Gelora Hasrat Sang Penguasa

Gelora Hasrat Sang Penguasa
Bab 13. Cari tahu siapa dia!


__ADS_3

Seorang pria terlihat tengah duduk dikeliling tiga wanita cantik dan sexy. Pria itu terlihat sangat angkuh.


“Tuan Domi, ada informasi baru.” Tiba-tiba saja seorang pria parubaya menghampiri sambil membungkuk hormat.


Pria yang bernama Domi itu memerintahkan ke tiga wanita yang mengelilinginya itu pun beranjak dari sana, hanya dengan satu gubrisan tangan, terlihat ketiga wanita cantik dan sexy itu langsung paham dan berlalu dari sana.


“kabar apa Paman Sean?” tanyanya pada pria parubaya tadi, yang bernama Sean itu, dia memang pamannya, adik dari mendiang Ayahnya—Wilson, larat Ayah tirinya.


“Informasi tentang Elgert,” jawabnya.


Domi terlihat menaikan sebelah alisnya, senyuman sinis terbit di bibir pria yang usianya hampir menginjak kepala tiga itu.


“Sepertinya menarik, katakan!” titahnya.


Paman Sean terlihat mengeluarkan sesuatu dari dalam sakunya, lalu ia memberikan beberapa lembar Poto pada Domi.


Domi mengambil poto tersebut lalu mengamatinya, terlihat di sana Poto Elgert dengan seorang wanita seperti tengah melakukan pernikahan.


“Dia menikah? Hebat juga akhirnya dia bisa menikah,” ucapnya, entah itu pujian atau ejekan.

__ADS_1


“Ya benar, dia menikah.” Paman Sean membenarkannya, kerena dari informasi yang ia dapatkan dari orang-orang kepercayaannya pun begitu, Elgert sudah menikah.


“Siapa wanitanya?” tanya Domi.


“Masih diselidiki, tapi menurut kabar sekilas kabar yang terdengar, dia wanita itu bernama Elora, mantan narapidana.”


“Hahaha ... selera yang sangat menjijikan! Cari tahu siapa sebenernya wanita itu, aku yakin wanita itu bukan wanita sembarang. Tidak mungkin juga bukan jika seorang Elgert menikahi wanita yang tidak punya keistimewaan,” ujarnya.


“Ya menurut saya juga begitu.”


“Baiklah, kalau begitu cepat cari informasinya, kalau bisa bawa wanita itu ke sini, aku sangat penasaran. Sepertinya jika kita bisa memakai wanita itu sebagai alat untuk membuat Elgert menyerahkan apa yang kita mau.” Domi tersenyum penuh arti.


Sebagai adik kandung Wilson, ia sejak dulu sudah ikut dengan bisnis yang Wilson jalankan. Dan semenjak Domi yang mewarisi semuanya, ia merasa jika anak tiri dari mendiang sang kakak itu sangat serakah. Domi ingin menguasai semuanya, tanpa berpikir dampaknya bagaimana.


“Kenapa Paman bertanya seperti itu? Jales semua rencana untuk menguasai sebagian aset dari Elgert itu harus berhasil. Kerena dengan begitu, aku akan menjadi penguasa yang sesungguhnya, semua orang akan segan dan bertekuk lutut padaku!” ucapnya lantang, tentu saja Domi tidak suka dengan pertanyaan Pamannya itu, terkesan meremehkan dan tidak mendukungnya.


“Baiklah, terserah kau saja. Hanya mengingatkan jika semuanya tidak semudah yang kamu pikirkan, dan dampaknya juga jangan lupa.”


“Ck! berisik, sana paman pergi saja!” usirnya.

__ADS_1


Paman Sean hanya menggeleng-gelengkan kepalanya pelan. Sejak awal ia sangat tidak setuju jika Domi mengantikan posisi Wilson—kakaknya, bukan tanpa alasan, sikap arogan dan serakahnya itu, menjadi ketakutan terbesar bagi Paman Sean, ia takut semuanya hancur, apa yang sudah dirintis dari awal hancur karena sebuah keserakahan dan ambisi yang berlebihan.


Terbukti, semenjak Domi mengambil alih semuanya, orang-orang yang dulu menjadi fatner bisnis Wilson, sekarang rata-rata menjadi musuh, kerena selain angkuh Domi juga sangat licik.


“Sial, harusnya aku cepat menyingkirkan si tua bangka itu, dia yang selama ini selalu menghambatku, aku harus cepat membuat dia menyerahkan semua aset milik Papa Wilson padaku. Paman Sean keras kepala, untuk apa dia masih menahan aset yang seharusnya sudah di serahkan padaku,” geramnya.


Andai saja Paman Sean bukan orang kepercayaan Wilson, seperti sejak dulu Domi sudah menyingkirkannya. Akan tetapi, semua itu tidak bisa Domi lakukan, kerena Paman Sean yang memegang semua aset milik Wilson, dan aset tersebut sampai saat ini masih atas nama adiknya, Ketry Wilson. Jadi Domi tidak bisa menyingkirkan Paman Sean untuk saat ini sebelumnya semua aset tersebut diganti jadi namanya.


*


*


*


Seperti yang diperintahkan Paman Sean langsung meminta orang kepercayaan untuk mencari tahu siapa wanita yang menjadi istri dari Elgert.


“Siapa wanita itu, aku yakin Elgert tidak mungkin menikah dengan seorang wanita yang sembarangan. Terlebih status wanita itu sudah menjadi narapidana, tapi dia mau menikahinya. Apa mungkin ini ada sangkut paut dengan masa lalunya?” gumam Paman Sean.


Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2