GUARDIAN OF DESTINY

GUARDIAN OF DESTINY
ITU BUKAN HANTU


__ADS_3

Hari ini aku sudah diperbolehkan untuk kembali bekerja seperti dulu dan juga nampaknya hari ini akan turun hujan saat malam hari, kini aku akan berusaha sebaik mungkin untuk pertama kalinya setelah beberapa bulan beristirahat beserta penghargaan untukku bukan untuk pameran saja tapi untuk aku kagumi juga akan aku tunjukan kehebatanku.


Sembari melihat hujan yang seakan semakin deras pikiranku terlintas di diriku bahwa aku lupa akan sekolah Lucy, aku juga lupa kini berapa umurnya dan kapan hari ulang tahunnya. Untung saja aku ingat dan aku akan bertanya kepadanya karena aku ini adalah orang tuanya sekarang dan yang pasti orang tua yang tidak tahu umur anaknya beserta tidak tahu hari ulang tahunnya adalah orang tua yang bodoh.


Sekarang Lucy mungkin sedang dikamarnya tapi apakah boleh orang tua mengganggu anaknya yang sedang tidur dikamarnya, tapi ini juga demi kebaikannya dan juga aku ini orang tuanya aku harus tegas akan hal itu.


"Kau sedang apa kei?"


"Hee!.. tidak aku hanya ingin bertemu dengan Lucy"


"Lucy sedari tadi ada di ruanganku dan juga dia sedang aku ajari membaca"


"Ohh.. "


"Kei apa kau baru sadar untuk menyekolahkannya?"


"He..! Tidak aku akan menyekolahkannya dua hari nanti setelah membeli peralatan sekolah.. jadi tenang saja"


Aku melihat Lucy sedang membaca buku milik Hana dan melihatnya kini aku akan menyekolahkannya dan merawatnya selalu, ya memang begitu yang akan aku jalani keseharianku bersama Lucy yaitu mengantarnya kesekolah.


"Apakah sudah Lucy?"


"Oh kakak Hana, ya aku baru membacanya setengah dari buku ini"


"Itu bagus, ayo kita kemarkas. Kau juga Kei"

__ADS_1


"O oke"


"Ayo papa"


Lucy akan selalu dititipkan di markas saat aku bekerja saat malam hari dan juga di markas sudah disediakan kamar untun tidur Lucy saat disana layaknya suasana kamar Lucy sendiri, itu bagus dan aku juga menyukainya seakan Lucy semakin betah disini.


"Semangat papa"


"Ooo pasti!"


Misi kali ini akan diberi tahukan oleh ketua dan juga aku yang baru dimasukkan setelah beberapa bulan pasti akan mendapatkan misi yang akan besar nanti.


"Jadi ketua, misi kali ini dimana?"


"Aku diberitahukan bahwa ada phantom di daerah dekat rumah kosong, rumah itu besar dan nampak tua juga rumah itu sangatlah rapuh. Phantom disana telah menculik dua orang warga disana dan kali ini kalian akan ditugaskan disana, sekarang laksanakan tugas tersebut!"


Misi kali ini telah diberikan dan juga hujan ini membuatku sangatlah susah untuk melihat saat malam, lampu taman seakan berkedip dan bunyi petir kininkian muncul.


"Kenapa hari ini hujan"


"Jangan begitu Glen nikmati saja misi ini"


"Hah.. kau bodoh,hujan seperti ini membuatku susah bergerak tahu"


"Dasar rambut domba!"

__ADS_1


"Siapa yang rambut domba hah dasar jomblo tua"


"Siapa yang prawan tua! Kau juga masih sendirian bukan"


"Oii.. sudahlah kalian berdua, hari ini misi kita sudah dimulai bukan"


Seperti biasa bahwa Glen dan juga Raise selalu saja berdepat akan hal yang tidak penting beserta bukankah mereka sedari sulu memang masih jomblo bagaimana mereka tidak tahu diri mereka sendiri.


"Memang benar ya, rumah ini sangatlah gelap"


"Lina aku sedikit takut"


"Tidak apa-apa Lisa, disini tidak ada yang namanya hantu"


"Hantu!!"


Tiba-tiba saja Kana kebelakang dan seakan berlindung dibelakangku, aku rasa Kana seakan ketakutan akan hal yang bernama hantu.


"Kana apakah kau takut akan Hantu-"


"Hah itu tidak mungkin dan aku ini-"


Saat Kana berkata demikian tiba-tiba saja terdengar suara bising didalam ruangan tersebut, suara itu berbunyi seakan aka seseorang didalam yang melempar kursinya kelantai kayu hingga membuat bunyi seperti demikian. Kana dan Lisa semakin takut namun Raise beserta Glen malah bertanding untuk masuk ke dalam rumah itu, Taro sudah mencoba menghentikannya namun mereka seakan mengabaikannya dan masih tetap masuk untuk melawan phantom itu sendirian.


Untuk menjaga hal yang tidak diinginkan terjadi kamipun ikut masuk ke dalam rumah tua itu namun dengan Ren, Lina, Lisa, dan Kana tetap berjaga diluar rumah agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan saat kami masuk kedalam rumah tersebut.

__ADS_1


Next-


__ADS_2