HANYA DIA YANG KU INGIN KAN

HANYA DIA YANG KU INGIN KAN
36.obat


__ADS_3

saat ini,Arumi sedang berada di bandara, menunggu pesawat yang akan membawanya membelah awan menuju New York city,rumah paman nya.


"perusahaan cabang yang ada di New York sudah di alihkan atas nama paman, sekarang perusahaan itu adalah milik paman!di surat wasiat terakhir ayah,aku harus tinggal bersama dengan paman dan keluarga nya, apakah mereka mau menerima ku ?"batin Arumi.


"kak, Albi haus"seru Albi membuyarkan lamunan Arumi.


"kamu haus ya?ayo ikut kakak kita beli minuman di sana!"ajak Arumi,ia tidak mungkin meninggalkan Albi sendiri saja duduk di sini, takut jika ada yang berbuat jahat padanya Albi.


Arumi membayar air mineral yang ingin di beli Albi.ketika hendak membalikkan badannya,Arumi bertabrakan dengan seorang wanita paruh baya.


"aduh... maafkan saya Bu"ucap Arumi.untung saja mereka hanya bertabrakan,tidak ada yang jatuh maupun terluka.


"ah...iya saya juga... maaf"ucap wanita itu juga.


"kalau begitu saya permisi dulu Bu.."ucap Arumi hendak pergi menggandeng tangan Albi.


"eh tunggu.."seru wanita itu menahan pergelangan tangan Arumi.


"ya...Bu"


"kamu...Arumi kan?kamu ingat mommy?"tanya wanita itu.


Arumi melihat wajah wanita yang ada di hadapannya.mengingat wajah wanita paruh baya,yang masih terlihat cantik dan terlihat elegan.


"hmm...apa ibu... mommy?"tanya Arumi ragu-ragu.


"wah... ternyata kamu masih mengingat mommy ya,aduh senang nya bisa di ingat"seru wanita itu senang wanita itu memeluk gemas tubuh Arumi.


"gimana kabar kamu?ah...apa ini Albi?"wanita itu berjongkok mensejajarkan diri nya dengan Albi.


"wah..kamu sudah besar ya... terakhir kali kita jumpa waktu itu..kamu masih merangkak"cerita wanita paruh baya itu pada Albi.


sementara Arumi dan Albi hanya mengembangkan senyumnya saja untuk menanggapi cerita dari wanita itu.

__ADS_1


wanita paruh baya yang ada di hadapan Arumi ini adalah sahabat ibunya.Arumi sering kali memanggil nya mommy Kesya.


terakhir kali Arumi bertemu dengan mommy Kesya adalah ketika Arumi ulang tahun yang ke 11 tahun.waktu itu mommy Kesya membawa anak laki-laki nya,Arumi lupa siapa nama nya.yang Arumi ingat,dia memanggil nya dengan sebutan "edzkrim".


"kalian mau kemana?dan...dimana ibu sama ayah kamu?"tanya Kesya yang menghilangkan senyum di wajah Arumi dan Albi seketika.


"hmm...ibu sama ayah sedang bersenang-senang di tempat mereka mom!dan..kami ingin jalan-jalan,hmm.. liburan mom"jawab Arumi seadanya.


"kali..."perkataan Kesya di potong oleh teriakan seseorang.


"sayang kenapa kamu lama sekali?"tanya pria paruh baya memeluk pinggang Kesya posesif.


"ah...ini...aku bertemu dengan anak sahabat aku sayang"Kesya memperkenalkan Arumi dan Albi pada suami nya.


"holo paman"sapa Arumi.


"hmm...mom...Arumi harus berangkat dulu, nama Arumi sudah dipanggil"Arumi berpamitan dengan suami istri paruh baya itu,lalu meninggalkan mereka.


Di dalam pesawat Albi tidur di samping Arumi dengan menyenderkan tubuhnya ke tubuh Arumi.


"bye bye London"


Flashback off


______


Arumi sangat lelah seharian ini, setelah ia pulang dari makam kedua orang tua nya.


Arumi langsung saja pulang menuju kamar hotel yang telah di sediakan oleh Bara.


Arumi sekamar dengan anak perempuan yang sangat pendiam,sama seperti Arumi yang memakai kacamata,ia terlihat sangat fokus dengan buku yang di baca nya.


Arumi membersihkan diri nya terlebih dahulu,lalu ia membaringkan tubuhnya di atas kasur.

__ADS_1


Arumi tertidur sangat pulas.bahkan ia belum sempat makan siang,dia langsung tertidur begitu saja.


_______


"ah...Rai aku lapar!apa mom dan dia belum pulang juga?"tanya Lionel yang sudah tidak bisa fokus dengan pekerjaan nya.


"saya tidak tahu tuan.nyonya melarang keras saya untuk mengawasi mereka,jadi saya tidak tahu apa yang sedang mereka lakukan sekarang"jawab sekretaris Rai yang sudah siap terkena amukan Lionel.


"argghh... kenapa mereka terlihat akrab sekali sih? Arumi ini sebenarnya siapa sih?"ucap Lionel kesal.


"dan... sebenarnya dia itu bekerja untuk siapa hah!kenapa dia membiarkan majikan nya kelaparan begini!"


sekretaris Rai hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku tuan nya ini.


"apa sih yang di masukkan nya ke dalam masakan yang dimasak nya? sampai tuan seperti ini?"batin sekretaris Rai.


"Rai cari kan aku restoran yang rasa masakan nya 11 12 sama yang di masak Arumi!"perintah Lionel.


"baik tuan,saya permisi dulu"Jawab sekretaris Rai langsung.


"tuan dimana saya mau cari coba?hais...! sangat susah jika memiliki majikan yang sangat pemilih seperti ini"keluh sekretaris Rai.


sekretaris Rai langsung saja keluar dari ruangan Lionel,dan menelpon seseorang untuk mempermudah pekerjaan nya yang di berikan oleh Lionel.


"hah! mommy seperti nya ingin menindas ku!"gumam Lionel.


"tapi... kenapa masakan nya enak begitu sih?apa dia memasukkan suatu obat yang akan membuat,orang yang memakan masakan nya jadi ketergantungan?"tanya Lionel pada diri nya sendiri.


"nanti aku akan suruh Rai untuk periksa masakan yang di masak nya!"Lionel bermonolog sendiri.


"jika memang dia memakai obat,akan langsung ku pecat dia,dan ku sita obat itu.lalu ku pekerjaan koki profesional"akhir dari monolog Lionel.


Jangan lupa tinggalkan jejak di kolom komentar like and vote oke 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2