
Laras dan Sekar sedang duduk di depan teras
rumah , Sekar menceritakan pada ibunya ,
tentang kedatangan Sony tadi malam.
" Kenapa kamu tidak bangunin ibu saja ?!"
" Sekar sih maunya begitu Bu , tapi Anisha
melarangnya , katanya biarkan ibu istirahat .
" Ibu sudah makan ? , sudah minum obat ?".
" Kamu kira ibu anak kecil , ibu sudah makan,
ibu juga sudah minum obat "
Seorang wanita tinggi semampai memasuki
halaman rumah Laras , sambil berjalan dengan cepat memasuki rumah Laras .
" Bu Laras...Sekar " teriak wanita itu dari jauh.
" Manda " gumam Sekar melihat ke arah wanita yang sudah berdiri di hadapannya.
"Sekar...aku rindu sama kamu " ucap Manda lalu memeluk Sekar .
Sekar masih tidak percaya , dengan apa yang
ada di hadapannya . sahabat lamanya berubah 180 drajat.
" Ini...nak Manda ?" tanya Laras
" Iya Bu aku ini Manda , anak ibu jugakan ! ,
masa ibu tidak ingat sama aku sih ?!" amanda
menghampiri Laras dan memeluknya .
__ADS_1
" Yank...kamu kok ninggalin aku sih ?" ucap Sandy yang sudah ada di antara mereka .
" So sweet , namanya Manda malah di
panggil peyang " goda Sekar pada Manda .
" Kamu...sahabat yang paling nyebelin juga paling menakjubkan buat aku loh " ucap Manda yang masih merangkul Laras .
" Ibu Laras masih ingat siapa saya ?" tanya Sandy menghampiri Laras dan mencium punggung tangan Laras .
" Nak...Sandy , ibu masih ingat , teman paskibra nya Sekar waktu di SMK " jawab Laras.
" Ibu...mas Sandy ibu ingat... sementara
aku ibu tidak ingat " ucap Manda
" Ehh , bagaimana ibu mau ingat sama
kamu , waktu SMK badan kamu seperti
apa , seperti anaknya sumokan ! . untung
matanya suka sama ellu , setia lagi" goda Sekar pada kedua sahabatnya . yang sudah menjadi suami-istri .
" sialan Luh , ngatain gua rabun " sahut Sandy
yang sedang duduk di kursi taman .
" Tapi ibu pangling sama Manda...bisa berhasil merubah bodynya , menjadi langsing"
puji Laras buat Manda .
" Tuh denger , ibu saja muji body ku yang
langsing , tidak kaya kamu langsung " ucap
Manda membela dirinya pada Sekar .
" ibu salah dia kebanyakan minum obat cacing Bu , sampai kurus begitu " sahut Sekar.
__ADS_1
" Nak Sandy , jangan ambil hati ucapan Sekar
yah mengenai istri kamu !" ucap Laras
" Saya sudah terbiasa Bu dengan pertengkaran mereka , biarkan mereka saling
bertengkar Bu , untuk melepas rindu . asal jangan sampai cakar-cakaran ....
" memangnya kita macan " sahut Sekar dan Manda bersamaan .
" Tuh kan Bu masuk kompak " ucap Sandy sambil tertawa .
" nak Sandy , nak Manda ibu masuk kedalam
kamar dulu yah " pamit Laras
" Sekar antar ibu masuk ke kamar , Sekar mau
membuatkan teh untuk pasutri " ucap Sekar pada ibunya .
" man , sand , aku antar ibu ke kamar " ucap Sekar memegang tangan ibunya.
Sekar datang dari dalam rumahnya . membawakan minuman dan sisa kue
yang sekar buat .
" Jadi apa kegiatan kamu sekarang ini ?"
tanya Manda sambil memakan tart susu buatan Sekar .
" Macam-macam , terima jahitan , menjual kue secara online , terima jobb dari suami kamu " jawab Sekar melirik ke arah Sandy .
" kenapa kamu tidak melamar kerja saja . di kantor nya mas Sandy ?!" Manda melirik ke arah suaminya.
" Sekar sekarang kerja di perusahaan aku , tapi tidak menetap di kantor , tapi kalau ada pekerjaan
yang berhubungan dengan Sekar , mas tinggal menghubungi Sekar dan menyuruh Sekar membuat semua disaignnya " jawab Sandy yang masih asyik memainkan ponselnya.
.
__ADS_1