Guardian Knight

Guardian Knight
Chapter 12


__ADS_3

H 4 P P Y R 3 4 D I N G🌻


🌹✨💞✨🌹


Duke sedo kembali keruang kerja nya, terlihat dari kejauhan tampak seorang lelaki dan satu prajurit berada di sisi nya, lelaki itu memiliki paras yang begitu tampan, wibawanya sangat terlihat jelas, rambut hitam nya sangat cocok dengan mata kuning nya yang mengkilat


baju yang ia kenakan saat ini berwana merah, dengan kain berbulu putih di pundak nya, lelaki itu kemudian menatap Duke Sedo yang berada di sisi pintu yang terbuka sedikit, tatapan nya tajam tertuju pada Duke sedo yang mulai melangkah mendekati nya


" maaf kan saya yang mulia, apa anda sudah menunggu lama, maaf ketidaksopanan saya karena saya tidak menyambut yang mulai datang di kediaman guardian dengan baik" tutur Duke Sedo menunduk pada yang mulai dari kerajaan mentari


" tak apa, duduk lah" jawab yang mulia dari kerajaan mentari


saat ini kedua lelaki berwibawa itu kini duduk di sofa yang panjang, terlihat yang mulia dari kerajaan mentari meletakkan sebuah gulungan surat di atas meja bundar itu, Duke sedo yang melihat gulungan surat yang ia letakkan kemudian mengambil secara perlahan, ia kemudian membuka gulungan itu sedikit demi sedikit


saat Duke membaca isi nya, ia kembali beralih menatap yang mulai mentari di hadapan nya


" apa kah ini harus di lakukan yang mulia, kejadian sebelumnya pernah terjadi hingga retakan muncul di tiap sisi nya , bukan kah ini terlalu berbahaya" tanya Duke menjelaskan


" saya mengerti dengan apa yang anda khawatir kan, walau begitu kita harus bertindak, jika tidak pelindung yang di bangun seribu tahun lama nya akan terbuka dalam sekejap "


Duke sedo merenung sesaat ia memikirkan kembali apa yang terjadi di kediaman nya saat ini, Manusia setengah Monster sudah mulai muncul di kediaman guardian, entah berapa banyak lagi yang mendiami kerajaan nya ini, ia bahkan tak menyadari bawa pelayan yang sejak awal melayani mereka di kediaman nya berkhianat dan berusaha membunuh anak anak nya, bahkan diri nya sendiri


Duke mencengkeram erat gulungan surat itu, ia kembali menatap yang mulai mentari yang berada di sebrang meja bundar itu


" baiklah yang mulia, saya akan melaksanakan perintah anda" tahan nya sesaat " festival guardian knight semakin dekat, saya akan memperkuat pelindung nya, saya harap yang mulia akan datang di festival yang sebentar lagi akan di adakan" tutur Duke sedo tegas


" baiklah kalau begitu, saya serahkan tugas ini kepada mu" yang mulia dari kerajaan mentari kini beranjak dari tempat duduk nya, Duke sedo yang melihat yang mulia telah berdiri terlebih dahulu kini ikut beranjak dari kursi yang ia duduki

__ADS_1


" yang mulia, mohon maaf sebelumnya, tapi bukan kah ini terlalu cepat, yang mulia baru saja sampai dan ingin segera pergi, dan bukan kah seharusnya yang mulia bisa memanggil saya saja di kediaman mentari untuk membicarakan ini semua, saya merasa bersalah atas ketidak sopan saya" tanya Duke sedo tergesa gesa


yang mulia dari kerajaan mentari yang tadi nya membelakangi tubuh Duke kini berbalik menghadap Duke Sedo yang berada di belakang punggung nya


" seperti nya anda terkejut sekali melihat saya berada di sini Duke, kedatangan saya di sini tidak di sengaja, saya baru kembali dari kerajaan timur, saya sedang mengunjungi penduduk desa yang berada di sina, rumor yang beredar bahwa wilayah timur sedang mengalami krisis pangan, jadi seperti nya saya harus melihat nya langsung, dan karena saya juga memiliki kepentingan pada Duke, saya memutuskan untuk pergi kekediaman guardian "


" baiklah saya mengerti yang mulia, mohon maaf karena saya terlalu banyak bertanya" tutur Duke sembari menunduk


" seperti nya saya harus pergi"


yang mulia mentari pun pergi mengarah ke pintu yang sudah di bukakan oleh prajurit yang berjaga di tiap sisi nya, Duke yang melihat yang mulia melangkah ke arah pintu bergegas mengekori nya dari belakang


kedua lelaki itu pun peninggalan ruangan kerja duke, kini ruangan itu hanya tersisa ruangan kosong tanpa orang di dalam nya


****************


" kenapa ruangan ini tampak begitu sama, aku hanya ingin mencari dapur kerajaan, aku malah tersesat di sini, sekarang bagaimana aku kembali, ha.. yang benar saja, anak dari kerajaan guardian tersesat di lorong kerajaan, lucu sekali" umpat celsa bergumam pada dirinya sendiri


celsa kembali melangkah di lorong yang sepi itu, sedari tadi tak tampak seorang pelayan pun yang sedang beraktifitas


" dimana para pelayan, kemana pun aku pergi, tak ada satu pelayan pun yang tampak di mata ku, apa ayah membasmi semua para pelayan yang ada di sini" tahan nya sesaat. " jika itu benar, itu sangat berlebihan "


celsa menatap jendela kaca yang di masuki cahaya matahari, ia kemudian mendekati jendela kaca tersebut, dengan mata kecil nya, ia menatap bukit yang menjulang tinggi itu, dari jendela kaca itu , cukup bagi celsa melihat pemandangan yang ada di luar sana tampak jelas


ia kembali mengingat apa yang fox katakan pada nya


sebelum nya...

__ADS_1


" itu.. itu tidak mungkin, ini terlalu cepat jika di katakan telah seribu tahun lama nya, aku bahkan hidup kembali dalam waktu sesingkat ini, bagaimana bisa dunia yang dulu sudah, terhitung seribu tahun lama nya!" ucap celsa dengan nada yang tinggi


" aku mengatakan hal yang sebenarnya, celsa, dimensi yang saat itu kau ambil sangat jauh berbeda dengan kehidupan mu saat ini, saat jiwa mu di segel oleh mana mu sendiri, waktu di sana jauh lebih cepat dari pada dunia asli nya, itu sebab nya aku cukup kesulitan mengambil jiwa mu lagi pada pedang yang engkau segel"


" jika hal itu benar , berarti pedang yang ku segel masih berada di sini bukan" tanya celsa sembari mendekat wajah nya pada fox yang sedang terduduk di ranjang


" tentu" tahan nya sesaat. " namun ada yang menjadi masalah besar di sini" ucap fox sambil menatap celsa yang berada di sisi nya


" apa maksud mu dengan masalah?" tanya celsa lagi


" pedang yang kau segel semakin melemah kekuatan nya, kau harus memperkuat nya lagi, jika tidak, perang Antara monster akan di pastikan terjadi lagi" tutur fox dengan merendah kan suara nya


" tidak akan ku biarkan itu terjadi, aku akan memperkuat segel ku, tapi aku tidak bisa melakukan nya sendiri, aku membutuhkan bantuan mu fox, perkuat kembali mana ku, dan aku akan bisa memperkuat segel pelindung nya" tegas celsa menjawab


fox mengangguk ke atas dan kebawa memberikan pengertian kepada celsa yang sedari tadi berbicara dengan nya


saat ini celsa masih berada di posisi yang sama, terdiam di bingkayan kaca yang transparan sembari memandangi langit langit biru yang kian tertutup awan


celsa mengepalkan tangan nya kuat, " aku harus memperkuat kembali pelindung itu, jika tidak, bahaya terbesar akan terjadi" gumam celsa pada pikiran nya


ah aku lupa, seharusnya aku cepat bergegas ke dapur kerajaan, memikirkan perkataan fox membuat ku lupa tentang keadaan calix, aku harap dia baik baik saja, aku menyuruh fox untuk menyembuhkan tubuh calix dengan mana nya, aku tak tau mengapa calix pingsan begitu lama nya, ku harap tak terjadi apa apa


aku bergegas berlari menuju tiap lorong lorong yang kosong itu, pintu demi pintu ku buka, aku mengarah ke tiap penjuru ruangan itu namun yang ku dapat hanya satu


" seperti nya aku tersesat"


...Bᴇʀsᴀᴍʙᴜɴɢ......

__ADS_1


...✨____________ 🌼🌼_______________✨...


__ADS_2