HANYA DIA YANG KU INGIN KAN

HANYA DIA YANG KU INGIN KAN
43.Malam yang panjang


__ADS_3

dengan sigap Arumi bangun dari tidur nya.memeriksa kondisi Lionel.


"apa anda pusing?"tanya Arumi menatap Lionel khawatir.


Lionel yang melihat kekhawatiran Arumi,menarik sedikit ujung bibir nya.tidak menyangka bahwa Arumi akan sepanik ini.


"ah...saya sudah tidak apa-apa"jawab Lionel menenangkan Arumi.


"apa tuan haus?"tanya Arumi menawarkan minuman pada Lionel.


"ah...iya"jawab Lionel menerima gelas yang di tawarkan Arumi.


"hmm...tuan,saya permisi ke dapur sebentar!ingin memanaskan bubur ini! seperti nya sudah dingin!"ucap Arumi.


"tidak usah!kamu tidak perlu repot-repot!"ucap Lionel lemah melarang Arumi untuk ke dapur.


"kamu panggil kan saja Rai!"pinta Lionel.


"lagi pula saya tidak lapar"ucap Lionel lirih.


Arumi yang mendengar nya sedikit kesal.


"tuan memang merepotkan saya seperti ini!tapi lebih merepotkan lagi jika tuan tidak pernah mendengar kan seseorang!"seru Arumi lantang.


"sekretaris Rai itu juga butuh istirahat!dan tuan?apa nya yang tidak lapar?tuan itu terkena asam lambung,dan kata dokter tuan harus memakan bubur setelah bangun"ucap Arumi berapi-api dengan nada tinggi.lalu pergi meninggalkan Lionel yang masih bingung dengan keadaan.


tidak percaya pada kejadian barusan.


selain mommy nya belum pernah ada yang berani membantah nya seperti itu.apalagi dengan nada tinggi seperti itu.


tapi...bukan nya kesal atau pun marah.


Lionel justru senang melihat Arumi yang seperti ini.


membuat Lionel tersenyum senang.


sementara itu di dapur....


"aduh...Arumi!kamu kenapa jadi marah gitu sih tadi? seharusnya kamu ikuti saja perintah nya!kamu pergi ke kamar lalu tidur dan tidak perlu memanggil sekretari Rai!biar tahu rasa dia!udah jelas orang khawatir dengan nya!"gerutu Arumi sambil mengaduk aduk bubur yang di panaskan nya.


"cih!dengan sok nya dia bilang lagi pula saya tidak lapar!"ucap Arumi mengikuti gaya bicara Lionel.dengan sedikit cibiran.


saat ini Arumi sedang menyuapi Lionel.karena Lionel tidak bisa makan dengan tangan kiri.dan sedikit paksaan dari Arumi, akhirnya Lionel mau disuapi.


dengan telaten Arumi menyuap majikan nya.


menyentuh sedikit bubur dengan bibir nya,merasakan bubur masih panas? dan akan menyebabkan lidah Lionel melepuh nanti nya.


jika di bibir Arumi sudah tidak merasakan panas,malah hangat baru lah dia menyuapi Lionel.

__ADS_1


Lionel yang melihat tindakan Arumi sedikit terkejut.bukan kah ini sama saja dengan ciuman tidak langsung?


entah kenapa Lionel tidak memprotes tindakan yang dilakukan Arumi.dia malah tersenyum samar, memperhatikan Arumi yang sangat tulus mengurus nya.


bahkan Lionel melupakan rasa masakan Arumi saat ini.Lionel yang biasa nya selalu mengkritik apa pun,walau hanya sedikit kesalahan pada rasa makanan yang di nikmati nya.tapi kali ini tidak!


lidah nya seakan mati rasa setelah melihat ketelatenan Arumi dalam mengurus nya.


setelah bubur sudah habis di lahap Lionel.


Arumi mendudukkan dirinya lagi di sofa sebelum nya.memainkan ponsel nya.karena rasa kantuknya tadi sudah hilang.


Lionel yang melihat Arumi tidak kembali tidur pun bertanya heran.


"kenapa kamu tidak tidur?bukan kah kamu sekolah besok?"


Arumi meletakkan ponsel nya di atas paha nya,menatap Lionel lembut.dan manik mereka bertemu.


Arumi tersenyum manis.Lionel yang melihat nya,merasa dunia seakan berhenti berputar.


ingin terus melihat bibir itu melengkung ke atas, menampilkan senyum secerah mentari nya.


"sekretaris Rai akan mengizinkan saya tidak sekolah!dia meminta saya untuk merawat tuan! karena besok ada meeting penting!"jawab Arumi lalu memainkan lagi ponsel nya.


karena tidak tahu akan membahas apa lagi.Lionel pun memilih diam.


Arumi yang tidak sadar di perhatikan.hanya asik dengan dunia nya sendiri.


sesekali Arumi terkekeh geli,lalu tersenyum senang.memainkan ponsel nya.


Lionel yang melihat Arumi tersenyum senang melihat ponsel nya pun tidak menahan diri untuk bertanya lagi.


"kenapa kamu tertawa?"tanya Lionel.mengagetkan Arumi.


"eh...oh...ini...saya sedang menertawakan isi pesan ini"jawab Arumi.


"kamu saling membalas pesan dengan siapa?"tanya Lionel yang tidak bisa menahan diri.


Arumi tersenyum lalu...


"tuan kepo"jawab Arumi.


Lionel menatap tajam Arumi.tidak suka dengan jawaban yang diberikan nya.


"*tuan kepo? waktu itu Rai bilang bahwa kepo itu adalah sejenis makanan.jadi...apa kah dia sedang membalas pesan dengan tuan makanan?"batin Lionel masih menatap tajam Arumi.


"siapa tuan makanan itu"batin nya bertanya tanya*.


Arumi yang merasakan tatapan tajam Lionel pun,bingung.

__ADS_1


jadi lah dia memilih untuk mematikan ponsel nya,lalu menyelimuti tubuh nya hingga leher.


"tuan harus istirahat lagi!dan saya juga butuh istirahat! selamat malam tuan!"ucap Arumi.lalu menutup mata nya.berharap bisa tertidur lagi.


Lionel tidak membalas salam sebelum tidur Arumi.dia masih menatap tajam Arumi.


menikmati setiap lekuk wajah Arumi.


tanpa ada rasa bosan sedikit pun.


dan selalu saja,jika Lionel melihat Arumi.dia pasti akan selalu salah fokus.Lionel selalu fokus ke bagian wajah Arumi,yang tadi menyentuh sedikit ujung sendok bubur nya.memastikan suhu bubur.


"ah...ingin rasa nya menjadi sendok itu tadi"batin Lionel tanpa sadar.


"oh astaga... Lio!apa kamu benar-benar kurang belaian dari Gami? sehingga kamu berpikiran yang iya-iya seperti ini"batin Lionel sadar akan pikiran salah nya tadi.


"ah...salahkan dia!kenapa itu menggoda sekali!"batin nya tidak terima jika dia lah yang salah berpikir.


Lionel hanya bisa mengembangkan senyumnya,karena ketidak berdayaan nya menjangkau Arumi.


malam ini rasa nya lebih indah,walaupun Lionel sedang sakit.


Arumi yang masih belum masuk alam mimpi, bergedik ngeri melihat Lionel dari celah mata nya.


"*hiiiyyyy...ada apa dengan nya?kenapa dia tersenyum tidak jelas seperti itu?"batin Arumi berusaha tenang,agar tidak ketahuan bahwa dia sedang pura pura tidur.


"apa asam lambung bisa mengakibatkan orang menjadi gila?"batin nya bertanya tanya.


"oh tuhan... semoga aku tidak tertular kegilaan nya!"batin Arumi berdoa*.


waktu terus berputar.


Arumi dan Lionel masih dengan posisi seperti sebelumnya.


Lionel yang tiada henti nya menatap Arumi,dengan senyum yang masih mengambang.


sementara itu Arumi yang merasakan pegal yang teramat sangat,dengan posisi nya yang sedang pura pura tidur.Arumi merasakan waktu sangat lama berputar.malam yang panjang.pikir nya.


"ini melelahkan sekali"batin Arumi yang kesekian kalinya.


"hei mata!cepat lah kau tertidur!"pinta Arumi pada mata nya.


Arumi yang pegal dengan posisi nya menggerakkan tubuhnya.meliuk kan badan nya ke kanan.agar Lionel tidak bisa menatap nya lagi.


Lionel yang terkejut dengan gerakan tiba-tiba Arumi pun otomatis menutup mata nya.takut jika Arumi terbangun dan memandang nya aneh, karena dirinya menatap Arumi dengan wajah tersenyum tidak jelas.


Jangan lupa tinggalkan jejak di kolom komentar like and vote oke 😘😘😘


Terimakasih atas dukungan dari kalian semua 🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2