
pagi yang cerah sang Surya menyinari semua yang membutuhkan nya,tanpa terkecuali.
semua orang semangat menyambut hari ini,tapi tidak dengan Arumi.dia terlihat sangat lelah.
Arumi tidak bisa tidur karena memikirkan perkataan Albi semalam.Arumi sangat tahu bahwa Albi semasa kecilnya jarang berkumpul,atau bertemu dengan kedua orang tua nya.karena kedua orang tua Arumi sangatlah sibuk dengan pekerjaan mereka, tapi mereka tetap tidak melupakan bahwa mereka telah memiliki dua orang anak.
memikirkan kata "ingin merasakan kebahagiaan yang lengkap" hati Arumi merasa...
"apa kah hanya aku yang menderita di sini?apa kah hanya aku yang merasakan sakit nya kehilangan?tapi...bukan kah aku masih bisa di bilang cukup beruntung, karena masa kecil ku masih ada kedua orang tua ku, sementara Albi...?kenapa di sini aku seakan akan aku lah yang paling menderita?....Albi....maaf kan kakak!jika memang kamu menginginkan kebahagiaan yang lengkap walau hanya di dapatkan dari seorang kakak,dan bukan dari orang tua...baiklah aku akan menikah"batin Arumi.
"hal ini nanti akan ku pikirkan lagi, sekarang adalah waktunya untuk fokus dengan lomba membuat istana pasir... semangat Arumi!"batin Arumi menyemangati diri nya sendiri.
jadwal untuk hari ini adalah lomba membuat istana pasir, seluruh anggota keluarga berpatisipasi dalam kegiatan ini.tentu Albi juga mengikuti hal ini,ia ingin sekali memenangkan lomba ini walaupun hanya berdua saja dengan Arumi.tidak masalah menurut nya.
anggota peserta yang lain nya ada sekitar lima dan empat orang per kelompok.hanya Arumi dan Albi saja lah yang berdua anggota nya.karena ada enam puluh keluarga yang mengikuti piknik,maka akan di adakan tiga sesi,dan karena nomor urut Arumi adalah nomor lima puluh enam,maka Arumi mendapatkan giliran di sesi terakhir.
semua murid bersama dengan keluarga nya sudah mengambil ancang-ancang untuk segera membuat istana pasir.dan saat ini adalah sesi terakhir membuat istana pasir.
"baik lah semua nya! saya akan hitung mundur dan di hitungan pertama kalian semua sudah mulai mengambil pasir nya oke!"ucap salah satu guru yang menjadi MC dalam kegiatan kali ini.
"...tiga...dua...sa..."pada hitungan terakhir suara seseorang menghentikan hitungan.
"tunggu!"seru suara itu lantang.
orang orang menjadi ribut dikarenakan seseorang yang menghentikan hitungan MC.
"ah maaf,anda siapa ya...apa anda ada keperluan dengan seseorang di sini?"tanya MC.
"maaf Bu saya terlambat,saya kekasih nya Arumi kakak Albi, apakah saya boleh bergabung dengan mereka mengikuti lomba ini?"tanya pria itu, mencengangkan sang MC yang tak lain adalah mis Anna.
"ah... tentu saja boleh"ucap mis Anna tersenyum senang.
"anda bisa langsung mencari keberadaan mereka di sana!"pinta mis Anna.
"terimakasih Bu"ucap nya lalu meninggalkan mis Anna, menuju Arumi dan Albi.yang seperti nya tidak mengetahui kehadiran nya.
Arumi tidak tahu apa yang menghentikan hitungan MC,dan dia juga tidak terlalu ingin mencari nya.
tapi tidak dengan Albi,dia deh mencari sumber penghentian hitungan ini.dan...
"paman rumput laut!"pekik Albi dengan nada senang ketika melihat Lais lah yang berjalan menuju nya.
__ADS_1
Arumi yang mendengar pekikan Albi pun melihat ke arah pandangan Albi,dan Arumi cukup terkejut dengan kehadiran Lais di pantai ini
"paman kenapa kesini?"tanya Albi langsung ketika Lais sudah berada di hadapan nya.
"hmm... menurut kamu?"Lais balik bertanya.
"apa jangan jangan paman akan membantu kami?"tanya Albi antusias.
"seratus untuk kamu"seru Lais menandakan bahwa apa yang di katakan Albi adalah benar adanya.
"yeeey asyik"sorak Albi kegirangan.
"makin ramai makin cepat selesai nya!"Albi terlihat sangat senang dengan kehadiran Lais.
"kenapa...kesini...?"tanya Arumi ketika Lais berdiri di samping nya.
"nanti akan ku jawab, sebaiknya kita mulai membuat istana pasir nya sekarang,karena lomba nya sudah di mulai"ucap Lais melihat sekeliling nya, orang orang yang sudah mulai memasukkan pasir ke dalam ember.
"...baik lah..."ujar Arumi pasrah.
________
setelah selesai membersihkan diri,Gamila pergi ke dapur berencana untuk memasak makan siang.walau sebenarnya dia tidak bisa memasak,tapi setidaknya sekarang zaman sudah canggih.jadi Gamila bisa melihat tutorial memasak di YouTube.
Gamila berjalan menuju dapur terlihat, sekretaris Rai yang tengah melihat beberapa laporan dan seorang wanita yang sedang memasak.
"Rai!siapa dia?"tanya Gamila yang tiba tiba sudah berada di dapur dan hanya mengagetkan Tika saja.
"dia koki baru nona,menggantikan nona Arumi untuk sementara waktu"jawab sekretaris Rai.
"memang nya Arumi kemana?"
"sekolah adik nona Arumi mengadakan piknik bersama,jadi dia cuti selama tiga hari ke depan"jawab sekretaris Rai.
"loh...Arumi punya adik ya?kok aku gak tahu?"tanya Gamila lagi.
"kamu tidak perlu tahu tentang nya,memang nya dia siapa kamu?"Lionel lah yang menjawab pertanyaan Gamila.
Lionel terlihat tampan dengan kaos polos abu abu nya.ya Lionel juga merasa kan lapar seperti Gamila.
"ih...kamu...Arumi itu sudah menjadi seseorang untuk ku! karena dia telah menolong kamu dan menjadi koki dari seorang tuan pilih-pilih makanan"jawab Gamila ketus.
__ADS_1
Lionel tidak menjawab pernyataan yang di berikan Halima,dia duduk di samping Gamila.yang telah duduk di meja makan.
"duduk sini...!"perintah Lionel menepuk paha nya,meminta Gamila untuk duduk.
"eh...gak mau!malu...di sini ada orang..."cicit Gamila menolak perintah Lionel.
sreeeeek!
sekretaris Rai beranjak dari duduknya.berniat untuk meninggalkan suami istri itu.tapi sebelum nya sekretaris Rai membantu Tika menata makanan terlebih dahulu,lalu mengajak Tika untuk meninggalkan dapur yang berisi sepasang kekasih.
"Lio...tuh kan...mereka jadi pergi...padahal aku ingin mereka makan bersama"kesal Gamila.
sebenarnya Gamila sedikit enggan berdua saja dengan Lionel, karena hal semalam
sama seperti sebelumnya, Lionel tidak menjawab perkataan yang di lontarkan Gamila pada nya.dia mulai menyantap sarapan berasa makan siang nya.
hening yang di rasakan Gamila,suasana hening yang terasa dingin.dan hanya ada suara dentingan sendok yang memenuhi ruangan.
Gamila merasakan sesuatu yang aneh pada Lionel semenjak kedatangan nya.
"Lio...kamu kenapa sih?"tanya Gamila memecahkan keheningan.
Lionel menghentikan makan nya, menatap dalam Gamila.
"tidak ada apa apa"jawab Lionel lalu melanjutkan kembali makan nya.
"apa kamu...masih marah dengan ku?"
"kenapa aku harus marah?"Lionel balik bertanya.
"karena...aku masih bel..."
braaak!
tiba-tiba Lionel berdiri sehingga kursi yang di duduki nya terjatuh kebelakang.
tidak tahu bagaimana suasana hati Lionel saat ini.dia pergi meninggalkan Gamila begitu saja.dengan nafsu makan yang sudah hilang.
Jangan lupa tinggalkan jejak di kolom komentar like and vote oke 😘😘😘
Terimakasih atas dukungan dari kalian semua 🤗🤗🤗
__ADS_1