
Asta 20:08
“menangis lah , karena menangis bukan suatu kejahatan “ ujar
asta pada dirinya sendiri agar tak merasa bersalah .
“haaaakksssss …. Kenapa semua orang yang bersamaku , harus di mulai dengan tangisan ya tuhan . teriak asta tak terbendung tak terbendung menahan sesak .
“apa kali ini ia akan pergi juga . huaaakssss . jerit asta dengan teriakan kesal
“kenapa kau pergi regina ? kenapa kau meninggalkan luka sedalam ini . ucap asta terisak .
“aku tak mau , di pertemukan oleh pendidikan lalu di pisahkan oleh masa depan sialan ini . ujar asta menahan sesak .
“regiana besok aku akan menikah , masih wajarkan aku menantikan kamu hidup . ucap asta tak yakin .
“ kali ini aku berharap ia tak sepertimu yang meninggalkan luka haks haks haks . ringis asta .
“kurasa bulan tertawa melihat mu menangis . ujar ariel tiba tiba .
“kau benar , bulan tertawa melihat lelaki bodoh yang
menangis akan cinta yang tak pernah menemui titik terang ini . ujar asta sambil menatap bulan .
“besok hari pernikahan sahabat ku , harus nya aku menemanimu berbahagia, bukanya dengan air mata , ujar ariel duduk di samping asta .
“cukup aku saja yang , bermata panda besok . aku takut kalau kau ikut nanti bakal boking rumah sakita untuk oprasi mata . ujar asta bercanda
“apakah dia akan datang . tanya ariel berharap jawaban .
“kurasa tidak , dia sangat membenciku , sampai sekarang , kau sendiri tahu itu . ucap asta mengacak acak rambut ariel .
“aku harap kau bahagia , dapatkan cinta yang sesungguhnya . ujar ariel tersenyum .
“kenapa kau datang . tanya asta menatap ariel .
“aku takut kau bunuh diri . ujar ariel bercanda .
“kau kapan menyusulku . ujar asta kembali menatap bulan
“kalau sudah ada , kau orang pertama yang ku beri tahu .
__ADS_1
ujar ariel menatap asta
Malam yang di terangi cahaya bulan membuat kedua sahabat itu
duduk berdampingan layaknya pasangan , namun sejak pertemanan mereka hampir 10
tahun lamanya , tak ada perasaan apapun tumbuh melebihi rasa seorang sababat ,
apakah mereka akan berkumpul seperti 10 tahun lalu ?
Senin 08 : 15
“saya terima nikah dan kawinya qiangty setyomala binti setyo
mala dengan seperangkat alat sholat dibayar tunai . ucapan ijab Kabul yang
lancar terucap dari bibir asta dengan sekali tarikan nafas .
Semua orang tersenyum senang sementara qiang yang mendengar
itu hanya diam dan biasa saja . acara yang di hadiri hanya sesama kolega mereka
berjumblah 50 orang , membuat tamu tamu memuji kecantikan qiang yang begitu
Dan ariel satu satunya sahabat asta yang bisa datang di
pernikahan itu, memberikan ucapan syukur dan langsung memeluk asta tanpa peduli
pada qiang yang berstatus istri yang berada di samping asta saat ini .
“ta , baru semalam kita bicara tentang hari ini , gak terasa
udah terjadi aja . ujar ariel memeluk erat asta .
“aku juga gak bakalan nangis , bersama lu lagi . ujar asta
memebalas pelukan ariel .
Sementara qiang yang melihat dengan tatapan tajam kearah
mereka berdua .
__ADS_1
“emm riel , kenalin ini qiang . ujar asta memperkenalkan .
“duhh cabi bangett gak sih . ujar ariel gemas
“hmptt ia nenek sihir . gumam qiang tersenyum paksa .
“cieeehh, yang udah mau unboxing , mau gue kasih saran gak .
gimana posisi yang baik . tawar ariel bercanda .
“heh apaan sihh. Udah udah sana , tamu yang lain masih mau
salaman juga . ujar asta menyuruh ariel pergi .
sementara qiang yang menatap mereka dengan tatapan muak .
“sahabatan tahu batas gak sih “ gumam qiang dengan tatapan kesal .
mahkota acaranya telah usai , dan para tamu undangan sudah
berkurang , kini hanya tinggal orang rumah yang berada di hotel milik cian
group .
“ kamu mau nginap di hotel aja . tawar asta pada qiang .
“gak aku mau langsung pulang . ujar qiang galak .
“kalo masih mau di hotel , gak perlu ajak aku pak . ucap
qiang menelfon sopirnya .
Saat akan berbicara , tiba tiba asta meraih ponsel qiang
dengan paksa .
“ok , kita pulang , ujar asta sesudah menghembuskan nafasnya
dengan kasar .
“kerumahku , ucap qiang dengan judes .
__ADS_1
“ia , jawab asta singkat