Guruku Suami Romantis 2

Guruku Suami Romantis 2
merasa tenang


__ADS_3

“joy ada benarnya , sebaiknya kamu lakukan sesuatu jangan sampai merasa terpaksa . kamu punya hak bahagia . ujar asta dengan tenang . ingin rasanya ia memegang qiang namun ia sadar kalau qiang tak mau di sentuh oleh dirinya .


“terima kasih dan maaf , sudah memaksa mu menjadi ratuku selama seharian ini .  ucap asta menahan tangan nya untuk tidak memeluk qiang .


Mendengar ucapan asta membuat qiang semakin terisak , ia sendiri tak tahu apa alasan yang pasti hingga ia bertahan agar tak membiarkan asta keluar dari kamarnya .


“boleh buka pintunya “ tanya asta pada qiang yang masih menangis di depan pintu .


Tak ada jawaban dari bibir qiang , membuat asta mengangkat tangannya untuk menarik qiang . saat itu qiang yang langsung menghindar jauh dari asta .  perlakuan qiang membuat asta mematung , karena ia sudah tahu kalau qiang tak mau di sentuh namun ia masih saja berharap .


“aku pastikan , nanti kamu bakal nerima surat cerainya . ujar asta termenung sejenak .


Usia bicara asta , langsung memutar gagang pintu , namun pintunya tak bisa terbuka sama sekali . saat asta berbalik qiang sudah berada


jauh di balkon kamar .


“qi plisss , jangan buat aku berubah pikiran . ujar asta meminta kunci kamar pada qiang .


“itu rencana ku . ujar qiang memegang kunci yang di arahkan ke luar balkon kamarnya. Seolah olah ingin menjatuhkan kunci itu .


Ucapan asta , membuat qiang yakin kalau triknya bakal berhasil. ia pun mencoba menaiki pagar hiasan balkon besi namun dengan tiang tiang yang kecil .


“qiang , kamu jangan nekat , kalau kamu jatuh dengan ketigian 15 meter ini kamu gak bakal mati , yang ada kamu patah tulang kalau


berat badan kamu di bawah 50 . ujar asta khawatir namun mencoba tenang.


“kalau gitu bapak harus setuju dulu . tawar qiang mencoba naik lebih tinggi .

__ADS_1


“ok kita bicara baik baik . ucap asta setuju .


asta pun melangkah mendekat kearah qiang dengan perlahan lahan .


qiang yang tak sadar , terus mencoba memanjat lebih tinggi  hingga ia sendiri kesulitan untuk menyeimbangkan dirinya . untungnya asta memberikan tangannya pada qiang .


“ayok turun . ajak asta menatap qiang .


“tapi bapak janji yah jangan pergi . ujar qiang memberikan dirinya masuk kedalam pelukan asta .


“kamu kenapa nekat banget sih , itu lumayan tinggi lho .ucap asta melihat ke bawah .


Tawar menawar pun terjadi di antara asta dan qiang di dalam kamar . sudah hampir 5 jam mereka di dalam kamar tanpa ada yang  keluar karena qiang menjatuhkan kunci kamar di bawah balkon .


“syarat dari aku , emmm ‘sambil berfikir ‘ aku pikir pikir dulu deh . ujar qiang cemberut .


“pak aku benar benar minta maaf yah , ucapan ku yang tadi jangan di masukin ke hati boleh gak . tawar qiang


“ia , ucap asta pelan dengan senyuman .


cukup lama mereka saling diam hanya dengan saling menatap malu malu .sampai mulut qiang gatal jika tak bicara .


“ em aku boleh tanya gak pa . ujar qiang segan


“boleh , ucap asta menatap qiang penuh tanda tanya


“bapak kenapa mau di jodohkan dengan saya . ucap qiang ingin tahu

__ADS_1


“saya rasa mama mu sudah memberi tahukan kamu . ucap asta yakin


Mendengar ucapan asta membuat qiang ingat dengan ucap mama nya tempo hari yang mengatakan kalau mereka di jodohkan Karena masalah keuangan


.


“kalau masih ada yang ingin di tanyakan , kamu boleh tanya saya lagi . ujar asta lagi


“gak ada . jawa qiang jutek


Tak lama perut qiang berbunyi karena lapar . dan itu membuat asta segera bertindak


“kamu gak ada kunci serep . tanya asta memeriksa laci nakas qiang


“mamah …………………. Teriak qiang di pintu kamar


 Mendengar qiang berteriak , asta segera berlari menghampiri qiang di depan pintu


“hey kamu bisa gak teriaknya lebih pelan dikit . ucap asta menempelkan jari telunjuknya di bibir


karena takut membuat qiang gugup apalagi asta yang mendekatinya dengan wajah tampannya


“mamah pintunya bukaaaaaa . teriak qiang semakin kuat


 Namun asta segera menutup mulut qiang karena teriakan qiang yang terdengar seperti, yah kalian tahu sendiri lah .


“kalau kamu gak bisa diam, aku cium yah . bisik asta di telinga qiang .

__ADS_1


__ADS_2