
#karoke
Kimy, Ayu Lena dan Jogi memutuskan untuk berkaroke ria setelah menunggu Lena selesai bekerja.
mereka bernyanyi bergantian sambil berjoget kesana kemari, tak lupa beberapa cemilan dan minuman tersaji di meja ( ya mereka gak suci suci amat lahh yang namanya minum mah udah biasa buat mereka).
karoke membuat fikiran Kimy sedikit teralihkan dari Juna, walupun tidak 100% juga Juna hilang dari otaknya.
Mereka keluar dari room karoke ketika tengah malam, diantara mereka ber empat Kimy lah yang paling mabuk saat ini, karena kalut memikirkan Juna membuat Kimy menghabiskan banyak minuman saat karoke.
"beb, kita anter Kimy dulu ya, kamu masih sadar kan buat nyupir?" tanya Ayu sambil memapah Komy dibantu dengan Lena.
"tenang beb, aku kan udah biasa, minuman tadi mah gak ada apa apa nya" jawab Jogi.
tin...tin...
Ayu, Jogi dan Lena teralihkan dengan suara klakson mobil yang seakan meminta mereka berenti, mereka saling pandang karena mobil yang berenti di hadapan mereka adalah mobil yang sangat mereka kenal, mobil orang yang saat ini sedang tak berdaya karena mabok, tapi siapa yang mengendarai?, nah..itu yang jadi pertanyaan mereka saat ini.
sesosok laki laki tampan turun dari mobil dengan menggenakan kemeja hitam yang lengan nya di gulung sampai siku serta celana jeans chino sungguh membuat ketampanan nya semakin tampak.
"Ju..na..". gumam Lena namun dapat di dengar Ayu dan Jogi.
"sorry merepotkan kalian". Juna menghampiri ketiga sahabat majikannya dan ia juga dapat melihat dengan jelas majikan manja nya sudah tidak berdaya.
"Jun, koq lo bisa bawa mobil Kimy?". tanya Ayu yang membutuhkan penjelasan saat ini juga.
"kalian bisa tanyakan besok ke non.. eh..maksud gue Kimy". jawab Juna sedikit sungkan memanggil majikan nya tanpa embel embel nona.
"jadi maksud lo kesini mau jemput Kimy?". tanya Jogi yang tidak kalah kepo.
Juna hanya mengangguk dan mengambil alih Kimy dari dekapan dua sahabat wanitanya.
Juna menggendong Kimy ala bridal kemudian memasukan nya ke bangku penumpang dan memakaikan sabuk pengaman setelah itu Juna berpamitan kepada tiga orang sahabat majikan nya.
tiga orang tersebut dibuat kaget hingga tak berkutik bahkan saat ini fikiran mereka sudah menerawang jauh entah kemana tapi memilih menyimpan di otaknya masing masing, mereka pun melanjutkan perjalanan pulang tanpa Kimy.
❤❤❤❤
#kamar Kimy
sinar matahari membuat tidur Kimy terganggu, Kimy berusaha menetralisir cahaya yang masuk pada iris matanya.
memgerjapkan matanya beberapa kali hingga ia bisa melihat jelas pandangan di depan nya tampak seorang wanita paruh baya dan cantik sedang berdiri dengan melipat kedua tangannya di depan dada.
"KIMYYY!" teriak pemilik wajah cantik yang ada di hadapan Kimy, membuat Kimy sadar bahwa itu bukan wanita cantik seperti yang ia bayangkan namun itu adalah singa betina daddynya.
Kimy refleks menutup kedua telinganya dengan telapak tangan nya.
__ADS_1
"kamu ya, bisa bisanya kamu mabuk disaat gak ada pengawal yang jaga kamu". ucap sang mommy sambil memukul mukul pelan bahu anak cantik nya.
"ampun mom, ampun". Kimy berusaha menjauhkan tangan sang mommy yang sudah seperti jurus naruto sambil meringis kecil.
"kamu tuh ya, untung aja Juna pasang GPS di hp km, kalau enggak,uhh... mom gak bisa bayangin deh" akhirnya mommy berenti menganiaya anak cantik mungkin karena faktor U jadi mukul sedikit aja udah lelah
"hah? GPS?" otak Kimy mendadak berputar, 'kapan Juna setting GPS di hp gue?'. batin Kimy.
"kamu gak usah marahin dia, mommy malah bersyukur dia pasang GPS di hp kamu".
"iya mom, maafin Kimy ya mommy cantik...nanti Kimy beliin tas dior keluaran terbaru deh". rayu Kimy dengan senyum lebarnya.
mommy menghembuskan nafasnya.
"terserah kamu lah,mommy tunggu dibawah untuk sarapan". mommy berlalu meninggalkan kamar Kimy.
Kimy masih diam mematung akibat memikirkan, kapan Juna pegang Hp nya dan bisa setting GPS, gimana caranya?
❤❤❤❤
Kimy mencari Juna setelah sarapan tapi yang di cari tidak kelihatan batang hidung nya sama sekali.
"bi As liat Juna gak?" tanya Kimy pada bi As yang sedang merapikan ruang makan dibantu dengan pekerja lain nya.
"nak Juna tadi pamit mau olah raga sepertinya lari kelling komplek non".
"yaudah makasih bi". Kimy memutuskan untuk ke teras sambil menunggu Juna.
❤❤❤❤
"pagi non, ada yang bisa saya bantu?". Juna menyapa Kimy lebih dulu.
"em.. soal semalam, aku mau min...". belum selesai Kimy berbicara Juna sudah memotong nya dengan tergesa gesa.
"saya minta maaf non, sayang pasang GPS tanpa izin dan GPS nya tersambung ke HP saya". Juna merasa tak enak hati.
"soal itu, aku memang marah tapi bersyukur juga, kalau gak ada kamu aku gak tahu apa yg terjadi mungkin pagi ini wajah aku udah ada dinfotaiment dengan berita negatif".
Juna tersenyum, dan ini senyum pertama nya setelah beberapa bulan menjadi ajudan Kimy dan otomatis membuat Kimy meleleh di tempat.
ehem...
Kimy dengan cepat menetralisir perasaannya, dia yakin saat ini pasti wajahnya sudah merah merona.
"nona bisa hapus GPS nya jika merasa tidak nyaman".
Kimy hanya menangguk dan tersenyum sungkan.
__ADS_1
"saya permisih dulu non, hari ini saya akan antar nona untuk pemotretan jam 11 siang, tadi pagi Titi info ke saya".
what!
'tante Titi????apa tadi Titi, Juna manggil dengan nama tanpa embel embel, udah sedekat apa mereka ya allah'. batin Kimy.
Juna telah berlalu, Kimy kembali ke kamar untuk bersiap siap walaupun hatinya panas tapi ia tetap harus profesional dengan pekerjaan.
masalah Lia belun selesai dan sekarang tante nya nambah nambah masalah aja...akkkhhhh ingin rasanya Kimy jedotin kepala biar amnesia.
❤❤❤❤
#agensi modelling
setelah pemotretan yang memakan waktu hampir 4 jam, Kimy memutuskan untuk ke kantor agensi sebelum kembali pulang ia ingin bicara empat mata dengan sang tante dan mumpung si Mini lagi izin hari ini jadi bisa lebih leluasa antara tante dan ponakan, ia meminta Juna menunggu di coffeshop dekat kantor nya.
"tante, aku minta tante jujur, ada hubungan apa tante sama Juna!?". Kimy berdiri di hadapan tante nya dengan melipat kedua tangan di depan dada tidak lupa bibir nya yang sudah mengerucut karena kesal sedangkan tante nya masih fokus pada layar laptop dihadapannya terlihat cuek dan santai.
"tante....koq bisa sih Juna manggil tante dengan sebutan Titi, itu kan gak sopan, tante please...jawab Kimy dong". Kimy terus merengek sambil menghentak hentakan kedua kakinya.
"aduhh anak ini, kamu gak bisa lihat tante lagi ada kerjaan Kimy". akhirnya sang tante jengah juga dengan ponakan nya akibat suara ponakannya mengganggu konsentrasi.
"mengkanya tante jawab dulu, kalau enggak Kimy gak mau pergi dari sini bahkan Kimy akan ikut ke apartement tante". ancam Kimy.
tante Titi menepuk kening nya, ponakan manjanya ini memang paling tidak bisa menerima penolakan.
"okey, tante akan jawab tapi kamu duduk, tante risih liat kamu berdiri disitu".
"jawab tinggal jawab aja koq repot sih". dumal Kimy sambil menepatkan bokong nya pada bangku yang sudah tersedia di hadapan tante Titi nya.
"pertama, tante dan Juna dekat selayaknya teman, kedua usia kita gak jauh beda jadi apa salahnya kalau manggil dengan nama saja tanpa embel embel, udah? puas kan sama jawabannya?".
Kimy dibuat melongo bahkan sekarang bibir nya sudah menganga karena jawaban tante nya.
"teman? koq bisa?".
"ya kamu mau nya apa?, kita pacaran gitu?, ya tunggu waktu dulu lah Kim, tante tahu kamu mau comblangin tante sama Juna tapi kan semua butuh proses". tante Titi menjelaskan dengan santai padahal dalam hati dia sangat senang mengerjai ponakannya, suruh siapa ponakannya mengganggu jam kerja nya.
"tante!, kan aku udah bilang Juna gak cocok sama tante, Juna itu..." . Kimy berfikir apa kurang nya Juna yg bisa ia publikasikan pada sang tante agar ilfil, berfikir beberapa kali pun Kimy tidak bisa menemukan kekurangan Juna secara di mata Kimy, Juna adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna.
"apa lagi sayang?, udah ya sekarang tante mau lanjut kerja dan kamu bisa pulang atau tante telepon mommy mu dan bilang anak gadisnya lagi ancam tante nya". tante Titi tersenyum menggoda ke arah Kimy otomatis semakin membuat Kimy jengkel.
Kimy pun bergegas meninggalkan ruangan kerja tante nya tanpa berpamita pada pemilik ruangan ia menuju coffee shop untuk menemui Juna dan meminta mengantarnya pulang, Kimy sudah tidak mood untuk pergi padahal hari ini ia punya janji mau shoping dengan Ayu, urusan Ayu gampanglah ia bisa jelaskan, yang terpenting sekarang ia butuh menenangkan hati.
.
.
__ADS_1
.
next episode & jangan lupa tinggal kan jejak