
Waktu tanpa terasa berlalu , sudah satu Minggu rencana Sophian dan Dahlia untuk
menyatukan Pratama dan Sekar , namun terhalang oleh Dokter Robert , sahabat Dahlia
yang akan membantu rencananya.
" Pian, sepertinya rencana yang sudah kita
buat harus tertunda karena , sahabat mama
belum kembali dari luar negeri " ucap Dahlia.
" Kita harus bersabar untuk mendapatkan
hasil yang baik " sahut Sophian pada mamanya. sambil mengelus dagunya.
" semoga saja , tapi ngomong-ngomong ,
kakak mu sudah kembali dari kota M ?" tanya Dahlia.
Sophian hanya mengangkat bahunya.
____________
Ternyata Sony menepati janjinya pada Anisha .
Sony datang berkunjung ke rumah Laras
dan berniat melamar Anisha.
Sony turun dari mobil , di depan rumah
Beberapa kali Sony menarik nafas pelan-pelan , dan menghempaskan dari hidungnya.
Ayolah Sony , pasti kamu bisa ,
bersemangatlah , gumam
Sony .
Sony menundukkan kepalanya , sambil memperhatikan pakaiannya dan mengetuk
pintu rumah Laras. pintu telah di buka oleh
Sekar , namun Sony tidak menyadari , tangannya masuk mengetok di udara.
__ADS_1
" Mas , Mas ,masih mau mengetuk pintu ?" tanya Sekar
" Maaf , bisa saya bertemu dengan Anisha ! " jawab Sony. salah tingkah.
Sekar hanya tersenyum , melihat tingkah laku Sony.
" A-da , tapi boleh saya tahu , anda siapa ?"
tanya Sekar kembali.
" Saya calon suaminya " jawab Sony , sambil memperbaiki posisi berdirinya.
Tiba-tiba Sekar tertawa , mendengar pengakuan Sony ,yang mengatakan
calon suaminya Anisha.
" Silahkan masuk mas , silakkan duduk ! , sebentar saya panggilkan Anisha " ucap Sekar dan berlalu pergi ke dalam.
tok-tok-tok " Anisha , Anisha " panggil Sekar.
" Ada apa sekar ' ucap Anisha .
" Ada yang cari kamu , katanya sih calon suami kamu ' ucap Sekar.
" Apa " teriak Anisha , sampai hilang rasa kantuknya.
yang melihat Anisha salah tingkah.
" Bawel " sahut Anisha sambil melangkah
ke arah ruang tamu.
" Selamat malam Anisha " sapa Sony.
" Malam juga pak eh mas " sahut Anisha
sambil memegang ujung bajunya , untuk menutupi rasa geroginya.
" Lihat , saya sudah bilang sama kamu ,
saya akan datang menemuimu setelah
dari kota M , untuk melamar kamu ! , apa kamu lupa dengan ucapan saya ?". Sony menatap wajah Anisha.
" Saya tidak lupa kok mas , dan saya telah
__ADS_1
berbicara dengan ibu Laras , tapi inikan sudah
malam mas , ibu juga sudah tidur " ucap Anisha , sambil duduk di depan Sony.
" Yah sudah besok saja , ketemu sama ibu
Larasnya , tapi saya bisa lihat wajah kamukan !?" goda Sony mengedipkan mata kanannya.
Anisha hanya tersenyum melihat tingkah Sony.
Sekar membawa minuman buat Sony.
" Maaf yah kalau saya datang kesini , sampai merepotkan kamu " ucap Sony.
" Enggak masalah kok mas " balas Sekar.
" Oh iya Sekar , perkenalkan ini namanya mas
Sony , dia bos ku di kantor "
" Dan calon suaminya " sela Sony memotong ucapan Anisha.
" Wah kayanya ada yang mau jadi pengantin
baru yah " goda Sekar , membuat pipi Anisha merah merona.
" Oh iya Sekar , sepertinya saya pernah melihat kamu , tapi di mana yah , tunggu
saya ingat-ingat di mana kita pernah ber
temu , oh yah wanita yang berdebat dengan
Pratama " ucap Sony.
" Oh , jadi mas Sony kenal dengan pria
aneh itu , kok bisa ?" tanya Sekar
" Dia sahabat saya dari SMA " jawab Sony.
" Tapi kamu kenal dengan Pratama di mana ?" tanya Sony.
"Di rumahnya mas , saya dan ibu pernah tinggal sementara di rumahnya Tante Dahlia
sekitar 1 bulan " jawab Sekar.
__ADS_1
Sony merasa hari mulai larut malam , dan Sony pamit pulang ke apartemen .