HANYA DIA YANG KU INGIN KAN

HANYA DIA YANG KU INGIN KAN
46.ada apa dengan ku?


__ADS_3

aku suka kamu...


aku suka kamu...


aku suka kamu...


🎢🎢🎢


ponsel Arumi masih berdering...


"*nada dering macam apa ini?kapan nada dering ponsel ku di ganti?"batin Arumi.


"hah...pasti pelaku nya bocah itu"geram Arumi.


"kenapa nada dering nya aneh sekali!tapi...kenapa itu mengingat ku akan sesuatu"batin Lionel*.


"kamu jawab dulu telpon nya! mengganggu saja!"seru Lionel.


"ehh...haha...iya tuan"ucap Arumi malu dengan dering ponsel nya yang aneh.


Arumi berjalan menuju pintu kamar, berniat untuk mengangkat telepon di luar saja.


"kamu mau kemana?di sini saja!cepat angkat telepon nya!"seru Lionel menghentikan langkah Arumi.


Arumi tidak jadi keluar kamar,ia duduk lagi di sofa.melihat nama orang yang tertera di layar ponsel.


sekretaris Rai lah yang menelpon Arumi.


"halo..."sapa Arumi.


"apa tuan sudah bangun?"


"sudah"jawab Arumi.


"apa tuan sudah sarapan?"


"eh..belum!"seru Arumi melihat Lionel yang sedang memperhatikan gerak-gerik nya.


"ini lagi mau suap tuan"ucap Arumi.


"baguslah!saya menelepon kamu hanya ingin memberitahu kan bahwa dokter Ricki akan datang memeriksa keadaan tuan"jelas Rai mengatakan tujuan nya menelepon.


"oh...baik,jadi...apa yang harus saya lakukan?"tanya Arumi.


"yang harus kamu lakukan adalah menyuruh nya pulang jika sudah selesai memeriksa tuan!"ucap Rai tegas.


"eh...oh...baik"jawab Arumi.


"rawat tuan dengan benar!"perintah Rai.


tuuuut!


Rai langsung saja mematikan sambungan telepon.


"eh..."


sementara itu...


di sisi lain...


"apa yang telah terjadi antara mereka?kenapa tuan mau saja di suapi?"gumam Rai bertanya tanya.


____


"apa itu Rai?"tanya Lionel.


"iya"jawab Arumi singkat.


Arumi beranjak dari duduk nya,membawa nampan.

__ADS_1


"tuan,saya akan memasakkan lagi bubur nya"


"kamu memang harus memasak nya lagi!apa yang akan aku makan jika kamu sudah melahap bubur nya semua"sindir Lionel.


"cih!"Arumi berdecak kesal.


"iya tuan benar sekali!saya yang salah"ucap Arumi.


"saya salah karena menghabiskan bubur yang tidak diinginkan tuan!"


"padahal lebih baik di buang saja kan?tuan kan kaya jadi tidak takut jika kehabisan makanan"


"dan saya juga salah karena sudah sembarangan lapar"seru Arumi kesal.


tapi dia mengatakan nya dengan wajah tersenyum lebar.tersenyum lebar mengejek.


Arumi langsung saja pergi dari kamar tanpa mendengar tanggapan Lionel.


"eh...kenapa dia terlihat sangat kesal?"gumam Lionel menatap kepergian Arumi.


"apa ada perkataan ku yang salah?tapi...aku benar! bagaimana aku makan jika bubur nya sudah habis?"


"ah...sudah lah wanita memang susah di mengerti"gumam Lionel.


sembari menunggu kedatangan Arumi dengan bubur baru, Lionel sangat kebosanan.


dia melihat sekeliling nya.menatap sofa yang di duduki Arumi tadi.


"eh...bukan kah itu... ponsel milik nya?"gumam Lionel.


mengingat bahwa tadi malam Arumi cekikikan bahagia memainkan ponselnya, Lionel jadi sangat penasaran.


jadilah Lionel berusaha untuk mencapai ponsel Arumi yang ada di atas sofa.


"hap... dapat!"seru Lionel setelah mendapat ponsel Arumi.


"semoga ponsel nya tidak di kunci!"batin Lionel berdoa.


"hehe... baiklah kita akan mulai mencari tahu apa yang membuat nya tersenyum saat memainkan ponselnya tadi malam"seru Lionel.


yang pertama kali di periksa Lionel adalah aplikasi chat yang ada di ponsel Arumi.


"hmm...disini tidak ada yang mencurigakan"gumam Lionel membuka galeri.


"eh...ini..."


satu jam lama nya, akhirnya Arumi kembali lagi dengan membawa bubur baru di nampan nya.gadis itu duduk lagi di sofa sebelum nya.


terlihat Lionel yang sedang menyelimuti seluruh tubuh nya dengan selimut.


"*apa dia tertidur?"batin Arumi.


"iya sih...pasti membosankan menunggu ku selama satu jam"


"tapi...tuan harus tetap sarapan!"batin Arumi hendak membangun kan Lionel*.


"tuan!bangun!"seru Arumi.


merasa di abaikan Arumi membuka selimut yang menutupi tubuh Lionel.


"loh...tuan tidak tidur ya?kenapa tidak menjawab panggilan saya?"tanya Arumi menyingkirkan selimut agar memudah kan nya mengurus Lionel.


Arumi membungkukkan badan nya,hendak menyingkirkan selimut tebal yang menutupi tubuh majikan nya.


tapi....


grep!


Lionel tiba-tiba saja memeluk erat Arumi,membuat si empu berteriak.

__ADS_1


"AAAAAAAaaaaaa"teriak Arumi.


"eh...tuan! lepaskan saya!"pinta Arumi menggeliatkan tubuhnya, memberontak agar bisa terlepas dari pelukan Lionel.


"kamu bohong!"seru Lionel lantang.tidak melonggarkan pelukannya sedikit pun.


Arumi yang mendengar seruan Lionel terdiam sesaat.


"bohong?saya bohong apa?"teriak Arumi kembali memberontak.


"tuan lepaskan saya dulu!"pinta Arumi.


"kita bicarakan baik-baik!"ucap Arumi memohon.menatap dalam mata Lionel.mata mereka bertemu.


melihat mata Arumi, Lionel melepaskan pelukannya.


"hah!"Arumi merasakan sesak.


"katakan!"ucap Lionel yang sudah menatap Arumi tajam.


"katakan apa?"tanya Arumi masih tidak mengerti.


"katakan!kenapa kamu berbohong pada ku?"tanya Lionel meminta penjelasan.


"saya bohong apa?"tanya Arumi kesal.


"ini!"ucap Lionel memperlihatkan sebuah foto yang ada di ponsel Arumi.


"eh... ponsel ku"teriak Arumi hendak mengambil ponsel nya.


"jawab!kenapa kamu berbohong!"teriak Lionel tidak sabar.


"hah!tuan kenapa sih? tolong katakan dengan jelas!"pinta Arumi.


"tiga hari yang lalu kamu meminta izin untuk mengikuti acara piknik adik mu!lalu apa ini?kamu malah bersenang senang dengan laki laki lain!"seru Lionel geram.tangan nya meremas ponsel Arumi.ingin sekali Lionel melemparkan ponsel itu hingga pecah.


"apa hak tuan ingin mengetahui hali ini?tuan tidak perlu mencampuri urusan pribadi saya!"ucap Arumi tegas.


"heh! mencampuri urusan pribadi?kamu jangan besar kepala!saya hanya tidak ingin memiliki pembantu pembohong!"ujar Lionel.


"hah! pembohong?oh...ada apa ini?ada apa dengan nya?"batin Arumi kesal.


"hah!tuan saya tidak berbohong!saya memang pergi piknik dengan adik saya"jelas Arumi berusaha menenangkan Lionel dan diri nya sendiri.


"lalu ini apa?kenapa kamu terlihat sangat menikmati waktu bersama nya?kenapa kamu terlihat sangat senang?"tanya Lionel masih belum mengerti.


"jadi begini tuan..."ucap Arumi terhenti dengan pertanyaan Lionel lagi.


"lalu kenapa kamu pergi dengan pria lain?"tanya Lionel marah.


"what?pria lain?apa sih maksudnya?"batin Arumi tidak percaya.


"hahaha suka suka saya ingin bersama siapa!apa urusannya dengan anda?"tanya Arumi sudah tidak bisa lagi mengontrol emosi nya.


"saya ini...saya ini majikan kamu!"seru Lionel.


"ya benar tuan hanya majikan!hanya majikan!"ucap Arumi menekankan kata majikan.


"anda hanya sebatas majikan saya!lalu apa?"kesal Arumi.


"ya setidak nya kamu harus memberitahu kan pada ku jika ada pria lain!dan seharusnya kamu mengajak ku bukan dia!"seru Lionel tidak mau kalah.


"hahaha...kenapa saya harus melakukan itu?kenapa saya harus memberitahu kan siapa pria yang sedang bersama saya dan kenapa saya harus mengajak pria yang sudah beristri?"tanya Arumi menyindir Lionel.


Arumi pergi begitu saja setelah mengatakan nya.pergi dalam keadaan kesal.


"eh...ada apa dengan ku?"gumam Lionel tersadarkan.


Jangan lupa tinggalkan jejak di kolom komentar like and vote oke 😘😘😘

__ADS_1


Terimakasih atas dukungan dari kalian semua πŸ€—πŸ€—πŸ€—


__ADS_2