HANYA KARENA SEBUAH PESAN

HANYA KARENA SEBUAH PESAN
05


__ADS_3

Sebuah mobil memasuki halaman rumah Dahlia..


" Mama...ma..mama." panggil Pratama mencari mamanya.


"Maaf anda mencari siapa ?" tanya Sekar


'Siapa kau. apa yang kau lakukan di rumahku ?' tanya Pratama. pada Sekar .


" Pratama.," panggil Dahlia pada anaknya


"mama..." panggil Pratama pada ibunya.


Oh jadi dia anak pertamanya Tante Dahlia.gumam Sekar.


" Oh iya Sekar perkenalkan ini anak tertua Tante . namanya Pratama" ucap Dahlia


Sekar mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan Pratama. tapi Pratama menolak jabat tangan Sekar.


" Oh iya ma..Sophian mana ?" ucap Pratama


" Aku di sini kakak " Sophian menghampiri kakaknya dan memeluk Pratama.


" Apakah kau tidak kesepian di rumah ? karna aku sudah lama tidak bersamamu ?" tanya Pratama


" awalnya aku merasa kesepian . tapi sekarang tidak lagi sudah ada kak Sekar yg selalu menemaniku " jawab Sophian.


" yah..yah...Sekar yang selalu menderita karna ke usilan mu. kalo mama jadi Sekar mama tidak akan membantu mu menyelesaikan tugasmu" sahut mama.


" Tante semua makanan sudah siap di meja " ucap Sekar


" ayo kita makan " ajak Dahlia pada ke dua anaknya dan Sekar.

__ADS_1


" Sekar Dimana ibu mu nak ?" tanya Dahlia.


" ibu sedang ada di kamarnya Tante "jawab Sekar.


" Apa ibumu sudah makan?" tanya Dahlia.


" sudah Tante" jawab Sekar


" kok Tante Laras tidak bergabung dengan kita sih ma?" tanya Sophian.


' Tante Laras tidak sama jadwal makanya dengan kita , dokter sudah mengatur jadwal dan pola makan untuknya' jawab mama.


" Ayolah mah..kita makan aku sudah lapar !" ucap Pratama.


selesai makan Sekar membantu memberikan semua bekas makanan di meja.


" Biar saya saja mbak yang membersihkan" ucap art Dahlia


Sekar menghampiri Dahlia.


" Tante Sekar ke kamar dulu mau liat ibu " ucap Sekar .


" ya sayang " sahut Dahlia.


sementara Pratama hanya menatap ponselnya saja dan merasa risih mendengar suaranya Sekar.


" Kak Sekar mana ma..?" tanya Sophian sambil menenteng semua alat gambarnya.


" kamu mau ngapain cari perempuan itu " jawab Pratama.


" siapa kak.. , kak Sekar maksudnya.?" tanya Sophian menatap aneh pada kakaknya.

__ADS_1


" iya siapa lagi.sini kakak liat tugas kuliah kamu.!!"


Sophian membuka lembaran kertas yang Sekar gambarkan untuk Sophian pelajari..


ini seperti gambar disaind yang memenangkan tender proyek di kota S .gumam Pratama.


" apa kamu tidak bohong kalo gambar ini.


perempuan itu yang gambar?' tanya Pratama.


" perempuan yang mana sih kak, ooh kak Sekar.... iyalah." jawab Sophian


" kakak semua gambar yang ada di gulungan ini gambar disaindnya kak Sekar untuk aku pelajari." ucap Sophian


Pratama melihat gulungan kertas yang terikat pita merah.dan mebukanya. dan melihat detail gambarnya..


" Sempurna" ucap Pratama


" Boleh kakak minta gambar ini ?" tanya Pratama


" Tidak boleh kak itu gambar mau kak Sekar bawa besok ke sahabatnya buat refrensi katanya." ucap Sophian .


" yah sudah tolong kamu Pegang gambar ini dan kakak akan memotret nya.!!"


" oke sekalian foto aku juga ya kak!" ucap Sophian.


Di kamar sekar masih menemani ibunya.


"Ibu bagaimana kalau kita pindah saja dari rumah Tante Dahlia.!" ucap Sekar


" Ibu sudah pikirkan itu Sekar kebetulan ibu punya sebuah rumah kecil di sini lusa yang mengontrak rumah ibu berakhir masa kontraknya. dan kita bisa menempatinya" ucap ibu pada Sekar.

__ADS_1


__ADS_2