HANYA DIA YANG KU INGIN KAN

HANYA DIA YANG KU INGIN KAN
32.Ingatan


__ADS_3

Arumi pergi menemui Kesya yang sedang bersiap di dalam kamar.terlihat Kesya sangat kebingungan memilih pakaian apa yang cocok untuk ia kenakan selama bersama dengan Arumi.


Setelah Lionel pergi Kesya langsung saja mengajak Arumi pergi ke hotel yang sekarang menjadi tempat Kesya menginap bersama suaminya.


Jadi di sinilah Arumi berada,ia berada di dalam kamar Kesya.


sebenarnya Bara tidak suka jika ada orang yang memasuki kamar nya selain istrinya sendiri.tapi kali ini ia memperbolehkan Arumi untuk memasuki kamar nya,agar Arumi bisa mengatakan bahwa mereka tidak jadi pergi bersenang-senang hanya berdua saja.


sementara itu Bara sedang menunggu hasil akhir dari perjuangan nya agar acara honeymoon mereka tetap berjalan lancar.Bara menunggu Arumi di ruang tamu,ia melakukan segala cara agar permintaan dari Arumi terpenuhi.ia menelpon seseorang agar bisa membuat Lionel sibuk selama yang Arumi inginkan.


di dalam kamar Arumi sudah dapat ide agar Kesya mau membatalkan rencana mereka.


""mom"panggil Arumi.


"ya? bagaimana apakah baju ini cocok?*hanya Kesya,ia sangat senang tanpa memikirkan keadaan hening yang ada di kamar nya.


"mom dengarkan Arumi!"Arumi meraih tangan Kesya , membawa Kesya untuk duduk bersama nya di tepi ranjang.


Kesya masih belum sadar dengan ekspresi yang di perlihatkan oleh Arumi.


"maaf kan Arumi mom! seperti nya acara kita hari ini harus di batalkan,Arumi ingin ke suatu tempat,Arumi rindu mereka"ujar Arumi memulai akting nya dengan wajah sedih.


"hmm... mommy juga ikut"putus Kesya sepihak.


"Apa mommy ingat peraturan bahwa yang boleh mengunjungi mereka hanya pihak kandung keluarga saja"seru t dengan hati-hati.


Kesya tidak tahu harus menjawab apa.karena memang peraturan nya yang hanya memperbolehkan pihak keluarga saja mengunjungi mereka.

__ADS_1


"tapi.....hah....! baiklah"putus Kesya pada akhirnya.


"tapi ingat!jika kamu ada waktu luang,kita harus menghabiskan waktu kita berdua saja tanpa orang lain"ucap Kesya yang masih merasa sedih karena tidak jadi menghabiskan Quality Time nya bersama dengan Arumi.


Arumi menganggukkan kepalanya menanggapi ucapan Kesya.


setelah Arumi selesai dengan permintaan dari Bara,ia menghampiri Bara.ingin menanyakan apakah permintaan dari Arumi sudah di kabulkan oleh Bara.


Arumi duduk di hadapan Bara.


"sudah?tanya Arumi.


"sudah!aku juga sudah mengurus perpindahan kamar mu!kamu akan sekamar dengan salah satu peserta lomba yang lolos untuk melanjutkan ujian berikut nya.nanti orang suruhan ku menunggu di lobby hotel.nama nya Andi,nanti sebutkan saja nama mu padanya"Bara menjelaskan apa yang menjadi permintaan Arumi telah di kabulkan nya.


"baiklah terimakasih banyak tuan.kalau begitu saya permisi dulu"ucap Arumi meninggalkan hotel tempat Bara dan Kesya nginap.


sepanjang perjalanan wajah Arumi terlihat sendu.ia sedang memikirkan sesuatu yang membuat nya selalu menetes kan air matanya lagi dan lagi


Penyesalan yang tiada henti nya


tidak!


aku tidak boleh menyesal!


ini adalah takdir yang telah di berikan kepada ku.


aku harus kuat!

__ADS_1


karena ada hal besar yang harus menjadi tanggung jawab ku.aku tidak boleh selalu bersedih hati.dan aku harus menepati janji ku pada Albi bahwa aku tidak boleh bersedih lagi.


Arumi selalu mengucapkan mantra jika dia sedang bersedih hati.mantra sederhana yang mampu untuk menghentikan air matanya yang selalu mengalir di pipi.


di saat Arumi sudah bisa menguasai diri nya.ia menyadari bahwa tempat yang menjadi tujuan nya telah hampir sampai.


taksi telah berhenti di depan gerbang,Arumi membayar ongkos taksi sebelum ia turun.


Arumi menempuh perjalanan selama tiga jam,yang membawa Arumi ke bukit kecil luas nan indah.indah tapi tidak ada orang yang bisa menikmati keindahan itu dikarenakan tempat indah ini adalah tempat mereka berpisah dengan orang-orang yang di cintai.


ada terdapat beberapa makam keluarga Arumi.tempat pemakaman keluarga ini selalu terawat bersih.


tidak sembarang orang yang bisa memasuki pemakaman ini,hanya yang berstatus keluarga lah yang bisa memasuki nya.


Arumi melangkah kan kaki nya menuju dua makam yang selalu membuat nya rindu.ayah dan ibu Arumi terbaring di tanah,terbaring dan hanya akan terbaring.menunggu Arumi yang entah kapan akan menyusul mereka.


tak terasa air mata Arumi mengalir kembali,pecah lah tangis nya.


Arumi mengeluarkan air matanya berharap ini hanya bunga tidur.


Arumi memeluk nisan sang ibu.masih berharap ini hanya bunga tidur.


lama sekali Arumi melimpah kan air matanya.ia mengingat bagaimana hal yang telah menjadi takdir nya ini, takdir yang merenggut nyawa orang-orang yang di cintai nya


💥💥💥


Jangan lupa tinggalkan jejak di kolom komentar like and vote oke 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2