GUARDIAN OF DESTINY

GUARDIAN OF DESTINY
KAPAL PERANG


__ADS_3

Perintah dari ketua saat dia masih sadarkan diri adalah menyuruhku untuk mengalahkan para sampah itu, aku menerima perintah itu dengan kondisi marah seakan ingin membunuh mereka semua dengan seketika. Melihat benda besar layaknya sebuah kapal berjalan ini membuatku muak ditambah lagi dengan para phantom beserta pemimpin mereka yang akan ingin membunuhku membuatku sangatlah marah dan ingin sekali mengancurkan mereka.


Aku dengan kondisi yang sangat marah saat itupun berkonsentrasi untuk mengeluarkan kekuatan terhebatku untuk mengalahkan mereka semua, pangkatku yang kini disebut sebagai KING kini membuatku bergetar akan besarnya nanti kekuatan milikku ini. Aku akan berusaha mengendalikannya dan kemarahan ini akan aku lampiaskan kepada mereka semua.


Melihat semua ini dengan kondisi seluruh pasukkan pemburu phantom yang terkapar dan akan termakan oleh para phantom itu membuatku bingung untuk menyerang dari arah mana tapi, hal pertama dalam sebuah penyerangan yang hebat adalah mengalahkan pemimpinnya terlebih dahulu. Pimpinan para phantom itu adalah si Raja kembar yang sedang menaiki benda besar di depanku ini, aku harus membuatnya keluar dengan cara apapun itu.


"TEKNIK HENING KE 12 [PELINDUNG MANUSIA]"


Hal pertama yang harus aku lakukan adalah melindungi mereka yang terkapar lemas ditanah dengan membuat semacam pelindung yang aku buat untuk melindungi tubuh mereka, semua hal yang saya rasa sudah cukup untuk melindungi mereka semua agar serangan hebatku nanti tidak terkena oleh mereka.


"Haloo… Kei!, apa kabarmu?"


"Seharusnya kau tidak mengatakan itu dasar sampah!"

__ADS_1


"Ya memang aku tidak boleh mengatakan itu ke mantan Raja tapi kami berdua disini dengan seluruh pasukkan kami dan kau hanya seorang diri, apakah kamu bisa untuk mengalahkan kami.. hahhahahaha…"


"Aku akan mengalahkan kalian!"


"Lihat dirimu itu kau sangatlah ketakutan bukan.. hahahaha…"


"Sudah berhenti kakak.. kita disini untuk mengalahkannya bukan?"


"Ya kau benar adikku kini kita mulai saja ya.. Kei!!!"


"Kei mau kemana kau!!"


Mereka mengejarku dan kini aku terkepung oleh banyak sekali phantom di sekelilingku, jalan satu-satunya adalah aku harus melawannya dan akan menyelamatkan kota ini dari kehancuran.

__ADS_1


"TEKNIK HENING KE 9 [KABUT ICE]"


Aku mencoba untuk membuat kabut dan memperpendek jarak penglihatan mereka, kini aku akan mulai bergerak untuk menyerang mereka semua tapi yang aku serang terlebih dahulu adalah kapal besar itu untuk mengeluarkan pimpinan mereka.


"Apa ini, sangat luar biasa disana sini ada kabut"


"TEKNIK HENING KE 10 [METEOR ICE]"


Aku mengeluarkan meteor tepat mengenai atas benda besar itu dan membuat benda itu terjatuh, kini tidak ada tompangan baginya karena aku sudah rekatkan benda itu ketanah dengan ice yang bagaimana terjadinya ice ini mirip seperti sebuah kristal.


Aku masuk ke dalam kapal itu dan nampaknya hanya ada phantom di dalamnya dan aku harus menghabisinya dan menghindari dari para phantom itu, phantom di dalan ini sangatlah kut dan lebih kuat dibandingkan para phantom yang sering berkeliaran.


Tapi aku bisa mengalahkan mereka dengan kekuatanku dan ambisiku untuk menyelamatkan kotaku ini, mengingat bahwa ketua dan lainnya sedang terluka beserta Mai dan juga Lucy sedang menonton hal ini membuatku lebih lagi bergejolak amarahnya. Dan akhirnya aku bisa melewati para phantom itu lalu aku berhasil sampai di ruang inti kapal yaitu ruang mereka berdua ada di dalamnya, aku membuka pintu tersebut dan saat aku melihatnya ditempat itu tidak ada satu makhlukpun didalamnya.

__ADS_1


Lalu saat aku melihat keluar dari balik jendela kapal yang aku lihat ini adalah sebuah bencana karena aku melihat si raja kembar itu ada di luar kapal dengan membawa makhluk yang amat besar dari dalam tanah seakan makhluk itu mengarah kepadaku dan tiba-tiba saja kapal ini berbunyi seperti layaknya bom yang akan meledak. Bunyi itu semakin keras dan membuatku sangatlah waspada dibuatnya dan kini yang aku hanya bisa lakukan adalah keluar dari benda ini, aku berlari menuju pintu keluar tapi saat itu ledakanpun terjadi.


__ADS_2