
Ulangan hari ini dimulai dan aku sudah yakin dengan ketekunanku saat belajar untuk menghadapi ujian ini, nampak bahwa semua siswa sangat serius mengerjakannya karena ini adalah kali terakhir kami menghadapi ujian di sekolah ini karena setelah ujian selesai maka semua siswa hanya menunggu untuk hasil yang mereka peroleh. Setiap soal aku jawab dengan hati-hati dan setelah selesai akupun mengulangnya kembali agar tidak ada jawaban yang menurutku kurang benar.
"Ujian akan berakhir dalam waktu tiga menit lagi dan diharapkan untuk menjawabnya dengan sungguh-sungguh"
Ibu Furuhasi berkata seperti itu dan kondisi kelas mulai gaduh dan saat jam telah berbunyi dan seisi kelas di perintahkan untuk meninggalkan kertas tes di meja. Semua siswa keluar dan aku merasa sedikit tenang karena berhasil menyelesaikan semua soal dengan pikiranku sendiri yang aku anggap benar.
"Kei apakah kau bisa mengerjakan semua itu"
"Ya aku cuma sedikit gugup tadi"
"Aku juga namun aku berhasil menyelesaikannya, Kei apakah nanti kau ada acara?"
"Paling malam karena aku kerja dan setelah ini aku tidak ada kegiatan apa-apa"
"Di dekat setasiun kereta ada toko kue yang baru buka dan maukah kau pergi kesana denganku"
"Oke ayo pergi"
Aku pergi dengan Mai ke toko kue yang dia katakan dan benar bahwa di dekat setasiun ada toko kue yang baru buka, kami masuk dan membeli kue disana dan nampak bahwa kue itu terasa sangatlah enak. Kami mampir ke taman di kota untuk memakan kue itu dan setelah aku membeli minuman Mai sudah menyiapkan kue itu untuk kami makan bersama, di taman ini kami makan kue yang kami beli dan terasa bahwa ini sangatlah enak.
"Anu kei?"
"Kenapa Mai"
"Anu setelah kau lulus apa kau akan pergi?"
"Tidak aku akan selalu ada di kota ini dan aku juga tidak bisa melanjutkan ke universitas karena aku harus bekerja, lalu bagaimana dengan Mai apakah kau akan ke universitas?"
"Aku melanjutkan bisnis keluargaku dan akan tetap di kota ini"
__ADS_1
"Ohh itu bagus, jadi aku bisa ke tokomu selalu"
"Anu Kei…. Sebenarnya aku menyukaimu--"
Teleponku berbunyi dan ternyata adalah telepon itu dari ketua yang memanggilku untuk segera ke markas.
"Maaf Mai aku harus segera ke markas sekarang"
Aku meminta maaf ke Mai dan menyuruhnya untuk pulang terlebih dahulu dan saat sesampainya di markas ternyata semua anggota telah berkumpul dengan muka yang sangatlah serius.
"Semua anggota dengarkan!! Kini Raise sedang di rawat di rumah sakit abadi milik pasukkan pemburu phntom karena luka yang cukup parah di derita olehnya. Luka itu bukanlah luka fisik namun luka yang di alami oleh roh yang ada di dalamnya dan masih belum tahu cara menyembuhkannya namun kini dia sudah tenang dengan di suntiknya obat tidur sampai 10 kali"
"Dan satu hal lagi!, kini lebih dari 30.000 phantom datang kekota ini dari arah barat dan ini adalah sebuah perang bagi kita"
"30.000 phantom"
"Apakah kita harus mengevakuasi para orang di kota ini"
"Semuanya harap tenang!!, ini bukanlah akhir bagi kita dan memang ini adalah yang pertama kali terjadi saat ini namun kita harus mencegahnya dan kita juga dapat bantuan dari kepala pelindung"
"Kita akan berada di sisi kota barat pada jam 18:00 dan di harapkan untuk tetap tenang dan persiapkan diri kalian masing-masing"
Setelah rapat selesai semua nampak tenang dan aku yang ingin menemui Raise apakah dia sudah baik ataukah belum namun aku tidak tahu letak rumah sakit itu, namun saat itu Glen bersama lainnya memanggilku untuk menjenguk Raise dan aku juga ingin menjenguknya ikut dengan mereka. Sesampainya di sana ternyata rumah sakit itu terletak di dalam hutan yang terdapat sedikit sekali cahaya disini dan nampak bahwa cukup besar bagi rumah sakit misterius ini. Kami masuk dan setelah bertemu Raise ternyata dia sudah bangun dan sedang duduk menatap jendela, Glen menanyakan kenapa dia sampai begini dan Raise menjawab bahwa ini di sebabkan oleh TABENI KIRI.
"Oi Raise memang kau ini kenapa?"
"Ini di sebabkan oleh Tabeni Kiri"
"Siapa dia"
__ADS_1
"Kiri"
"Kiri memangnya kenapa dengannya"
"Malam itu aku mencoba berkunjung ke rumahnya pada malam hari dan nampak bahwa kondisi rumahnya sangatlah gelap dan saat aku mengintip dari jendela aku melihatnya sedang membuat sebuah cairan, aku yang akan melapor saat itu tidak sengaja mengenai botol plastik disana dan berbunyi hingga membuat dia keluar, namun saat dia keluar dia bukanlah Kiri melainkan BIG MOM dan dia menyerangku saat itu namun aku berhasil kabur"
"BIG MOM!!!"
"Apakah dia si Big Mom"
"Salah satu dari lima raja"
"Ya.. dan dia yang memimpin perang ini"
"Aku harus ikut dalam perang itu karena dia pasti dalam perlindungan dan jarak untuk menyentuhnya sangatlah jauh"
"Namun kau masih sakit dan kau tidak diizinkan keluar dari rumah sakit"
"Aku sudah di izinkan oleh kepala pelindung dan kini aku sudah siap dengan kondisi terbaik"
Raise nampak bersemangat sekali atas itu dan kami pulang setelah melihatnya sudah kembali normal dan nampak bahwa wajah mereka seakan sangatlah gugup karena nanti adalah sebuah misi mematikan dari misi yang biasa kami kerjakan. Aku pulang dan menunggu sampai waktu tiba menuju ke kantor dengan itu telah banyak berita di televisi yang menyiarkan kabar itu bahwa kota sebelah sudah hancur dan kini adalahkota ini akan di serang. Teleponku berbunyi dan Mai yang menelponku dan mengatakan bahwa aku telah mendengar berita tadi, aku menjawab bahwa aku telah mendegarnya dan akan berperang melawan phantom itu namun nampaknya Mai melarangku tapi ini adalah sebuah misi dan aku akan kembali dengan selamat itulah ucapaku kepadanya sebelum menutup telepon.
Waktu berlalu dan kini adalah akhir dari waktu itu dan tepat pukul 17:40 kami berkumpul untuk merencanakan semua hal dan Raise ikut dalam misi ini, semua tim siap dalam kondisi yang baik dan berangkat kebagian barat kota. Sesampainya di sana ternyata benar bahwa banyak sekali phantom sedang menuju ke arah kota ini yang dipimpin oleh BIG MOM dengan berada di belakang sendiri pasukannya. Seluruh pasukan PINTO yang di bantu oleh pasukan lainnya dan juga kepala pelindung kini sudah bersiap menghadapi ini, lalu perangpun dimulai.
Setiap anggotaku mengeluarkan senjatanya masing-masing dan phantom mengeluarkan kemampuan mereka, perang kini sedang berlangsung dan kini manusia sudah hampir meratakan mereka. Masih banyak yang harus kami lawan disini dan nampaknya Big Mom mengeluarkan senjata rahasianya yaitu NURKOQ phantom dengan ukuran lebih dari seratus meter dengan bentuk yang sangatlah aneh kini muncul di medan perang dan menyerang kami yang membuat posisi kami hampir terbalik. Phantom itulah yang meratakan kota sebelah dan kini akan meratakan kotaku janganlah bercanda karena aku tidak akan membiarkannya.
Semua orang hampir pasrah karena phantom besar itu namun aku dan kelompokku tidak karena aku juga memiliki orang yang aku sayangi di kota itu dan aku akan melindunginya, aku meminta Raise untuk membidik tepat ke arah Big Mom saat aku bisa mengalihkan perlindungannya dan sebelum itu aku meminta ketua untuk melemparku sampai tinggi ke langit. Ketua pasti berkata kenapa tapi ini adalah sebuah rahasia dan akan memberi kejutan kepada mereka yang melihatnya. Ketua melemparku sampai ke atas langit dan untuk mengalahkan phantom sebesar dan sekeras itu aku memanggilmu.
"TEKNIK HENING KE 99 KELUARLAH PELIHARAANKU"
__ADS_1
Naga dengan ukuran yang lebih dari 300 meter dengan warna ice yang sangatlah indah ini muncul dari awan dan kini aku sedang menaikinya, ini adalah peliharaanku yang akan melawan mereka para phantom.