Guruku Suami Romantis 2

Guruku Suami Romantis 2
over size


__ADS_3

Saat di perjalanan qiang mengingat janji asta yang mengatakankalau ia akan menemani nya membeli pakaian SMA yang baru . namun ia merasa rugi jika harus membeli pakaian baru karena mereka sekolah tinggal 8 bulan lagi


“mas jadi mau temani aku beli baju  ‘. Tanya qiang melihat asta


“jadi ko ! emang mau pergi sekarang dengan baju sekolah gini ? balik asta bertanya


“menurut aku sih mendingan  gak usah deh mas , soalnya rugi ‘ aku kan tinggal 8 bulan di sekolah ! sayang aja sama baju  nya ? pikir qiang mengutarakan nya


Ucapan qiang membuat asta menghentikan mobilnya seketika ‘ di lihatnya kembali baju qiang yang memang sudah sempit hingga baju sekolahnya terlihat seperti membungkus nya .


“ganti aja yah ‘. ucap asta karena rishi melihat pakaianyang ketat di badan qiang


“emang badan aku besar banget yah mas’. Tanya qiang dengan tatapan kesal


“gak ko ‘ baju kamu aja yang kekecilan ‘. Ujar asta mulai memacu mobilnya kembali dengan mengembangkan senyumnya pada Qiang


“tuh kan , badan aku pasti naik benget yah ‘. Kekeh qiang berucap


“badan kamu mau besar mau enggak ' gak bakal merubah rasa cinta ku sama kamu ‘. Ucap asta dengan tegas


“mas marah ‘. Tanya qiang mulai berkaca kaca


“mas gak mungkin bisa marah sama gadis yang menggemaskan ini . ujar asta memegang tangan qiang dengan mengusap usapkan nya


“sekarang kamu jangan sedih , ini yang jahit baju kayaknya pelit  kain deh ‘. Ucap asta seolah olah memarahi kain baju sekolah qiang


“haahahha . mas kenapa marahin baju sih . ujar qiang mulai tertawa melihat tingkah asta


“mas marahin soalnya dia udah buat istri ku menangis ‘. Ucap asta dengan suara yang di buat buat


Dan qiang pun tertawa geli melihat tingkah asta yang bersuara seperti anak kecil . ia tak lagi sedih dan mereka berdua menuju ke


sebuah pusat perbelanjaan di kota itu .


Saat sampai di tempat parkiran qiang terlihat ragu untuk berbelanja dengan asta , di tambah lagi ia masih menggunakan pakaian sekolah

__ADS_1


“ayok turun ‘. Ucap asta membuka sid bell yang melilit tubuh nya


“gak ah mas , nanti apa kata orang ‘ di kiranya aku simpanan om om lagi ‘. Ucap Qiang dengan wajah cemberut


“pakai sweter mas mau ? tawar asta pada Qiang


Dengan senang hati Qiang menerimanya , sebelum memakainya qiang menghirup aroma wangi dari sweter yang ia kenakan .


“ini habis mas pakai yah ‘. Tanya qiang saat mereka berjalan masuk ke lantai atas


“kenapa ? bau yah ! tanya asta curiga


“gak ko mas , malah harum gini ‘ aku suka wangi nya ‘. Ucap qiang dengan senang


Saat mereka menuju lantai tempat pakaian sekolah terlihat beberapa orang masuk , dan qiang yang sebelum nya banyak bicara langsung terdiam . namun asta dengan antusias ia memegang erat tangan qiang dan menarik tubuhnya untuk lebih dekat padanya .


Sampai lift itu berhenti membawa mereka sampai di tempat tujuan .


sampai pintu lift itu terbuka Qiang tidak terburu buru , ia seperti penyelidik yang melihat keadaan berharap tak ada anak dari sekolah nya berada di sana .


"aku mau masti in mas , kalau gak ada anak sekolahan aku yg belanja di sini . ujar qiang dengan wajah serius


"gak bakal ada ko . kalau pun ada bilang aja aku suami kamu '. ucap asta bercanda tegas


wajah Qiang cemberut karena ucapan asta hingga mereka berdua tetap jadi membeli walaupun Qiang agak kesal


“mas aku pilih nya yang agak besaran apa gak ‘. Tanya qiang meminta pendapat


“yang longgar dek . ujar asta tegas


“yah nanti aku bakal kelihatan tenggelam ‘. Ucap qiang cemberut


“pilih nya yang over size yah . pinta asta tegas


“mana mungkin aku membiarkan wanita ku menjadi santapan mata lelaki lain ‘. Gumam asta merasa menang dalam hatinya

__ADS_1


“kalau aku makainya jelek awas aja ‘. Ucap qiang dengan wajah sedikit kesal


“bakal bagus ko , percaya deh ‘. Ucap asta yakin


Setelah selesai membayar qiang dan asta pergi mencari tempat makan untuk mengisi perut mereka namun saat di perjalanan asta mendapat telfon dari mama nya


Saat ponsel bergetar qiang dengan spontan melirik asta yang akan berbicara .


“mamah……………. Mamah ko ‘. Ujar asta dengan gerakan mulut tanpa suara


“mamah nyuruh kita kerumahnya ‘ kamu ikutan yah ‘. Tawar asta


“baiklah mas ‘. Ucap qiang dengan wajah di paksa senyum


“qi , aku boleh bilang sesuatu gak sama kamu ‘. Tanya asta dengan sedikit melirik qiang


“apa mas '. tanya qiang penasaran


" nanti kamu manggil mama juga yah ke mama ku . ucap asta tersenyum pada qiang


"mas maaf yah soal panggilan bapak waktu itu '. ucap Qiang menyesal


"gak ada masalah ko . aku cuman minta supaya kamu gak terlihat aneh '. ujar asta menggenggam tangan Qiang dengan di tambah sapuan lembut


"aku tahu ko mas '. ucap Qiang dengan membalas genggaman tangan asta


"kamu gugup '. tanya Asta karena tangan Qiang mulai dingin


"gak ko mas . ini udah biasa terjadi . ucap Qiang mulai tergagap


melihat Qiang yang gugup Asta tak melepaskan genggaman nya dari tangan Qiang . sampai saat akan sampai Asta membantu Qiang untuk tetap bersikap biasa saja .


pesan author


guys aku mohon like dan comentar nya . biar author tahu kalau kalian emang suka sama cerita Qiang dan Asta .

__ADS_1


masa yang baca 700 yang like gak nyempe 20 . aku sedih banget . padahal kalau like dan comentar kan gratis


__ADS_2