Guardian Knight

Guardian Knight
Chapter 18


__ADS_3

Saat ini celsa sedang berada di pintu ruangan kerja Duke sedo berada, tidak lupa di sisi nya ada calix yang menemani


Tok...


Tok...


Tok...


ketuk pintu celsa yang terdengar oleh Duke Di dalam nya


" masuk lah" jawab Duke persilakan


" apa ayah memanggil ku?" tanya celsa


" ya, ada yang ingin ku bicarakan dengan mu" Duke menatap calix yang berada di sisi celsa


celsa yang menyadari tatapan dari ayah nya, mengerti maksud apa yang ingin ayah nya sampai kan


" calix, seperti nya aku ingin membicarakan beberapa hal bersama ayah, apa kau bisa memberikan waktu untuk ku bersama ayah" tutur celsa lembut


" baiklah, aku mengerti" calix yang sempat berada di ruangan itu kini kembali keluar meninggalkan celsa dan sang ayah di dalam nya


" nak, ada yang ayah ingin tanyakan pada mu"


" katakan saja ayah, aku akan mendengar kan" tutur celsa dengan nada yang penuh dengan rasa percaya


" pertama Tama ayah ingin menanyakan tentang apa yang terjadi kemarin, apa yang sedang Kelian berdua lakukan hingga terjadi kegaduhan besar yang menimpa Kelian berdua?" tanya Duke


" aku akan menjawab apa yang ayah ingin ketahui, namun ada hal yang aku ingin tahu terlebih dahulu pada ayah "


"apa itu"

__ADS_1


" apa ayah akan percaya apa yang akan ku katakan "


" ayah akan percaya apa pun yang ingin anak ku katakan" tutur Duke lembur sembari menepuk nepuk pucuk Rambut celsa


celsa menatap Duke dengan tatapan penu harap, ia kemudian menceritakan apa yang terjadi pada nya, dari awal ia terjatuh dari tangga, hingga kejadian kemarin bersama sang pelayan tersebut, walau pun celsa menceritakan apa yang terjadi pada nya dan calix, celsa tetap menyembunyikan bahwa ia bertarung bersama nuan menggunakan mana yang berada di tubuh nya


celsa juga menyembunyikan fakta bahwa, calix yang sempat pingsan saat itu karena ulah nya, yang ia ceritakan hanyalah penyiksaan pada celsa dan calix di bangunan tua itu, walau pun hal itu di lebih lebih kan, celsa tetap senang menceritakan hal itu


kebiasaan celsa di kehidupan sebelumnya adalah, suka melebih lebih kan saat bercerita, apalagi tentang hal yang bersangkutan dengan nya, dan musuh dari orang tersebut


celsa sangat suka melihat reaksi orang tersebut ketika marah tentang apa yang ia dengar


" berhenti membicarakan hal yang tidak ada, kau hanya melebih- lebih kan nya saja" ucap fox tiba tiba berada di sisi celsa , namun tak tampak oleh Duke


celsa yang mendengar telepati dari fox menoleh ke arah suara, " sedang apa kau di sini, jika Duke mampu melihat mu bagaimana?" ucap celsa menahan ekspresi wajah nya yang ingin berbicara dengan fox


" kau meremehkan sihir ku, aku bahkan mampu membuat Duke Sedo menjadi bayi yang mungil " ucap fox yang sudah mengalirkan mana di tangan nya


fox yang tak peduli tentang peringatan celsa, hanya memutar bola mata malas, ia kemudian diam dan melangkah duduk di antara sofa kosong yang berada di sisi duke


di sisi lain, Duke yang sedari tadi menyimak tentang apa yang di ceritakan oleh celsa mengepal tangan nya kuat, wajah nya berubah merah, tampak nya celsa sudah sangat berlebihan saat menceritakan hal yang bahkan tak terjadi, Duke saat ini sangat lah marah, hingga terlihat kerutan di tiap wajah nya


" lihat lah karena ulang mu, Duke sekarang sangat marah, kau hanya memperburuk keadaan" lirik fox pada celsa


celsa tersenyum tipis, ia sangat senang melihat hal ini, wajah duke yang sedang marah , membuat nya semakin meronta ronta kegirangan


" hoho aku tak suka melihat Kelian akur"


Duke kemudian beranjak dari duduk nya, ia berdiri dan melangkah keluar ruangan, menyisakan celsa seorang diri


" celsa kembali lah ke kamar mu, seperti nya ada urusan yang harus ayah selesaikan"

__ADS_1


" baik ayah "


" sekarang apa yang akan kau lakukan?" tanya fox yang sudah berdiri di sisi celsa


" ya, aku tak tau, mungkin akan terjadi peperangan besar di dalam kastil tua itu" ucap celsa dengan Santai nya


" kau suka sekali melihat orang menderita" tutur fox sembari mengetok kepala celsa pelan


" bukan kah seharusnya begitu, aku hanya memberi perhitungan kepada nya, yang sudah mempermainkan nyawa seseorang"


" mengapa kau mengatakan hal itu, bukan kah, ia hanya mengincar nyawa dari gadis kecil yang kau pakai tubuh nya" tanya fox


" bukan, kau salah fox, aku sudah mengetahui beberapa hal yang terjadi di kerajaan guardian knight, ada beberapa fakta yang pernah ku dengar, saat kau pergi dari kamar ku, calix menceritakan banyak hal tentang kerajaan ini, aku awal nya tak mengeri mengapa ia menceritakan banyak hal tentang apa yang ia ketahui "


" maksud mu calix mengetahui bahwa kau bukan adik nya?" tanya fox bingung


" bukan seperti itu fox, maksud ku, jika dia menceritakan banyak hal tentang kerajaan ini, itu berati sejak awal gadis ini tidak pernah tau sejarah apa saja yang pernah terjadi di kerajaan nya sendiri, bukan kah itu aneh, calix menceritakan apa yang ia pelajari di kerajaan ini, seharus nya gadis kecil ini yang merupakan adik nya juga mengetahui apa saja sejarah yang terjadi di kerajaan nya "


" aku tetap tidak mengerti dengan apa yang kau katakan "


" fox maksud ku membicarakan semua ini, itu karena Duke , sejak awal sudah tau bahwa anak nya akan tiada suatu saat nanti, ia bahkan tak memberi pengajaran apa pun pada anak nya, yang merupakan adik kembar dari calix, ia bahkan tau, seolah olah suatu saat nanti anak nya akan tiada, jadi untuk apa ia memberikan pengajaran kerajaan pada anak yang akan mati"


" bukan kah sama saja kau menuduh Duke yang membunuh anak nya sendiri "


" tidak, bukan itu yang ku maksud, aku hanya mampu menyimpulkan satu hal, bahwa di kerajaan guardian berdiri, tidak ada satu putri pun yang mampu bertahan hidup selain diri ku, dan yang membunuh putri lain nya dari seribu tahun yang lalu hingga detik ini, adalah orang yang sama, ya itu nuan " tahan nya sesaat, " dari ingatan ingatan yang pernah ku dapat, aku hanya melihat nuan yang selalu mencoba mencelakai gadis ini dengan berbagai macam cara, namun karena calix yang selalu menpel bersama ku, ia jadi cukup kesulitan karena itu."


"tetapi suatu hari saat aku dan calix berjalan di sebuah tangga yang cukup tinggi, nuan ada di ruangan itu, ia mencoba mencelakai ku bersama calix, namun karena calix yang tak menyadari bahwa ada seseorang yang mencoba mendorong kami berdua, gadis ini melindungi kakak nya dan hanya dia lah yang terjatuh saat itu, dari situ lah aku mengerti, mengapa nuan bersih keras membunuh semua gadis yang terlahir di kerajaan guardian"


" apa maksud mu adalah, karena saat itu yang membuat monster lain nya terbunuh secara bersamaan, dan mengurung mereka di kristal pelindung yang membatasi kerajaan dan dunia mereka adalah seorang gadis kesatria, itu sebab nya mereka selalu menyingkirkan nyawa setiap gadis yang lahir di kerajaan guardian, tempat kerajaan para monster itu berdiri dulu"


" ya maksud ku seperti itu, dan satu hal yang membuat ku cemas "

__ADS_1


" Mereka Tidak Sendiri " ucap fox dan celsa bersamaan


__ADS_2