HANYA DIA YANG KU INGIN KAN

HANYA DIA YANG KU INGIN KAN
37.Lapar Lagi


__ADS_3

sudah selama dua jam Lionel menunggu hasil pencarian sekretaris Rai, pencarian rasa masakan yang mirip dengan masakan Arumi.


saat ini rasa LAPAR sudah menguasai Lionel, bahkan dia tidak bisa untuk konsentrasi dengan pekerjaan nya.


penantian yang sangat menyiksa!


batin Lionel.


karena selama dua jam sebelum nya sekretaris Rai sudah membawa beberapa orang untuk memasak yang sesuai dengan selera nya.tapi tidak ada satupun yang cocok dengan lidah nya.


Lionel merasa heran "bagaimana bisa seorang gadis yang tidak memiliki sertifikat koki profesional seperti Arumi bisa memasak makanan yang lebih enak dari pada orang-orang yang di bawa sekretaris Rai.padahal mereka memiliki sertifikat koki profesional.apa mereka tidak belajar dengan serius ketika mereka mengikuti kursus memasak?"batin Lionel jengkel.


Akhirnya Lionel meminta sekretaris Rai untuk melihat apakah Arumi dan mommy nya sudah selesai menghabiskan waktu Quality Time mereka.


"jika dia sudah selesai bersenang-senang dengan mommy,paksa dia memasak untuk ku,jika dia tidak mau!bila perlu seret dia kemari!"perintah Lionel sebelum menyuruh sekretaris Rai untuk melihat keadaan Arumi.


setelah sekretaris Rai pergi Lionel yang sudah tidak bisa fokus dengan pekerjaan nya pun memilih untuk duduk di sofa.


Lionel menutup matanya untuk menahan rasa laparnya.sudah hampir satu jam sekretaris Rai pergi untuk menemui Arumi.


disaat Lionel membaringkan tubuhnya di sofa, menahan rasa laparnya, sekretaris Rai datang dengan membawa Arumi kembali, dengan membawa bungkusan yang berisi masakan yang sudah di masak Arumi.


"maaf kan saya tuan!saya sudah membuat anda menunggu lama"ucap sekretaris Rai membangunkan Lionel.


"kenapa lama sekali?aku sudah sangat lapar!"ucap Lionel menatap tajam Arumi.dia bertanya pada Arumi tidak mempedulikan perkataan sekretaris Rai.


Arumi tidak menjawab pertanyaan dari Lionel.


dia langsung saja menyiapkan makanan yang di bawa nya,menata nya di atas meja.


"silahkan makan tuan,kalau begitu saya permisi dulu"pamit Arumi tidak ingin berlama-lama dengan orang yang telah menggangu istirahat nya.


"tunggu! kamu mau kemana?"seru Lionel menghentikan langkah Arumi.


"saya ingin kembali ke hotel tuan.saya ingin ISTIRAHAT di kasur empuk sayajawab Arumi penuh penekanan pada kata istirahat.

__ADS_1


"oh...apa kamu sudah selesai pergi bersenang-senang dengan mommy?"tanya Lionel penasaran.karna dia tahu jika mommy nya sedang ingin menghabiskan Quality Time nya,itu tidak akan membutuhkan waktu hanya satu jam atau dua jam.tapi bisa seharian penuh bahkan bisa bersambung keesokan harinya.


"belum"jawab Arumi sekenanya.


"lalu bagaimana kamu bisa lepas dari mommy?"


"hmm bolehkah saya membisikkan nya pada anda tuan? karena ini sangat rahasia"jawab Arumi dengan wajah yang sangat serius.


"kemarilah!"perintah Lionel menepuk sofa yang ada di samping nya.


sekretaris Rai yang melihat kejadian itu, tercengang dengan apa yang dilihatnya.kenapa tuan nya meminta seorang pembantu untuk duduk di dekat nya?karena selama sekretaris Rai bekerja dengan Lionel,dia tidak pernah mau duduk bersama dengan orang lain kecuali dengan keluarga atau orang terdekat nya.


"wow ini sungguh Kejadian langka, gadis itu luar biasa! bagaimana bisa dia membuat tuan menjadi sangat ketergantungan terhadap nya? padahal gadis ini adalah orang asing"batin sekretaris Rai.


Arumi berjalan menuju Lionel.ia tidak duduk di tempat yang telah di tunjukkan oleh Lionel,Arumi lebih memilih membungkukkan tubuhnya.bibir Arumi sangat dekat dengan telinga Lionel.


Lionel bisa merasakan nafas Arumi menerpa telinga nya,dan wangi tubuh Arumi yang sangat manis."sungguh menggoda!"


Lionel melihat Arumi dari ekor matanya.


"perasaan apa ini?"


"apa tuan sangat ingin tahu?"Arumi mulai bertanya di telinga Lionel.


Lionel hanya bisa menganggu kan kepalanya.


ada sesuatu yang membuat nya tidak bisa fokus saat ini.


"jawaban nya adalah....."Arumi sengaja menggantung kan perkataan nya.


Lionel masih menanti jawaban Arumi.


".......KEPO....."Arumi menjawab pertanyaan Lionel dengan menggunakan bahasa Indonesia.saat ini Arumi tengah menahan tawa nya ketika melihat ekspresi yang di perlihatkan oleh Lionel.


"baiklah tuan, kalau begitu saya permisi dulu"Arumi segera beranjak dari tempat nya.tanpa menunggu jawaban dari Lionel Arumi pergi,tapi dia juga pamit pada sekretaris Rai.

__ADS_1


masih dengan menahan tawa nya.


"...KEPO...?apa itu ?" tanya Lionel pada sekretaris Rai.


"...KEPO...? maaf tuan saya juga tidak tahu apa itu.mungkin itu.... sejenis makanan"jawab sekretaris Rai.


saat ini sekretaris Rai tidak mengetahui apa "itu" yang di pertanyakan oleh Jadilah ia mencari tahu kata "KEPO" itu di google.


Sekretaris Rai menahan tawa nya ketika dia mengetahui apa arti dari kata "KEPO" yang di sebut kan Lionel tadi.


"seperti nya gadis itu sedang mengerjai tuan"batin sekretaris Rai.


"jadi...apa itu "KEPO"? tanya Lionel yang masih penasaran dengan kata yang di lontarkan Arumi tadi.


"itu... seperti yang saya katakan tadi tuan."KEPO" itu nama makanan"jawab sekretaris Rai berusaha untuk menampilkan wajah biasa nya untuk menahan tawa nya.


"oh..ayo kau juga makan!"perintah Lionel,dia percaya begitu saja dengan apa yang di katakan oleh sekretaris Rai tadi.


_____


saat ini Arumi sedang tertawa lepas di dalam lift.dia masih ingat dengan jelas ekspresi yang di tampilkan Lionel tadi.


walaupun Arumi besar di London tapi,ia tetap fasih dalam bahasa Indonesia, bahasa negara kelahiran ibu nya.


dulu ketika nenek dan kakek dari ibu nya masih hidup,Arumi sering kali menghabiskan waktu untuk mengobrol dengan kakek dan nenek nya yang ada di indonesia.ia sering kali menelpon dan melakukan video call, bahkan Arumi memiliki beberapa teman di Indonesia saat ini.walaupun sudah sangat jarang mereka melakukan komunikasi.


setelah lift sudah sampai di lantai satu, ketika pintu terbuka dia segera mengendalikan ekspresi nya.


Banyak orang-orang yang memperhatikan Arumi.mereka bertanya-tanya siapa kah wanita yang sudah keluar dari lift khusus untuk direktur? banyak sekali dugaan yang mereka lontarkan para karyawan saat melihat Arumi.meraka menerka dengan suara yang cukup bisa di dengar oleh Arumi.


tapi Arumi tidak mempedulikan apa yang di katakan oleh para karyawan majikan nya ini.


ia lebih memilih untuk cepat sampai ke hotel nya agar bisa istirahat kembali.


Jangan lupa tinggalkan jejak di kolom komentar like and vote oke 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2