
ini udah update ya...
Al udah tepati janji sama yang minta update lagi okeππ
jadi mohon dukungan dari para reader semua yang setia menunggu cerita dari Alππ
happy reading bebs πππ
π₯π₯π₯
Arumi berdiri di luar pintu kamar,ia menyenderkan tubuhnya ke dinding melipat kedua tangannya di depan dada, terlihat wajah Arumi masih merah padam antara menahan marah dan malu.
Disaat Lionel ingin keluar dari kamar,Arumi dengan sengaja mengandung kaki Lionel.
jika tidak di tahan oleh sekretaris Rai mungkin saja Lionel sudah jatuh tersungkur.
Sekretaris Rai langsung saja menampar pipi Arumi.
tapi tidak jadi karena tangannya dicekal oleh Lionel.
"astaga maaf kan saya tuan,saya tidak tahu jika anda ingin keluar dari kamar.saya tadi berniat ingin memanggil bapak dan sekretaris Rai"ujar Arumi dengan akting nya.mata Arumi berkaca-kaca seperti ingin menangis.
"saya mohon tuan maaf kan saya"ucap Arumi menunduk dengan suara memelas duduk berlutut di hadapan Lionel.tubuh Arumi bergetar seperti menangis terisak.padahal...hal yang sebenarnya terjadi adalah tubuh Arumi bergetar karena kesusahan untuk menahan tawa nya.
Lionel tahu bahwa Arumi sengaja mengandung kaki nya,agar ia terjatuh.dia tahu bahwa gadis di depannya ini sangat tidak terima jika seluruh tubuh nya sudah dilihat oleh Lionel.
Tapi ini sangat keterlaluan menurut nya.
"berani-beraninya dia mengandung kaki ku"batin Lionel menahan emosi.
__ADS_1
Melihat Lionel yang menahan emosi sekretaris Rai ingin sekali memberikan hukuman kepada Arumi.
Sementara itu Lionel mendapatkan sebuah ide yang sangat cocok untuk Arumi.
"kamu memang sangat kurang ajar! saya ingin sekali menghukum kamu sekarang juga!tapi..."Lionel berhenti sejenak.
"sudah! nanti kita terlambat,ayo berangkat sekarang.hukuman nya akan saya berikan setelah urusan kita selesai"ucap Lionel dan pergi terlebih dahulu meninggalkan Arumi dan sekretaris Rai.
Arumi berdiri berniat menyusul Lionel,tapi tidak jadi karena tangannya dicekal oleh sekretaris Rai.
"hei nona..kamu jangan bertindak macam-macam!jika tidak.."ucapan sekretaris Rai terpotong oleh Arumi.
"jika tidak apa huh!?nanti kita terlambat ayo pergi,kamu tidak lihat pak Lionel sudah pergi duluan karena takut terlambat"ucap Arumi dengan nada memerintah.
Arumi jalan terlebih dahulu meninggalkan sekretaris Rai.ingin sekali Arumi tertawa terbahak-bahak karena berhasil mengerjai Lionel.tapi ia harus menahan nya, karena jika dilihat sekretaris Rai lebih "galak" daripada Lionel,dan sekretaris Rai sekarang berada di belakang nya.jadi Arumi berusaha menahan gelak tawanya.
Seperti nya menjahili majikannya akan menjadi salah satu hobi nya nanti.
"jika aku duduk di depan...ada singa galak.dan jika aku duduk di belakang ada serigala mesum"batin Arumi.
Lionel yang melihat Arumi bingung ingin duduk di mana, akhirnya memerintahkan kepada Arumi agar duduk di sampingnya.
Dengan terpaksa Arumi duduk bersebelahan dengan Lionel.
Di sepanjang perjalanan Lionel sesekali melirik ke arah Arumi,tapi fokus nya lebih ke dada Arumi yang terlihat kecil, tidak seperti yang dilihat nya tadi ketika Arumi keluar dari kamar mandi tanpa sehelai benang pun menutupi tubuhnya.
"pantas saja jika sehari-hari "itu" terlihat kecil, ternyata dia membalutnya dengan kain lalu memakai korset"batin Lionel yang masih melirik kearah dada Arumi dengan ekor matanya.
Arumi tahu bahwa majikannya ini sesekali melirik ke arah nya.jadilah Arumi membelakangi Lionel,dia lebih memilih menghadap jendela memperhatikan jalan sambil memainkan ponselnya.
__ADS_1
"wah pak Lionel ini hebat sekali ya"gumam Arumi yang masih bisa di dengar oleh Lionel dan sekretaris Rai.
pria dewasa itu masih belum memberikan respon nya.
"bagaimana bisa pak Lionel bisa seperti itu? sangat hebat"puji Arumi.
"dan jika dilihat pak Lionel tampan juga"ucap Arumi agak terdengar nyaring.
Mendengar perkataan Arumi yang terakhir itu membuat Lionel menoleh kearah nya.dan sekretaris Rai melihat dari kaca spion depan.
Lionel menyunggingkan senyum nya,dia merasa jika memang dirinya sangat tampan dan pasti banyak wanita yang menggilainya.
Ada sedikit desiran hangat di hatinya.
"Wah bagaimana sih pak LIONEL MESSI ini bisa menggiring bola dengan begitu hebat"ucap nya lebih nyaring lagi.
mendengar hal itu garis wajah Lionel langsung berubah.sementara itu sekretaris Rai tercengang tidak percaya dengan apa yang di dengar nya dari Arumi.
wanita yang sangat berani.pikir sekretaris Rai.
"benar kan tuan,pak LIONEL MESSI ini sangat hebat menggiring bola nya"ucap Arumi penuh dengan kebanggaan,ia melihat ke arah Lionel.ingin melihat reaksi yang di berikan oleh Lionel nanti nya.
Lionel sangat kesal dengan perkataan Arumi. tapi dia tidak mungkin menunjukkan ekspresi wajah yang merasa bahwa dia agak kecewa mendengar pujian Arumi yang ternyata bukan di peruntukan bagi nya.
"kau sangat berisik sekali!aku tidak bisa konsentrasi dengan pekerjaan ku jadinya!"bentak Lionel jelas merasa kesal.
Arumi bukan nya takut dengan bentakan dari Lionel.ia malah ingin semakin tertawa melihat ekspresi kesal Lionel karena perkataan nya.dan ingin semakin menjahili majikannya ini.
tapi ini seperti nya bukan waktu yang tepat lagi untuk melanjutkan menjahili majikannya itu, karena mereka telah sampai pada tempat tujuan.
__ADS_1
π₯π₯π₯
jangan lupa tinggalkan jejak di kolom komentar like and vote oke πππ