
Perang kini masih berlanjut dan sudah aku keluarkan paliharaanku yang dimana akan mengalahkan phantom yang sama berukuran besar.
"Maju!!!"
Big mom masih dalam perlindungan phantom itu dan jika dia tidak segera kami musnahkan maka para phantom akan terus ada dan akan berevolusi. Kini kami hanya memikirkan kepentingan hidup umat manusia di kota ini namun perjuangan ini nampak bahwa tidak sia-sia, sudah banyak yang gugur dan dari kelompokku yang dimana kondisi Raise kini akan memburuk jika dia teruskan ikut perang ini.
Aku tidak bisa membiarkan ini akan berlanjut dan dengan senyum big mom bahwa dia sangat menikmatinya. Big mom dengan kekuatan ilusinya dan tergolong sebagai lima raja ini adalah musuh besar umat manusia, kini aku akan akhiri.
"Big Mom!!!!!!"
Aku berteriak kepadanya dengan menaiki peliharaanku menuju ke arah phantom yang big mom naiki, dengan kecepatan yang tinggi kami terbentur dan aku terjatuh. Namun apa yang terjadi bahwa sama yaitu Big mom juga ikut rerjatuh dan kini aku bisa melawannya.
"Big mom!!, kini aku akan membunuhmu sekarang"
"Ooh… kamu ya.. pemilik kekuatan terkuat, namun sayang aku tidak akan mati disini oleh makhluk lemah sepertimu"
"Kita lihat saja"
Kami bertarung di medan yang telah di buat oleh phantom besar miliknya yang sudah mati karena benturan tadi, kami berdua beradu pedang yang dimana pedang ice melawan pedang yang terbuat dari tanduk phantom. Pertarungan ini sangatlah sengit karena aku juga sudah di ajari pedang oleh kelompokku namun tidak sepandai Big Mom ini dan aku hanya menangkisnya saja. Kesalahan kecil terjadi karena aku terpleset ujung pedangku ke arah lain yang membuat Big mom menusuk ke arah pundakku.
"Kau kalah sekarang anak manusia"
"Kalah ahahahahaha… kalah? Apa kau yakin?"
__ADS_1
"Kau bukanlah manusia"
"Tidak, aku hanyalah manusia yang membentuk tuduhku yang terluka dengan menggantikannya dengan ice yang berubah dan menyatu menjadi kulit dan tubuh yang baru untukku"
"Kau monster"
"Aku hanyalah seorang anak yang semasa kecilnya selalu disakiti"
"TEKNIK HENING KE TUJUH TUSUKAN RIBUAN JARUM"
Big mom yang saat itu kaget melihat kemampuanku aku memanfaatkannya dengan mengeluarkan teknik milikku dan membunuhnya saat dia lengah, kini big mom sudah mati dengan tusukan banya di tubuhnya dan sudah tidak ada kehidupan di dalam tubuhnya. Semua phantom kembali ke tempat mereka namun para pemburu phantom masih saja membunuh mereka dalam kondisi phantom yang sedang kembali, Bog mom menyebutku monster tapi itu hanyalah kemampuanku saja dan kini kekuatanku yang bisa di sebut monster. Aku melihat big mom dan terlihat bahwa tangan big mom sedang memegang sesuatu, aku mengambil benda itu dan ternyata adalah sebuah liontin. Lointin milik big mom yang dimana ada foto disitu, foto itu nampak seperti sebuah keluarga dan perempuan ini seperti wajah big mom. Namun kenapa dia menjadi raja dan tidak menjadi manusia normal saja.
"Kei!!! Apa kau tidak apa-apa?
"Ya aku tidak apaa-apa"
"Ya itu dia"
"Inikah big mom"
"Mukanya berbeda dengan Kiri waktu itu"
"Ya karena dia menggunakan ilusinya waktu itu"
__ADS_1
"Yang penting kini perang sudah berakhir dan kini kita bisa beristirahat bukan"
"Ya"
Kami kembali ke rumah masing-masing dan menyatakan bahwa misi kali iki sudah berakhir dengan kematidan dari big mom.
Keesokan paginya aku di panggil ke markas besar untuk menerima lencana atas membunuhnya dua dari lima raja besar phantom dan menerimanya dengan penuh senyuman saat itu. Melihat kesenangan ada di wajah masing-masing anggota dan kini hanya tinggal tiga raja lagi dan aku akan melawannya, aku di pesta itu sangat lama dan saat itu Mai menelponku dan membuatku bisa lulang dari sana. Aku menemui Mai saat itu karena dia berkata bahwa Mai ingin bicara sesuatu kepadaku hal yang penting.
"Ada apa mai tiba-tiba memintaku untuk menemuimu?"
"Eh tidak apa apa eh tapi ada hal yang ingin aku katakan"
"Bagaimaana dengan pekerjaanmu?"
"Aku berhasil mengalahkan big mom dan aku sudah menerima gelar atas hal itu"
"Oh itu syukurlah"
"Anu kei maukah kau menjadi kekasihku?"
"Eh apa yang tadi kau ucapkan?"
"Ehe anu sebenarnya setelah lulus nannti aku meneruskan bisnis keluargaku dan aku mungkin akan jarang bertemu denganmu dan kamu juga harus berkerja dan yang aku katakann tadi MAUKAH KAU MENJADI KEKASIHKU"
__ADS_1
"Oke aku mau, jika itu Mai aku mau"
Aku tidak mengerti yang mai katakan tapi kekasih itu apa dan aku hanya menjalaninya saja karena wajah mai seketika sangat bahagia atas hal itu dan kini aku akan menjaga senyuman itu bukan hanya mai saja namun senyuman seluruh warga kota ini karena aku adalah pasukkan pemburu phantom yang berkerja di malam hari dan membuat mereka tidur dengan nyamannya namun kita kebalikannya.