
Untuk tiga hari ini pasukanku diistirahatkan dan juga kota yang aku serang sekarang tidak ada lagi yang namanya manusia, kota kosong dengan penuh kehampaan dan hanya kebosanan yang ada disini. Tinggal satu hari lagi untuk penyerangan dilanjutkan dan tidak ada pasukkan pemburu phantom yang mendekat tapi rasanya aneh karena kami dikondisi saat ini sangatlah lengah.
"Neee…. Papa"
"Papa!.. siapa yang kau panggil papa Lucy?"
"Papa ya papanya Lucy, jadi dulu Lucy tidak pernah bertemu atau melihatnya dengan jelas rupa dari ayahku jadi aku ingin papa jadi papaku, boleh…"
"He…. Ya terserah"
Sudah dua hari Lucy sudah aku adopsi dan hanya dengan beberapa hari tersebut dia sudah diubah menjadi sosok yang imut, ya memang hari itu aku menemukannya dalam kondisi yang memprihatikan dan badannya sangatlah kotor.
"Papa aku bosan disini, ayo kita keluar untuk jalan-jalan?"
"Eh… iya aku juga merasa bosan disini, baiklah ayo kita pergi"
"Yee!!!.."
Lucy mengajakku untuk jalan-jalan diluar dan aku juga merasa bosan disini juga ingin sekali butuh hiburan dan juga walaupun jalan-jalan biasa itupun sudah cukup bagiku untuk menghibur diri.
"Raja anda mau kemana?"
"Aku akan keluar untuk mencari angin dengan Lucy"
"Dengan tuan puteri!, tapi diluar bisa saja anda dalam bahaya"
"Tidak apa-apa aku adalah Raja disini dan yang lainnya juga harus bekerja"
"Baik Raja"
*eh… tadi dia bilang tuan puteri*
Aku keluar dengan Lucy yang dimana kami berdua berjalan-jalan di sebuah kota yang kosong dan tidak ada manusia sama sekali disini, tidak ada hiburan tapi nampaknya Lucy cukup menikmatinya.
__ADS_1
"Papa ayo kita pergi ke sana"
"Game center?"
"Iya ayo kita main disana"
Lucy mengajakku untuk pergi ke sebuah tempat yang dinamakan GAME CENTER, aku tidak tahu tapi kalau dia merasa senang pasti tempat ini cukup menyenangkan. Setelah masuk dan Lucy menunjukan cara bermain satu-persatu permainan disana kamipun memainkannya cukup lama dan tidak terasa bahwa hari mulai malam.
"Sudah jam segini!, ayo kita pergi"
"Baik papa"
Aku pergi dari tempat itu dan kembali dengan membawa hadiah yang diperoleh dari situ, kami berjalan berdua untuk kembali ke kapal.
"Papa!!, terimakasih, aku tidak pernah seperti ini sebelumnya"
"Tidak apa-apa"
Namun saat kami kembali kami ternyata sudah dihadang oleh para pasukkan pemburu phantom, tidak bukan lagi dihadang namun kami berdua malah sudah dikepung oleh lebih dari 100 orang lebih disini.
"Tidak apa-apa ada papa disini"
Mereka membawa senjata dan ternyata ada juga yang memakai tangan kosong, sudah dipastikan bahwa yang memakai tangan kosong itu adalah pengguna roh. Aku harus berhati-hati melawannya dan juga aku harus melindungi Lucy karena aku sudah berjanji kepadanya.
"Apa mau kalian!!"
"RAJA KETUJUH CYFER, KAMI TERPAKSA AKAN MEMBAWAMU"
"Bawa?, maaf tapi aku tidak mengenali kalian"
Mereka mengatakan hal itu sekali lagi bahwa mereka akan membawaku, bagaimana ini aku juga harus melindungi Lucy dan juga kapalku cukup jauh untuk dijangkau. Tidak ada pilihan lain kecuali melawan mereka dan mempersiapkan diri untuk hal lainnya saat nanti.
"Lucy, berhati-hatilah dan berlindunglah di belakangku"
__ADS_1
"Papa.…"
"Papa akan melindungimu disini"
"Papa… apakah akan pergi"
"Mungkin tapi jika aku pergi, kau harus tetap hidup Lucy"
"Tidak!!!… papa jangan tinggalkan Lucy!!!"
Lucy berteriak seakan aku akan meninggalkannya, dia menangis dan aku merasa bersalah akan hal itu. Tapi hak yang tak terduga terjadi bahwa orang yang berkerudung hitam yang dimana berada dipasukan mereka membuka kerudungnya dan seakan kaget mendengar teriakan dari lucy.
"Papa…"
Lucy masih menangis disini dan aku tidak tahu harus bagaimana menghentikan hal itu.
"Mama pergi dan juga ayah Lucy juga pergi dan kini papa yang memberiku nama baru juga akan pergi, aku tidak ingin papa pergi"
"Papa tidak akan pergi Lucy, aku akan tetap dengan Lucy karena Lucy anak papa yang paling papa sayang"
Mereka nampak terkejut mendengar hal yang dikatakan tapi dan menurunkan senjata mereka.
"Kei… kau AGATO KEI kan"
*Eh… kenapa setelah mendengar hal itu kepalaku pusing sekali disini*
"Siapa kau"
"Aku ini kekasihmu Mai, aku disini menjemputmu"
"Mai?…."
Kepalaku terasa sangatlah pusing dan energi yang cukup kuat keluar dari diriku karena memikirkan hal yang wanita itu katakan, dia bernama Mai dia adalah kekasihku dan aku adalah Agato kei. Suara itu terus saja ada di kepalaku seakan diriku yang lainnya terbangun untuk menggantikanku tapi kekuatan yang meluap ini nampak sangatlah luar biasa.
__ADS_1
Aku tidak bisa mengendalikannya, tubuhku berubah menjadi sosok yang mengerikan kembali dengan mata yang menyala biru juga mengeluarkan aura biru yang cukup mengerikkan. Aku tidak bisa mengendalikan tubuhku dan seakan aku menjadi sosok RAJA KETUJUH.