak majikan nya yang masih tampak bingung.


"hah?, jadi benar yang di bilang Kimy waktu itu, tapi kenapa..". Ayu sungguh tidak mengerti kenapa waktu itu Juna mengelak.


"karena waktu itu saya memang tidak datang sebagai ajudan tapi hari ini memang saya bertugas menjaga non Kimy sebagai ajudan".


Kimy sungguh kaget dengan alasan Juna, ohh ternyata ia salah paham, ia fikir Juna tidak mau mengakui bahwa mereka saling mengenal di hadapan teman teman kampus mereka, tapi ternyata karena Juna menempatkan posisi nya secara profesional.


Ayu hanya mengangguk paham, sedikit bingung dengan jalan pemikiran pria di hadapannya.


"kalian mau minum apa?". tanya Ayu.


"gue mau sama kaya lo aja Yu, capek banget badan gue hari ini biar relaxs" ucap Kimy.


"saya orange jus saja" ucap Juna.


"hah? lo gak minum Jun?". Ayu sedikit tidak percaya, seorang Juna tidak meminum alkohol padahal saat ini mereka di dalam club.


"saya harus memastikan nona Kimy selamat sampai rumah". jawab Juna.

__ADS_1


lagi lagi Ayu hanya mengangguk paham, ia segan membalas Juna yang memang terlihat acuh dengan lawan bicara nya.


Ayu dan Kimy pun menikmati alunan musik dan minuman mereka sambil asik mengobrol, Juna dengan sigap selalu memperhatikan sang nona dan hanya sesekali menjawab bila memang di tanya tanpa ikut masuk dalam obrolan.


"hai genks" sapa Lena yang tiba tiba hadir diantara mereka.


"Lena, lo datang?". tanya Kimy dengan wajah kagetnya.


"iya tadi gue yang kirim pesan ke dia Kim, si cewe ini kan pengen banget ketemu pujaan hati" ucap Ayu dengan mata melirik Juna sambil meledek Lena.


"sst" Lena terlihat merona sambil mengkode Ayu untuk tutup mulut.


Lena pun duduk tepat di samping Juna, dan memesan minunan.


Kimy yang melihat itu , menjadi panas hati namun tidak bisa mengungkapkan rasa kecewanya, memang dia siapa nya Juna apalagi terlihat Juna tidak menolak sama sekali malah merespon obrolan yang di mulai oleh Lena.


tanpa sadar Kimy terus meminum vodka yang di pesan Ayu tidak terasa sudah hampir 5 gelas lebih ia habiskan, ia kurang tahu berapa jumlah pastinya, sambil sesekali Kimy masuk dalam obrolan yang sebenarnya ia malas menanggapi apalagi obrolan itu terlihat asik untuk Lena dan Juna.


"non". Juna menghadang tangan Kimy dengan tangan nya saat Kimy akan meminum vodka yang sudah kesekian kalinya, ternyata dari tadi Juna memperhatikan sang Nona yang sudah tidak terkontrol kesadarannya.


"ih..lepas, apa sih Jun? aku masih mau minum, kamu ngobrol aja sana sama Lena, kamu senang kan?". Kimy yang sudah mulai hilang kesadaran sedikit mengungkap kan kekesalannya.


"non, ini tidak baik untuk kesehatan nona, apalagi besok nona akan menghadapi jadwal yang padat". Juna kembali menghadang gerakan tangan Kimy.


"non?". ucap Lena yang bingung dengan panggilan Juna pada Kimy, ternyata Ayu belum sempat menjelaskan pada Lena.


Juna tidak menjawab pertanyaan Lena, ia khawatir dengan Kimy, entah khawatir dengan versi apa, versi ajudan dan majikan atau versi seorang pria kepada wanita, Juna masih mencari jawabanya.


"non, kita pulang sekarang!" ucap Juna dan langsung memapah tubuh Kimy, namun Kimy langsung tidak sadarkan diri alias tertidur dalam dekapan Juna, ya bagaimana ia tidak tepar seharian kegiatan pemotretan nya sangat menguras tenaga di tambah ia mabuk, lengkap sudah remuk redam badannya.


Juna dengan singgap mengendong Kimy ala bridal style dan kemudian sedikit menundukan badannya ke arah Lena dan Ayu untuk berpamitan tanpa mengucapkan sepatahkata pun juna langsung pergi meninggalkan club.


"lo utang penjelasan sama gue ya Yu". Lena yang benar benar bingung dengan apa yang ia lihat langsung menodong Ayu untuk menjelaskan namun sepertinya Lena harus sabar menunggu karena sang sahabat saat ini sudah mulai oleng alias mabuk.


huhf


Lena menghela nafas panjang, malam ini ia harus mengurus Ayu sahabat nya yang sudah mabuk, pasrah sudah.


.


.


.


.


.

__ADS_1


next episode oke dan please tinggalkan jejak bila membaca.


__ADS_2