
" pak jangan di tutup pak !"
Keyra berhasil sampai di sekolah tepat waktu , sedikit terlambat sebenarnya karena satpam sudah mau menutup gerbang sekolah.
" non keyra ? Kok tumben naik bus non ?"
Bukan tanpa alasan keterkejutan satpam sekolah , keyra anak kepala sekolah sekaligus anak konglomerat itu biasanya akan pamer mobil yang berbeda-beda dalam seminggu.
tapi kali ini sungguh di luar nalar , ia melihat keyra turun dari bus dengan penampilan yang sangat berantakan ,mungkin saking panasnya dan berdesak-desakan dengan penumpang lainnya,sungguh pemandangan yang sangat langka.
" iya nih pak lagi pengen aja naik bus "
Kilah keyra lalu meninggalkan satpam itu sebelum ia kembali ditanyai yang macam-macam.
kejadian seperti ini akan di rasakannya selama satu bulan karena ini adalah bentuk hukuman dari papanya , semua fasilitas nya di sita oleh papanya selama sebulan.
Ia tak berani memprotes tindakan papanya setelah mengetahui betapa mengerikannya papanya jika marah .
Lebih baik ia berangkat naik bus setiap hari dari pada harus melihat muka papanya seperti semalam , lebih menakutkan dari hantu.
papanya juga memberikan penawaran,jika ia berhasil berteman baik dengan Vania , maka semua fasilitas nya akan balik meskipun belum satu bulan.
Pokoknya gue harus berhasil menjadi teman baik Vania , gak bisa gue kalau naik bus setiap hari , apa lagi semua ATM dan debit gua di blokir papa ,bagaimana gue mau memperlihatkan kekayaan gue pada anak-anak.
" key ,Lo kok berantakan banget sih ?!"
Keyra menghembuskan nafas nya kuat-kuat,bagaimana ia menjelaskan pada ria dan andin ya tentang apa yang menimpanya .
akhirnya ria dan Andin dapat bertanya langsung pada keyra perihal penampilan nya yang sangat berbanding balik dengan penampilan keyra selama ini setelah pelajaran matematika telah usai .
Kini suasana kelas sangat riuh karena lagi pergantian jam pelajaran dan guru yang mengisi pelajaran selanjutnya juga belum menunjukkan batang hidungnya.
" iuuu mana elo bau banget lagi ,elo kenapa sih ? Biasanya juga perfect penampilan Lo "
Keyra mencium kedua keteknya ,wangi kok cuma agak bercampur aja sama keringat orang-orang yang ada di bus.
" kalian itu bawel banget sih ? Bukannya bantuin gue juga "
Keyra terpikirkan satu ide , ia berniat mengerjai teman-temannya.
" emang elo kenapa si , tumben-tumbenan berantakan banget "
Keyra mengerucutkan bibirnya seraya merapikan rambutnya yang sangat berantakan, wajar sih ia begitu berantakan,karena Sekarang kali pertamanya ia naik bus .
hawa dan suasana bus yang sangat berbanding Balik dengan kebiasaannya sungguh membuatnya pusing dan kena mental.
Sebenarnya ia sangat sebal dengan papanya yang dengan teganya memberikan hukuman padanya seberat ini , tapi mau bagaimana lagi dari pada ia diungsikan ke kampung mbok Iyah , sang pembantu yang mengabdi selama puluhan tahun pada keluarganya.
" gue naik bus "
Tandas keyra membuat ria dan andin begitu terkejut.
__ADS_1
" hahahaha bisa aja lu key ,mana mungkin coba seorang keyra naik bus "
Ria mencoba menutupi keterkejutan dengan tawa yang dibuat-buat.
" gue serius , apa gue terlihat bercanda "
Ria menggaruk kepalanya yang tidak gatal .
" apa mobil Lo mogok key ,makanya Lo naik bus , kenapa Lo nggak telfon gue atau ria biar kita bisa nyamperin Lo "
Andin mengerutkan kening nya saat asumsinya di bantah dengan gelengan kepala oleh keyra.
" perusahaan bokap gue bangkrut, dan seluruh harta bokap termasuk semua mobil di sita oleh bank "
" Apaaaaa ???!!!"
Keyra sedikit terhibur dengan keterkejutan teman-temannya,namun rasa terhibur itu tak bertahan lama saat ia melihat respon teman-temannya.
" jadi Lo sekarang udah miskin key ? Udah jadi gembel ?"
ria mencecar keyra dengan pertanyaan yang terdengar seperti sebuah ejekan ,entah ada masalah apa ria dengan nya ,selama ini ia tampak begitu peduli dengan keyra .
" kok elo gitu sih ngomongnya , bukannya bantuin sahabatnya yang lagi kesusahan "
Belum sempat mereka melanjutkan percakapan , guru yang mengajar pelajaran selanjutnya memasuki kelas sehingga dengan terpaksa ria dan Andin kembali ke tempat duduknya masing-masing.
meskipun keyra sedikit kepikiran dengan tanggapan teman-temannya yang berbanding balik dengan apa yang ia harapkan.
" eh kalian kemana sih gua cariin juga "
Keyra merangkul pundak ria dan Andin ,namun di luar dugaan mereka serentak melepaskan tangan nya dari pundak mereka.
" jangan sentuh-sentuh dong "
Andin mengusap pundaknya bekas rangkulan keyra ,namun keyra masih berfikir positif ia mengira teman-temannya sedang membercandainya.
" kalian kenapa sih ? beliin gue makanan dong laper nih,tapi pake uang kalian dulu ya , gantian sekali-kali Kalian traktir gue ,kan selama ini gue selalu traktir kalian "
Namun respon Andin dan ria sangat berbeda dari perkiraan nya , biasanya mereka dengan patuh dan sigap menuruti perintah keyra bahkan tak jarang mereka berebut untuk melayani keyra.
kini mereka dengan lantang nya menolak perintah keyra ,bahkan mereka terkesan merendahkan keyra , seseorang yang mereka layani selama ini bak seorang ratu .
" Lo jangan pernah suruh suruh kita lagi ya , emang kita pembantu Lo !"
Namun keyra masih mengira teman-temannya membercandainya.
" kalian kenapa sih ?"
ria menyeringai ia berjalan mendekati keyra lalu mendorong gadis itu ,beruntung keyra bisa menjaga keseimbangan tubuhnya.
" Lo nggak usah sok kaya deh ,nggak usah sok menjadi ratu dan menyuruh kita seenak jidat Lo , Lo nggak sadar diri ? Sekarang tuh elo miskin ! Jadi jangan sok jadi orang kaya lagi ya !"
__ADS_1
keyra mengepalkan tangannya,tak di sangka nya rencana mengerjai teman-temannya ternyata dapat memperlihatkan sifat asli mereka yang selama ini selalu berada disisinya.
Mereka yang selalu pasang badan untuk nya,siap melayaninya dan mereka yang menjelma menjadi sahabatnya selama ini ternyata hanya gimmick saja.
Mereka mendekati nya karena ia kaya ,padahal selama ini meskipun ia terkesan membuat mereka seperti babu tapi ia sangat royal pada kedua temannya itu .
apa yang ia makan teman-temannya juga makan ,Tak jarang ia membelikan kedua temannya barang branded.
" kok elo ngomong gitu RI , elo nggak inget selama ini gue udah baik banget sama Lo?"
Ria tersenyum mengejek.
" oh iya ? Itu menurut Lo ya , tapi menurut kita terlebih lagi gue ,gue merasa kalau gue ini babu lo tau nggak ?! Lo seenaknya nyuruh-nyuruh kita ,kayak kita ini bukan temen Lo ,tapi kacung Lo !"
perdebatan mereka berhasil menjadi pusat perhatian siswa-siswi yang kebetulan ada di dekat mereka, mereka tampak berbisik-bisik membahas apa yang mereka lihat.
bagi mereka ini adalah tontonan yang sangat menarik , karena dua orang yang sangat tunduk pada ratu sekolah sekarang kompak memberontak pada ratunya.
" Lo kok gitu sih ? Gue pikir kalian sahabat gue ,tapi ketika gue terpuruk kalian malah menjelma menjadi musuh gue "
" cukup ya key,siapa yang Lo sebut sahabat ,apa ada sahabat yang nyuruh sahabatnya ngerjain pr Lo , nyuruh kita bawain tas Lo "
Andin tersenyum kecut.
" apa ada sahabat yang selalu nyuruh-nyuruh sahabatnya seperti seorang pembantu ,apa ada sahabat yang selalu memaki-maki sahabatnya,kita bukan sahabat Lo key,tapi kita kacung !"
Keyra terdiam , jadi selama ini seperti itu tanggapan teman-temannya tentang dirinya,ia pikir selama ini mereka sudah memahami nya ,sifat nya yang kekanak-kanakan,sifat nya yang so kaya ,sifatnya yang sok seperti selebriti,ia kira mereka memahaminya.
Tapi ternyata ia salah ,mereka terus bertahan dengan ketidak nyamanan mereka atas dirinya karena ia kaya.
" oh jadi gitu ,oke sorry and thank you karena selama ini kalian mau jadi kacung gue "
Keyra beranjak meninggalkan ria dan Andin namun ia berhenti karena ria menahan tangannya lalu melayang kan tangannya hendak menampar keyra.
Keyra yang belum ada persiapan apapun memejamkan matanya kuat-kuat, menyerahkan pipi mulusnya untuk di tampar ria.
" kalian jangan sok preman ya , ini sekolah bukan pasar !"
Keyra tertegun melihat Vania sudah berada disisinya,menahan tangan ria lalu menghempaskan nya dengan kasar.
" oh Lo mau jadi sok pahlawan,nggak inget Lo tindakan dia yang udah mengintimidasi Lo , amnesia Lo ?"
Hardik Andin membuat nya tersenyum sinis.
" gue udah bilang ini sekolah , jadi kalau kalian mau bertindak sok jagoan jangan di sini , itu sangat menjijikkan"
Ria dan Andi mengepalkan tangannya .
" Lo berani-beraninya ikut campur ya , jangan sampai Lo menyesal karena udah berani berurusan dengan kita "
Vania menggidigkan bahunya acuh , ia tampil seperti orang yang tak mengenal takut ,padahal jauh di dalam lubuk hatinya ia ketakutan karena ia tau mereka telah memegang kartu as nya.
__ADS_1
...******...