HANYA KARENA SEBUAH PESAN

HANYA KARENA SEBUAH PESAN
Kepergian ibu tercinta.


__ADS_3

Acara akad nikah sudah selesai . Sekar memasuki ruangan di dampingi oleh Laras.


" Pratama hari ini kamu sudah menjadi imam buat Sekar. tolong jaga dia, lindungi dia, dan sayangilah dia, hanya itu yang ibu minta dari kamu !" ucap Laras dengan suara menahan tangisnya.


" insyaallah Bu saya akan menjaga Sekar. saya mohon doa restu dari ibu " jawab Pratama.


Laras semakin merasakan sakit di dadanya.namun Laras masih bisa menahannya. hari ini adalah hari yang bahagia buat Dahlia . Laras tidak mau membuat Dahlia kecewa.


Laras duduk di sebelahnya Pratama sambil memperhatikan asisten rumah tangga Dahlia yang sedang merapikan rumah Laras.


"Nak... istri kamu itu orangnya cerewet . tapi baik hatinya. Sekar tidak bisa marah sama orang. tapi ibu tolong jangan pernah lukai hatinya" ucap Laras.


"iya Bu...saya akan ingat pesan ibu" ucap Pratama.


"Laras sini " panggil Dahlia.


" ada apa mbak?" tanya Laras.


" kita Selfi !" jawab Dahlia sambil berfoto bersama para pekerjanya.


Tiba-tiba . penglihatan Laras mulai gelap kepalanya pusing , dadanya sesak dan nafasnya mulai terasa berat. Laras jatuh ke lantai tidak sadarkan diri.


"Ibu..." teriak Sekar memanggil ibunya.


" kakak... mana kunci mobil ? cepat kita harus bawa ibu kerumah sakit !" ucap shopian sambil menggendong Laras yang tidak sadarkan diri.


Pratama berlari ke arah mobilnya. para tetangga sempat terkejut . melihat Laras yang di gendong shopian masuk kedalam mobil.


sementara Sekar dan Dahlia menaiki mobil yang lainnya. para tetangga Laras menanyakan pada asistennya Dahlia.


" tiba-tiba Bu Laras jatuh tidak sadarkan diri" ucap Marni salah satu asisten rumah tangga Dahlia.


Sekar berlari ke arah suaminya dan shopian.

__ADS_1


" kamu duduk di sini ! tenangkan pikiran kamu yah! " ucap Pratama memberi sebuah kursi kosong untuk Sekar dudukki.


Sekar menggosok-gosok telapak tangannya .Sekar sedang cemas dengan ke adaan ibunya.


sekar teringat akan Anisha lalu menelfonnya namun Anisha tidak mengangkatnya. Sekar lalu menghubungi Sony. dan tersambung.


"hallo Sekar ...ada apa adikku yang cantik?" jawab Sony lalu bertanya ke Sekar.


" mas...ibu masuk rumah sakit tidak sadarkan diri" ucap Sekar.


" apa ibu tidak sadarkan diri, kamu tenang yah mas akan pulang jangan lupa tulis rumah sakitnya' ucap Sony


Sekar menutup ponselnya.


" Kamu menelfon siapa ? ' tanya Pratama penuh selidik .


' menelfon kakak angkat saya " jawab Sekar


pada Pratama.


" keluarga ibu Laras ?"


"saya menantunya dok" jawab Pratama.


" dengan berat hati saya mengucapkan turut berdukacita atas meninggalnya ibu Laras " ucap dokter yang memeriksa Laras.


" apa...ibu meninggal " teriak sekar


" Dokter tidak bohongkan ?" tanya Sekar .


dokter hanya tersenyum " yang sabar yah mbak" ucap dokter.


Dahlia menenangkan menantunya . memeluk Sekar dalam pelukannya. Dahlia merasa sangat kehilangan .Laras sudah dia anggap seperti adiknya sendiri. ketika Dahlia menderita sakit ginjal , Laras rela memberikan satu ginjalnya pada Dahlia agar Dahlia bisa merasakan hidup lebih lama.

__ADS_1


Tangisnya Sekar sudah tidak bisa tertahankan. di pelukan Dahlia Sekar menumpahkan tangisannya.


" Menangis lah Sekar , menangis lah." ucap Dahlia mengusap punggung Sekar.


Pratama dan shopian sedang mengurus administrasi rumah sakit .


" Pian kamu pulang dengan ibu ! biar kakak yang di mobil ambulance!" ucap Pratama.


"biar Pian yang di mobil ambulance kak , mama dan kak Sekar orang yang paling terpukul karena kepergian ibu Laras " ucap shopian.


para tetangga terkejut mendengar sirine mobil ambulance yang berada di depan rumah Sekar . mereka tidak menyangka Bu Laras yang meninggal dunia . karena tadi siang masih menerima tamu undangan.


shopian mengambil ponselnya Sekar . lalu memasang status tentang kepergian ibu tercinta.


Para tamu mulai berdatangan. tanpa terkecuali Rayhan Atmaja datang bersama Sandy dan Manda sahabat Sekar.


Pratama berdiri di samping Sekar untuk menerima belasungkawa.


" Pratama" panggil Rayhan.


" Ray" ucap Pratama.


"Aku tidak menyangka bisa bertemu kamu di sini " ucap Rayhan.


" yah aku juga tidak menyangka" sahut Pratama.


" Sekar kamu duduk dekat mama yah . biar aku saja yang menerima belasungkawa di sini !" ucap Pratama.


" ayo Sekar kita masuk !' ajak Amanda


" senang bisa bertemu anda di sini , kalau


saya boleh tahu ada hubungan apa? antara pak Pratama dengan Sekar?" tanya Sandy .

__ADS_1


" Sekar itu istri saya " ucap Pratama .


Rayhan sangat terkejut mendengar ucapan Pratama.


__ADS_2