HANYA KARENA SEBUAH PESAN

HANYA KARENA SEBUAH PESAN
03


__ADS_3

SEKAR POV


Semakin hari kondisi ibu tambah menurun.


sebenarnya ibu sakit apa...?..


setiap aku mau mengantar ibu kontrol di rumah sakit ibu selalu melarangku.dan hanya ditemani Tante Dahlia.


semakin mencurigakan saja ..apa ibu menyembunyikan penyakitnya agar aku tidak terlalu khawatir gumam Sekar dalam hatinya.


"Dor....kaget yah "ucap Tama melihat ekspresinya mukanya Sekar yang terkejut...


"kamu...selalu saja .ngagetin orang,kalo jantungku sampai copot bagaimana?"teriak Sekar...


"tenang nanti aku cari jantung pisang,buat ganti jantungnya ka Sekar kalo copot"ucap Tama senaknya.


"mama belum pulang kak .?"


Sekar hanya menganggukan kepalanya saja


Tak lama kemudian Tante Dahlia dan ibu Sekar sudah ada di ruang tamu..berjalan menghampiri mereka.


"tumben mah ..lama pulangnya.."tanya Sophian.


"biasa macet..."ucap Tante Dahlia.


"Sekar tolong bawa ibu ke kamar,ibu capek!!"ucap ibu pada Sekar


"mbak Lia aku masuk dulu yah"ucap ibu Sekar pada Tante Dahlia....


setiba di kamar, Sekar membaringkan tubuh ibunya di atas tempat tidur.


"sekarang ibu istrahat yah....! Sekar mau shallat asar dulu "ucap Sekar beranjak ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu.

__ADS_1


setelah melakukan ibadahnya Sekar sedang menatap ponselnya memeriksa pesan dari grupnya..


Ting.....pesan masuk buat Sekar .


nomor baru siapa yah...gumam Sekar membuka isi pesannya....


"hai Sekar apa kabar..ini aku Sandy"


Sekar"Sandy Pratama?"


Sandy"siapa lagi sahabatmu yang bernama Sandy selain aku"


sekar"yah..maaf aku tidak ingat .soalnya sahabatku yang namanya Sandy Pratama orangnya sombong"


Sandy"siapa yang sombong orang aku itu baru tau nomor ponsel kamu dari Dita"


Sekar dan Sandy akhirnya berbincang melalui pesan wa..dan meminta bantuan pada sekr tentang masalah projeknya.


"kirimkan alamat kantormu dan kita ketemu disana!"ucap Sekar pada Sandy sebelum mematikan ponselnya.


"mama telfon siapa ?" tanya Sophian


"kakak kamu kok tdk di angkat-angkat yah"ucap Dahlia.


"mungkin kak Tama sibuk kali mah"saut Sophian


_____________


Di kota M cabang kantor Revan Pratama


"Bagaimana son..sudah dapat sekertarisnya.?" tanya Pratama pada asistennya.


"maaf pak belum ada pak,masih tahap penyeleksian "ucap Sony

__ADS_1


"pokoknya saya tidak mau tahu lusa harus ada sekertaris baru"suara Pratama sangat menekan nada suaranya.


"iya pak akan saya usaha kan"saut Sony.


dreet...dret...Sura hp Pratama


Pratama"hallo ma apa kabar"


Dahlia"aduh Tama..kamu kok susah sekali di hubungi"


Pratama"iya tadi ponsel Tama lobet .Tama matikan ponselnya"


Dahlia"kamu tau sayang mama sangat merindukan mu"


Pratama"aku juga sangat merindukan mama dan Sophian adik kecilku yang nakal "


Pratama menutup ponselnya...


tok-tok-tok..suara pintu


"Masuk..."ucap Pratama dari dalam.


"maaf pak ,saya dari bagian keuangan ingin menyampaikan laporan keuangan untuk bulan ini"ucap Anisha


Sony menatap Anisha tanpa berkedip matanya.gila nih cewek cantik banget ..batin Sony ...


Pratama masih memeriksa laporan yang Anisha bawa sebelum di menandatangani hasil laporan keuangan.


Sementara Anisha masih berdiri menunggu tanda tangan berkas laporan dari Pratama.


Setelah menandatangi berkas dan menyerahkan kembali ke Anisha.


Anisha mulai meninggalkan ruangan Pratama.

__ADS_1


"Sony tolong kamu pesan tiket"


__ADS_2