
saat ini celsa sudah berada di sebuah tempat yang di mana di penuhi pepohonan rindang di sekeliling nya, walau begitu, keadaan sekarang terlihat sangat mencengangkam, malam yang hanya di terangi oleh cahaya bulan membuat tempat itu hanya lah hutan yang penuh dengan kesunyian
" mengapa kita berada di sini, tempat apa ini" tanya celsa yang sedari tadi menengok kiri dan kanan nya
" aku akan mengembalikan mana mu di sini" sesaat kemudian getaran dari tanah yang sekarang di pijaki oleh celsa dan fox bergetar hebat, walau begitu, kedua nya tak menunjukkan rasa cemas di wajah nya, dari getaran yang terjadi , tampak sebuah batu mana yang berbentuk kristal berwarna hijau, putih, biru dan merah muncul di tiap sudut nya melingkar celsa dan fox yang berad tepat di dalam nya
" apa ini batu mana, aku sudah lama tak melihat nya, ku pikir batu ini sudah hancur ternyata kau masih menyimpan nya dengan baik" ucap celsa yang sedang menyentuh batu mana kristal yang berada tepat di samping nya
" batu ini sebelum sudah hancur, karena ulah mu yang ceroboh itu, aku harus mencari nya lagi di dunia siluman, cukup memakan waktu untuk mendapatkan ke empat batu mana kristal itu" Jawan fox menjelaskan
" bukan kah benda ini sangat banyak di Dunia siluman, mengapa kau sampi sesulit itu memilikirkan batu mana kristal ini" tanya celsa lagi
" batu ini sudah di tenggelam kan oleh pemimpin kekaisaran kerajaan siluman, ia menenggelamkan pada dasar bumi yang sangat dalam, itu sebab nya aku cukup kesulitan untuk mendapatkan nya, karena kekuatan kaisar yang cukup besar, aku harus membuat mana sihir nya sedikit longgar agar aku bisa masuk dan mengambil batu mana ini dengan cepat" jelas fox lagi
" mengapa batu ini sampai di sembunyikan, apa karena para siluman melakukan kecurangan lagi "
" ya begitulah, mereka mengambil semua batu mana yang berada di kerajaan para siluman, sebagai bahan bahan dan keuntungan semata, itu sebab nya, kekaisaran dari kerajaan siluman meminta untuk di kubur kan semua hasil alam dari dunia siluman itu sendiri, termasuk batu mana ini"
" hmm aku mengerti, keserakahan adalah penyebab dari semua ini rupanya "
"sekarang berhenti lah bertanya dan berdiri di tengah tengah batu mana itu berdiri" ucap fox sembari memundurkan langkah, melewati batu mana yang berada tepat di belakang nya.
kini tersisa celsa yang berada di antara lingkaran batu mana tersebut, celsa yang sedang berdiri di tengah tengah bebatuan kristal itu dengan perlahan menutup mata nya
batu mana yang tadi nya tak mengeluarkan cahaya, kini sudah mulai memunculkan cahaya mana nya, dari arah batu yang berwarna putih sudah menunjukan cahaya putih nya, dan dari arah batu mana yang barwarna merah dan hijau, mulai memunculkan cahaya mana merah dan hijau nya, dan satu lagi yang berwarna biru, kini mulai menunjukkan Cahaya mana kristal biru nya dengan terang
ke empat batu mana kristal itu kini sudah mulai menerangi dengan masih masing warna nya
__ADS_1
tubuh celsa yang diam kini mulai di hembusi angin kencang dari kedua sisi kiri dan kanan nya, cahaya yang berasal dari ke empat batu mana itu mulai melintasi wajah celsa dengan cahayanya yang berwarna warni
di sisi lain fox yang sudah melihat celsa memejamkan mata nya, mulai mengeluarkan mana dari tangan nya, kali ini cahaya muncul di kedua telapak tangan nya, cahaya itu kemudian dengan cepat menyatu pada batu mana kristal yang berada di hadapan nya.
batu mana yang tadi nya masih berada di dalam tanah itu, kemudian sedikit demi sedikit mulai keluar dari tempat asal nya, batu mana kristal yang sempat berada di dalam tanah saat ini sudah melayang layang di udara, batu mana itu dengan cepat mengelilingi tubuh celsa, batu itu berputar dengan hebat nya hingga tak terlihat lagi wujud asli nya
Tampak sangat jelas batu mana yang saat ini sudah mengelilingi tubuh celsa mengeluarkan serpihan mana warna warni yang berasal dari batu mana tersebut, serpihan yang berasal dari batu mana itu dengan cepat menyebar di sekeliling tubuh celsa yang masih terpejam dengan keadaan tubuh yang terdiam
fox yang melihat akan hak itu kembali mengeluarkan cahaya mana nya dari kedua telapak tangan nya, ia kemudian mengendalikan batu mana yang saat itu sedang berputar hebat
secara perlahan batu mana itu kemudian menghentikan putaran nya, kini batu itu kembali ketempat awal iya di tancapkan, sisa serpihan mana yang masih melayang-layang di udara fox masukan Mada tubuh celsa yang sedang berdiri di hadapan nya, sedikit demi sedikit mana yang berasal dari batu mana kristal itu masuk dan membuat tubuh celsa bercahaya saat itu juga
cahaya yang berada dari tubuh celsa, mulai menerangi tiap sisi yang gelap itu, fox yang berada di hadapan celsa, hanya melipat tangan nya dan bersandar di antara bebatuan Kristal yang besar , serpihan mana yang berwarna warni yang tadi sempat melayang layang di udara, kini telah habis , serpih mana sudah sepenuhnya masuk dalam tubuh gadis kecil itu berada
celsa membuka mata nya perlahan, ia kemudian mengangkat telapak tangan nya di hadapan nya, terlihat di telapak tangan nya cahaya warna warni berasal dari batu mana itu masih menempel dan terlihat jelas
" aku merasa tubuh ku sedikit aneh " kata celsa pada fox
" biarkan saja mana itu mengalir di tubuh mu, kau akan baik baik saja setelah menetralkan mana di dalam tubuh mu" jawab fox menjelaskan
"baiklah " celsa kembali memejamkan mata nya, cahaya yang terlihat masih terlihat di wajah celsa sedikit demi sedikit mulai memudar warna nya, Tampak nya ia berhasil menyatukan mana yang ia terima dari dalam tubuh nya
*anak ini selalu berhasil dalam menyatukan sebuah mana di dalam tubuh nya, jika itu orang lain, mungkin tubuh nya akan seketika meledak karena mana yang di terima terlalu besar, namun berbeda dengan gadis ini, ia mampu dalam segala hal, padahal dulu , anak yang ku rebut jiwa nya, hanyalah anak manusia biasa yang ku pekerjaan sebagai bawahan ku
namun sekarang, dengan kehidupan yang ia jalani, tubuh nya menjadi semakin kuat, dan mampu menerima mana apa pun yang masuk di dalam nya, ya seperti nya kali ini aku tidak bisa merebut takdir hidup nya lagi* gumam fox dalam pikiran nya
" seperti nya kau berhasil melakukan nya, sekarang coba serang aku " ucap fox yang mulai mundur menjaga jarak nya pada celsa
__ADS_1
" baiklah jika kau meminta nya, dengan senang hati akan ku anggap kau sebagai boneka bertarung pertama ku"
" wah kasar sekali jika kau menganggap ku sebuah Boneka gadis kecil, hati hati, aku masih lebih kuat dari mu"
fox mulai berlari ke arah celsa, dengan cepat nya cakar rubah yang panjang itu di tusukan pada tubuh celsa yang masih terdiam
" siapa yang sedang kau serang fox, aku di sini" senyum muncul di bibir nya
fox menoleh ke arah suara, tampak celsa berada di belakang nya, ia kembali melirik kearah tempat yang ia tusuk tadi " ilusi rupanya" fox kembali berdiri, mana merah fox muncul di antara kedua telapak tangan nya, mata biru fox bersinar layak nya bulan di malam hari
fox kembali beralih ke arah celsa, dan begitu pula celsa mulai menghampiri fox dengan kecepatan tinggi, kini mereka berdua beradu pukulan yang hampir tak bisa mengenai satu sama lain, kedua orang tersebut memiliki kekuatan yang seimbang kuat nya
celsa memutar kan tubuh nya dan menendang wajah fox, kekuatan yang di timpukan pada kaki celsa berhasil membuat fox terlempar hingga mengenai batu mana yang berada di belakang nya
" kau semakin berkembang rupanya, aku cukup terkejut" senyum muncul di bibir fox, kini taring nya berubah panjang, cakar fox berubah hitam pekat, fox berdiri dari jatuh nya kemudian mengeluarkan mana kabut berwarna merah dan mulai menyerang celsa yang sudah bersiap di depan nya
celsa yang melihat mana fox yang menyerang nya dari arah kiri dan kanan bergerak aktif, ia melompat mencoba menghindari mana sihir milik fox
wusss...
satu pukulan mana berhasil mendorong celsa hingga tersungkur jatuh
celsa yang terjatuh mulai kembali menginjak tanah dan berdiri, ia kemudian memusatkan mana di dalam tubuh nya, mata biru nya kini bersinar terang, cahaya muncul di kedua telapak tangan, dengan cepat celsa menghantam telapak tangan nya pada tanah itu dan akhirnya munculah retakan di dalam tanah tersebut
retakan itu terus berjalan hingga menuju ke arah fox yang berdiri agak jauh dari tempat celsa berada, fox yang melihat retakan yang mulai membesar itu menuju ke arah nya, ia melompat dengan tinggi nya, namun tak di sangka sangka, celsa sudah muncul di atas tubuh nya yang dengan cepat menghantam tubuh fox dengan kaki nya hingga masuk ke dalam lubang retakan itu berada
celsa yang melihat fox sudah masuk ke dalam perangkap nya dengan cepat menutup retakan yang ia buat
__ADS_1
" kali ini aku yang menang"