Guruku Suami Romantis 2

Guruku Suami Romantis 2
malam panjang


__ADS_3

Qiang yang masih menunggu dengan sabar agar asta memberikan pesan yang lebih detail seperti


“Kenapa cuman ngirim pesan kek gini, gak lengkap banget. ucap qiang masih menatap ponselnya berharap ada kiriman selanjutnya


“Kenapa gak bilang sih, ada di mana gitu.ucap qiang Berbicara pada ponselnya


“Kenapa gak ngasih tau lagi sama siapa sih, kenapa cuman kek gini.lanjut qiang dengan nada tak suka


Qiang memutuskan menunggu saat, tapi tak juga kunjung ada balasan hingga ia memilih melempar jauh ponselnya.dan berbaring untuk tidur, sayang nya mata nya sama sekali tak bisa terpejam karena rasa penasaran nya akan keberadaan asta.akhirnya ia kembali mengambil ponselnya yang di lemparnya tadi


Sementara asta sedikit kecewa kerena saat mengirimkan pesan pada detik yang sama qiang membukanya juga, namun tak ada belasan sama sekali padahal ia sangat sangat berharap kalau qiang menanyakan sesuatu padanya.


“Aku berharap apa sih.ucap menatap layar ponselnya


Asta yang saat itu baru dapat memberikan qiang kabar, harap harap cemas dapat balasan.


Asta sendiri menjadi bingung bagaimana kah sebenarnya perasaan qiang padanya, apakah qiang tidak terganggu dengan kehadirannya atau seperti apakah asta di hidup qiang.


Berharga kah.tanya asta pada diri sendiri


Asta yang bersandar pada dinding rumah sakit di samping ruangan mama ariel yang baru saja dipindahkan, dengan pikiran yang masih mengerah pada qiang.


Tiba tiba saja bersuara dan mengagetkan asta yang terlihat melamun

__ADS_1


Kamu mikirin apa.tanya ariel tiba tiba


“Hah.ucap asta dengan wajah gugup


“Udah pulang sana, lagian adek aku bakal datang juga ko. ucap ariel dengan wajah yang lesu dengan memaksakan tertawa


“Aku tadi lupa ngabarin dia waktu mau ke sini.ucap asta tersenyum


“Ya ampun, awas lu tidur di sofa tau rasa entar.sana udah, pulang aja.ucap ariel dengan mendorong asta untuk pulang


Asta pun berpamitan ariel dan segera pulang, perjalanan asta benar-benar terfikir qiang yang benar-benar tak membalasnya, walaupun sedikit kecewa tapi asta akan tetap membuat qiang menanggapinya.di perjalanan pulang sebagai membeli bunga untuk qiang yang berwarna merah dengan beberapa buah coklat, karena waktu sudah tengah malam


jadi hanya sedikit yang buka


Di dalam kamar qiang masih belum terlelap karena masih bimbang ia sendiri bingung, ingin tanya tapi takut nanti ia di bilang istri yang bawel.


“Salah gak sih kalau aku nanya.gumam qiang dengan mata mulai berkaca kaca


Entah kenapa air mata qiang pun meluncur deras karena ia bingung dengan status pernikahan mereka yang hampir jalan minggu ke dua namun tak ada kemajuan dalam tali kasih cinta mereka.


“Hiks hiks hiks, sakit tau gak sih di giniin.teriak qiang dari dalam kamar


Dan istirahat ………………………… ..

__ADS_1


“Bapak.ucap qiang terkejut melihat kearah pintu di mana asta baru saja buka pintu dengan seikat bunga dan coklat


“Belum tidur.ucap asta masuk dan menutup pintu


“Berhenti, berhenti, berhenti.ucap qiang yang seketika mengehentikan asta berjalan


“Bapak dari mana.tanya qiang tiba tiba


“Bapak keluar kenapa gak ngasih tahu qia.cerca qiang


“Qia mau tahu gimana sih bapak ngengep qia dalam hidup bapak .tanya qiang dengan nada butuh jawaban


“Bapak kayak gini buat aku gak nyaman, bapak abis dari mana sih, tanya qiang dengan tangis kesal


Dan tiba tiba saja qiang sadar, dengan pertanyaan yang ia lontarkan hingga ia malu sendiri setelah menyadarinya.segera qiang masuk ke dalam selimut saat ia sadar kalau barusan ia tidak sedang berkhayal.


Sesaat asta memantung melihat reaksi qiang yang menyerganya dengan beberapa pertanyaan membuat ia mengembangkan senyumnya dengan manis akan sikap qiang yang di anggap asta menggemaskan.


Melihat qiang yang masuk selimut di bawah selimut membuat asta mendekatinya.


“Aku suka cara kamu memperhatikan, cara kamu marah.seperti tadi kamu sangat menggemaskan.ucap asta tersenyum senang


Cukup lama asta menunggu jawaban qiang yang lembut di balik selimut

__ADS_1


“Bapak serius.ucap qiang tiba tiba


“Tadi aku fikir kamu gak bakal peduli, makanya aku sogok pakai bunga dan coklat.ucap asta melihat bunga yang di genggam nya


__ADS_2