GUARDIAN OF DESTINY

GUARDIAN OF DESTINY
TERORIS


__ADS_3

Sudah tiga hari saat aku kembali ke rumahku dengan kondisi yang mengejutkan yaitu aku disini kini tinggal satu atap dengan perempuan dan bukan lagi satu perempuan melainkan delapan wanita namun satu diantaranya adalah anakku jadu aku anggap tidak apa-apa tapi enam wanita itu adalah dari kelompokku yang ditugaskan untuk mengawasiku, aku tidak mengerti untuk apa tapi kenapa mereka lagi yang ada di rumahku dan juga mereka selalu saja menatapku seakan aku ini aneh.


Aku mulai tidak tahan akan kondisi ini namun mau bagaimana lagi bahwa ini adalah perintah langsung dari ketua dan tidak bisa ditolak oleh seluruh anggota, saat dalam kondisi tersebut untungnya saja Mai menelponku dan memintaku untuk berjalan-jalan dengannya ke aquarium kota agar aku tidak bosan dirumah. Ya memang itulah yang aku inginkan tapi bagaimana aku melewati mereka yang selalu saja menatapku saat aku berjalan dan cara untuk aku keluar dari situasi ini bagaimana.


Tiba-tiba saja bel rumahku berbunyi dan saat Hana membukakan pintu ternyata yang datang tidak lain adalah Mai yang tadi mengajakku, Mai berkata bahwa lebih baik untuk menjemputku saja dari pada menunggu di suatu tempat. Situasi ini membuatku lebih lagi untuk tidak bisa keluar dari rumah.


"Ohh.. Mai, ada apa?"


"Anu… aku mengajak Kei untuk pergi ke Aquarium kota"


"Aquarium kota aku mau ikut"


"Eh… boleh kok, Lucy boleh ikut"


"Yeeee"


Aku lupa bahwa ada juga Lucy dan aku belum pernah mengajaknya keluar bersamaku, aduh.. bagaimana ini pasti akan sulit untuk keluar dan yang pastinya mereka akan mengikutiku kemanapun aku pergi.


"Kei!!… ada Mai disini yang mengajakmu pergi!!"


"Ya aku turun!!"


Yang jelas aku akan pergi dengan Mai dan Lucy apapun caranya agar aku tidak mati kebosanan disini beserta mereka juga tidak bisa menatapku terus saat aku dirumah.

__ADS_1


"Ayo kita pergi"


"Ayoo!!"


"Eh.. kenapa semua ikut!?"


"Karena kamikan ditugaskan untuk mengawasimu"


"Sudah tidak apa-apa Kei, lagian lebih ramai lebih baik"


Akhirnya kami pergi bersama ke aquarium kota dan merasa aneh bahwa ada pria yang membawa sembilan wanita bersamanya sekaligus, mau bagaimana lagi tapi aku merasa aneh disini dan melihat tatapan dari arah mana saja.


Sesampainya disana aku merasa lega karena bisa keluar rumah dan melihat sekitar bahwa banyak sekali spesies ikan di tempat tersebut, melihat bahwa wajah Lucy sangatlah suka melihat para ikan itu saling berenang kesana kemari itu membuatku sangatlah senang.


"Papa lihat itu ikan hiu"


"Eh iya itu ikan hiu dan lihat Lucy itu ikan tuna"


"Waaaa… Mama aku ingin makan ikan itu"


"Iya nanti Kaka- Mama buatkan"


"Oh.. kalian bertiga sudah seperti pasangan suami dan istri saja"

__ADS_1


Lucy merasa sangatlah senang dan aku lihat semuanya juga menikmatinya, karena kami sibuk untuk bekerja dimalam hari dan kini kami serasa seperti liburan walaupun hanya dalam waktu yang singkat.


Melihat ikan banyak sekali dan kini kami akan berlanjut ke wahana selanjutnya yaitu untuk menonton lumba-lumba yang sudah terlatih di wahana berikutnya, namun keanehan terjadi saat kami sampai disana yaitu di tempat itu tidak ada orang sama sekali dan juga tidak ada pelatih lumba-lumba disana.


"Ini aneh, kenapa tidak ada orang sama sekali disini dan juga di tempat sebelumnya sangatlah banyak orang disana"


"Ayo kita pergi mungkin saja sekarang belum waktunya pertunjukan"


Kami berlanjut lagi karena kami berpikir bahwa belum saatnya untuk pertunjukan lumba-lumba itu berlangsung, tapi hal itu membuat kami lebih aneh lagi yaitu saat kami kembali ke tempat tadi kami tidak melihat ada orang disana.


"Ini aneh bukannya tadi disini banyak sekali orang"


"Ayo kita selidiki"


"Oke.. untuk hal ini mari kita berpencar-"


Saat Raise sedang mendiskusikan akan hal ini,suara tembakan terdengar sangatlah keras dan mengarah dari atas lantai dua.


"Suara tembakan"


"Ayo kita kesana"


Aku kesana bersama semuanya namun yang aku khawatirkan adalah Lucy dan Mai yang ada di sampingku, mau tidak mau aku akan melindungi semua dan juga mencari tahu akan suara tembakan tadi.

__ADS_1


"Semuanya serahkan harta kalian kalau tidak kami akan lempar kalian ke dalam aquarium ini!!"


Ya.. mereka adalah ******* dan bukan berarti mereka phantom, manusia memang makhluk yang serakah.


__ADS_2