GUARDIAN OF DESTINY

GUARDIAN OF DESTINY
BERTEMU


__ADS_3

Tubuhku terasa sangat luar biasa sekali kekuatannya dan sosok Raja ketujuh sudah ada di dalam tubuhku sekarang, dia mengendalikanku seakan aku ini hanyalah sebuah boneka. Aku ingin melihat Lucy tapi aku terkejut setelah melihatnya bahwa dia tergeletak pingsan dan berada jauh dariku, banyak orang tadi yang mendekat ke arah Lucy tapi aku sontak menyerang mereka dan membuat mereka terpental sangatlah jauh hingga tak sadarkan diri.


*tubuhku tidak bisa digerakkan dan aku tidak ingin Lucy terluka*


"Aaaaaaaaaaaaaa"


Aku berteriak untuk mengendalikan kembali kekuatanku tapi nampaknya tidak bisa karena kekuatan ini melebihi batas, aku sekarang adalah raja ketujuh CYFER dan itulah yang aku dengar di telingaku sekarang.


Mereka yang ingin menyerangku tanpa senjata itu adalah pengguna roh dengan posisi formasi yang telah ditentukan oleh mereka, mengepungku dan kini aku hanya bisa menyerangnya satu persatu.


"Ketua ini bagaimana, kekuatan kei sudah sangatlah luar biasa"


"Terpaksa kita harus menyerangnya bersamaan"


"Baik ketua"


"Tunggu ketua!!"


"Ada apa Mai?"


"Tolongjangan serang kei, dia hanyalah hilang ingatan dan kita hanya butuh membuatnya kembali lagi"

__ADS_1


"Kau benar tapi dengan kekuatan dan energi yang di keluarkan cukup banyak seperti itu akan sangat sulit untuk mendekatinya walaupun hanya degan jarak satu meter"


"Tapi!!…"


"Tidak ada pilihan lain Mai!!"


"Hana"


"Kita harus menyerangnya"


Orang pertama yang menyerangku ini meggunakan sebuah kekuatan dengan bayangan yang ada disekitar untuk menyerangku, tapi diriku lebih kuat disini dan saat itu aku menyerangnya dengan ice yang tajam mengarah kearahnya dan membuat dia melepaskan kekuatan tersebut. Tidak adapilihan lain disini dan saat itu aku berdiri untuk bersiap menuerang mereka, mereka bersiap seolah konsentrasi mereka tidak bisa lagi dibatalkan.


"Sekarang semua serang!!!!"


"Ke!!!!"


Ada yang memanggilku saat aku tidak bisa mengendalikan kekuatanku dan tubuhku ini yang tidak sadarkan diri seakan mencari asal suara itu.


"Kei!!!… aku Mai dan aku adalah kekasihmu, Kei tolong kembalilah tolong"


Wanita itu menangis dan kepaku terasa sangatlah sakit seakanmengingat sebuah hal, hal yang tersimpan namun tidak bisa untuk di keluarkan karena membutuhkan sebuah kunci dan kunci itu adalah suaranya.

__ADS_1


"Kei!!…"


"Mai?…"


"Kau Mai dan kenapa aku disini dan juga kenapa tubuhku mengeluarkan aura seperti ini"


"Syukurlah kamu kembali"


"Mai sadarlah… Mai!!"


Mai berlari menuju kearahku saat sebelum aku sadar dan lngsung memelukku dengan memanggil namaku, tangis dari wajahnya seakan merindkanku juga kini aku terasa bangkit dari sebuah tidur panjang.


Tapi saat itu tubuhku terasa sangatlah lemah dan membuatku terjatuh tak sadarkan diri, lalu saat itu aku bertemu dengannya kembali.


"Syukurlah kau kembali"


"Eh.. memangnya kenapa dengan diriku selama ini?"


"Kau akan mengetahuinya setelah bangun nanti dan juga kau harus waspada karena kau bukan lagi manusia sepenuhnya"


"Apa… aku bukan manusia sepenuhnya, apa yang dia katakan tadi"

__ADS_1


Seperti biasa setelah memberikan sebuah pertanda sosok yang ada di mimpiku tersebut selalu saja hilang dan kini aku akan segera bangun untuk melihat semua hal yang terjadi.


__ADS_2