
Cukup berjeda saat ia berbicara kepada ku .
“are you ok . suara yang lembut membuat ku tersadar dan segera bangun , namun kakiku terasa keram . hingga saat aku berdiri yang ada ,tak sengaja membuat ku memeluk erat tubuhnya yang perkasa itu .
"Malu ia , aku menatap wajahnya yang begitu tampan dan menatap kedua bola matanya yang kecoklatan . apakah dia malaikat kenapa begitu tampan . ya tuhan apakah aku bermimpi , kalau ada makluk se sempurna ini . ucapku dengan tak sadar masih menatap wajahnya dengan takjub .
“qiang . ucapnya sambil meibas ngibaskan tanganya di wajah ku .
saat aku tersadar dan langsung menarik diri memberi jaraj diantara kami berdua . jujur saja aku malu , tapi yang membuat aku heran kenapa laki laki ini bisa tahu kalau namaku Qiang . dari mana dia tahu ?
seketika aku langsung teringat di mana beberapa menit kebelakang , di saat masih makan bersama calon mertua ku , ingatan yang mengarah ke tante kinara saat ia menerima telfon .
Dertttt… dert…..dert…..(suara ponsel tante kinara )
”hallo sayang .kamu udah di mana ? tanya tante kinara lembut .
__ADS_1
“ok baiklah segera ke sini , gak sopan membuat calon mertuamu menunggu lebih lama lagi . ucap tante kinara menatap ku dengan tersenyum senang .
“ hah “ jangan bilang kalau laki laki yang aku tidak kenal ini adalah calon suamiku . gumamku menatap wajahnya dengan mengingat soal perjodohan .
Tiba tiba saja ada rasa yang tak biasa di dadaku , seperti kupu kupu yang berterbangan , rasa sakit hati ku kini menjadi ringan .
“hah , apa mungkin karena seorang laki laki yang berwajah tampan membuat ku , segera ingin menikah , omg Qiang jangan gilaaa , teriak ku dalam hati menggebu .
“ka ... kamu ta...hu namaku ,bagai....mana bisa . tanyaku dengan nada terbata bata .
“apa yang kamu duga itu benar , aku calon suami mu . ujar lelaki yang berparas tampan itu dengan perawakan sempurna .
“aku asta , ujar asta sambil memberikan tangan nya untuk saling bersalaman .
Cukup lama qiang melihat kearah tangan asta dengan wajah merona dan malu malu , hingga salah tingkah dengen memalingkan wajanya sambil melirik tangan asta sesekali .
__ADS_1
“duh mamah kenapa gak bilang sih kalau orangnya tuh ganteng banget , buat hati aku meleleh , jadi gimana yah , kalau aku nolak aku bakal rugi dalam hal keturunan , tapi (sambil melirik wajah asta ) kalau aku nikah dia bakal gimana yah ke aku , duh ganteng banget lagi . ( sambil menjerit diam diam )
“kalau aku terima , truss adegan lari tadi sambil nangis kek mau kiamat tuh gak ada artinya donk. Gumam qiaang dilemma .
Asta yang melihat tanganya tak di jabah , ia pun menarik tanganya . sementara qiang yang memperhatikan hal itu segera tanpa pikir panjang langsung memberikan tanganya dan berkata yang membuat asta bergidik .
“ayok menikah . ujar qiang tersenyum menyeramkan hingga membuat asta merinding ketakutan , namun
setelahnya ia langsung tersenyum gemas pada qiang .
Mereka pun segera , kembali ke tempat di mana yang lain sudah menunggu . saat kembali duduk
mereka memperhatikan qiang dengan mata yang sembab karena ia sempat menangis .
hay guesss dont foger like dan comen yah , biar tahu kalau novel ini tuh berpenghuni .jangan lupa vote juga yahh .
__ADS_1