Guruku Suami Romantis 2

Guruku Suami Romantis 2
keluarga hangat


__ADS_3

ruangan bernuansa klasik ini, tempat Qiang bersama dengan mama mertuanya saling berbincang hangat , setelah sesi perkenalan dengan keluarga dari suaminya itu. 


"Qiang ini foto-foto , dari suami kamu waktu kecil ' sambil menyerahkan dengan senyuman penuh bahagia pada Qiang


"seriusan mah " rasa tak percaya dapat melihat foto masa kecil Asta membuat Qiang penasaran


dengan buru buru qiang membukanya , terlihat qiang tertawa karena ternyata asta begitu menggemaskan sewaktu kecil hingga membuat ia tertawa .


"ihh mas Asta kok lucu gini , ucap Qiang sambil membuka lembar berikutnya


"kamu mau lihat gak  foto aib nya asta waktu kecil ' ucap mertua lelaki  yang  memberikan album foto yang lebih kecil dan sedikit kusam


'ini apa pah ' dengan wajah heran dan sedikit kaku menerima album foto


"lihat aja , entar kamu bakalan ketawa juga ' ujar  Ardi sambil  duduk di samping istrinya Kinara

__ADS_1


dan benar saja saat membuka lembar pertama Qiang langsung tertawa  tanpa memperdulikan  kedua mertuanya berada di dekatnya .


"hahhaha ngik ngik ngik ........... seriusan ini mas asta ' ya ampun . ' dengan air mata yang keluar karena tertawa


"kan dia ketawa juga ' ujar Ardi  sambil menatap istrinya


"gimana ceritanya mah . ' dengan  rasa penasaran sambil menahan ketawa


"waktu itu kan mamah punya tetangga , terus dia kayak ngebangga bangga in anaknya gitu pas lahir, soalnya cewek , yah mama kesal donk , sekalin aja asta mama dandanin kek cewek . hahahha .


gibahin tentang asta pun menjadi perbincangan hangat antara mertunya dan menantu


"kalian ini lagi gak ngegibahin aku kan ? suara asta membuat mereka seegera menatap satu dan lainya


qiang yang menahan tawa hanya bisa gelang gelang-gelang kepala menatap asta dengan maskara nya yang sedikit lentur karena di lewati oleh linangan air mata

__ADS_1


melihat itu Asta segera duduk di samping istrinya dan mengambil tisu yang ada di atas, meja lalu membersihkan lelehan maskara yang melukis di bawah mata Qiang


setelah selesai membersihkan maskara yang melukis wajah Qiang . Asta menarik diri untuk memastikan wajah Qiang sebelum ia kembali mendekatkan wajahnya pada Qiang.


"kan nambah cantinya ' sambil meniupkan sedikit bekas tisu yang menempel di wajah qiang


"mas apaan sih , ada mamah ' dengan malu malu qiang menahan rasa senang nya  namun rona di pipinya tak dapat di sembunykan


"di kamar aja yokk ' ajakan asta semakin membuat qiang menjadi malu


asta segera berdiri dan mengenggam tangan qiang  namun ia melihat album di tangan qiang dab segera mengambilnya .


wajah asta menjadi sangat merah karena melihat dirinya yang masa kecil di dandani seperti  wanita , hal itu membuat ia segera pergi .


asta yang menghindari qiang karena malu mebuat ia melirik ke arah belakang berharap qiang tidak mengikutinya , sayang nya qiang berada tepat di belakang nya dan mengejeknya .

__ADS_1


"heheh kesempatanya nih .... hehe hehe hehe  ' dengan wajah yang sedikit menyeramkan


"satu lagi yang aku tahu tentang kelemahanya , ternyata ia memiliki rasa malu yang berlebihan juga . ia memiliki hal yang membuat ia sedikit ingin bersembunyi , mungkin pertanyaa nya apakah aku menjadi ragu ? sayang nya tidak ! hal ini membuat aku semakin mengenalnya lebih jauh lagi 'ucapan lara qiang membuat ia sepeti mendapat kekuatan untuk mengejar asta  lalu mensejajarkan kecepatanya dengan asta, hingga kemudian menatap kedua bola mata yang berwarna kecoklatan itu dengan penuh senyuman bersyukur


__ADS_2