
Sekar masih menikmati alam disekitarnya, seolah-olah tidak ingin beranjak dari tempatnya. beberapa kali Sekar menghirup nafasnya menikmati aroma hujan.
Pratama datang menghampiri Sekar, dan tidak merasa seseorang yang datang ke arahnya.pratama melingkarkan kedua tangannya di pinggang sekar, membuat Sekar terkejut dengan apa yang suaminya lakukan.
" sebentar saja , aku ingin seperti ini ! " bisik Pratama.
Badan Sekar bergetar, menerima pelukan pertama kali dalam hidupnya. dari seorang lelaki . selain ayahnya .
" Mas... aku..."
" aku tahu kamu mau bilang apa" ucap Pratama.
Pratama lalu membalikkan badannya Sekar menghadap ke dirinya. menatap istrinya yang wajahnya sudah merah merona membuat Pratama semakin gemes.
Pratama memegang dagunya Sekar , mengamati wajah istrinya dari alis sampai bibirnya , lalu mendaratkan bibirnya ke bibir Sekar .
Sekar mematung , lalu matanya melotot , Sekar tidak menyangka dirinya di cium oleh suaminya , meskipun itu hanya sebuah kecupan .
Senyuman Pratama mengembang dari bibirnya. melihat wajah istrinya semakin merona tanpa berpikir panjang lagi Pratama menahan tengkuknya Sekar , lalu ******* bibir istrinya .
__ADS_1
Sekar yang tabu semakin lama bisa mengikuti gerak langkah bibir suaminya yang berbelok kesana kemari lidahnya. di tambah dengan gerimis hujan, menambah kelengkapan asmara baru buat mereka.
" ayo kita masuk !" ajak Pratama sambil menuntun istrinya masuk ke kamarnya.
Sekar memandang sekeliling kamar suaminya. kamar yang bernuansa warna Abu-abu berpadu dengan warna putih, menambah suasana kamar menjadi hangat .
" kamar kamu bagus mas !" ucap Sekar masih memandang ke segala arah.
" apa kamu yang mendesain kamar ini?"
" yah , aku yang mendisainnya , tapi bukan aku yang membuat interiornya " ucap Pratama.
suaranya semakin keras . mengenai benturan jendela kamar.
" ayo kita tidur ! jangan tidur di sofa tidur saja di sana bersama ku ! " ucap Pratama.
Di atas tempat tidur , mereka berdua hanya saling diam hati mereka tidak menentu, mengingat ciuman mesra mereka di teras samping .
Sekar mencoba memejamkan matanya, lalu berbalik arah menghadap ke arah suaminya. yang sudah tertidur lebih dulu. ternyata dugaan Sekar salah .
__ADS_1
Pratama yang merebahkan tubuhnya sambil memejamkan matanya ternyata belum tertidur, suara hujan mengusik ketenangan jiwa Pratama.
Pratama mendekiti wajah istrinya lalu memegang pipi istrinya dengan ujung jarinya membuat Sekar membuka matanya.
mata mereka mulai beradu pandang kembali.
perasaan apa ini ? setiap aku memandang wajahnya , dan menatap matanya , tubuhku selalu terdorong untuk selalu dekat dengannya batin Pratama.
Pratama mendekati istrinya . tangannya mulai membelai lembut rambut Sekar. pandangan Pratama menatap bibir manis istrinya tanpa aba-aba lagi bibir Sekar di lumatnya . Sekar hanya mengikuti gerakan bibir suaminya. semakin lama dari ciuman mereka menjadi malam yang panas buat mereka berdua. desahan , air mata Sekar dan erangan dari mulut Pratama melengkapi malam panas mereka dengan di iringi hujan menambah kelengkapan bagi pengalaman baru mereka.
Pagi harinya. suara kicau burung di sekitar rumah . mengusik tidur. Pratama membuka matanya, lalu mengumpulkan kesadaran dari tidurnya . matanya tertuju pada seseorang yang sedang dalam pelukannya.
Wajah Pratama tersenyum kecil mengingat kejadian semalam dengan istrinya. Pratama mengecup kepala istrinya berkali-kali sambil mengeratkan pelukannya. namun Sekar masih saja pulas tidurnya . mungkin karna kelelahan melayani suaminya yang sangat agresif semalam membuat Sekar lemah tak berdaya..
__________
jangan lupa like jempolnya bila kamu menyukai tulisan ini. saran dan kritiknya juga aku tunggu.
trimakasih 😊😊
__ADS_1