HANYA KARENA SEBUAH PESAN

HANYA KARENA SEBUAH PESAN
Mencari Sekar


__ADS_3

"Loh...kok , ponselnya di kasih masuk kedalam saku ?" tanya Sekar.


" sengaja , supaya kita bisa ngobrol tanpa gangguan " ucap Sony.


" gangguan dari Pratama?" tanya Sekar.


Sony hanya menganggukkan kepalanya.


" Bagaimana dia bisa hubungi aku mas , Pratama tidak memiliki no ponselku " ucap Sekar .


"sebelum aku pergi ke kota M ada yang ingin aku ceritakan kepada mu Sekar , tentang sahabat ku yang sekarang sudah menjadi suami mu "


Sekar menatap ke arah Anisha , Anisha hanya mengangkat bahunya saja , ketika sekar menatap ke arahnya.


Sony menceritakan kepada Sekar tentang sahabatnya . bagaimana sampai sahabatnya membenci wanita.


" kalau Sekar cermati , cerita mas Sony tentang Pratama , sebenarnya Pratama bukan membenci wanita , tetapi dia merasa trauma saja mas!" ucap Sekar menatap ke arah Sony.


" mas harap kamu bisa mengerti tentang kepribadiannya Pratama , agar kamu tidak kaget menghadapi Pratama " ucap Sony.


Pratama menghubungi sekertarisnya untuk melacak keberadaan Sony. melalui GPS yang terpasang di mobilnya Sony . setiap mobil di perusahaan Pratama di pasangi GPS. agar tidak bisa seenaknya memakai kendaraan milik perusahaan. tapi tidak berlaku untuk Sony.


30 menit kemudian , Pratama sudah mendapat informasi dari sekertarisnya di mana keberadaan Sony sekarang.


Sementara Anisha dan Sony sedang membereskan barang-barang yang mereka bawa dari rumahnya Sekar .

__ADS_1


Sony memutuskan untuk membawa istrinya tinggal di rumahnya. apalagi sekarang Sekar sudah menikah . tidak enak Masih tinggal bersama Sekar.


Sekar melihat buah mangga yang bergelantungan di dekat jendela rumah .


Sekar berdiri , lalu melangkah ke arah luar rumah .


" Mau kemana kamu , Sekar?" tanya Anisha.


" mau petik mangga " jawab Sekar pergi meninggalkan mereka berdua.


Pratama menghentikan mobilnya di depan rumah sahabatnya. dari dalam mobil dia melihat istrinya keluar dari rumah Sony.


Pratama memasuki halaman rumah Sony.


"'Ayo kita pulang !" ucap Pratama sambil menarik tangan sekar.


" tunggu dulu ! ponselku di dalam " ucap Sekar.


" lupakan ponselnya !" Pratama Masih menarik Sekar .


Sony melihat ke arah luar rumahnya.


melihat seorang pria yang sedang menarik Sekar.


bibirnya tersenyum melihat tingkah laku sahabatnya.sony keluar dari dalam rumahnya

__ADS_1


" Hai Sekar , ponsel mu!" teriak Sony sambil memperlihatkan ponselnya.


" Buang saja ponselnya !" sahut Pratama .


" jangan ' ucap Sekar mau melangkah ke arah Sony tapi Pratama tidak mau melepaskan pegangannya.


" kamu harus mendengar ucapan ku , ayo kita pulang !" ucap Pratama menarik Sekar ke dalam mobilnya.


Di dalam mobil , Pratama masih fokus pada jalan di depannya. Sekar masih mengingat cerita Sony dan pesan yang Sony berikan.


tatapannya masih tertuju ke ujung kakinya.


" Kenapa kamu mau pergi kekota M bersama Sony tidak minta ijin dari ku ?"tanya Pratama.


" Mas Sony dan Anisha yang akan pergi ke kota M " jawab Sekar melirik ke suaminya.


" Anda kira... aku yang akan pergi ke kota M , aku pergi ke kota M setiap tanggal 20 sampai awal bulan baru kembali " ucap Sekar.


" Kamu tidak akan pergi ke kota M , tanpa seizin ku !" ucap Pratama , "dan berhentilah memanggil diriku dengan sebutan anda !" ucap Pratama dengan nada menekan.


"Dulu di panggil mas marah, sekarang di panggil anda juga marah , jadi harus memanggil apa " gumam Sekar yang di dengar oleh Pratama.


" kamu bisa panggil aku sesuka hatimu !' Pratama melirik ke Sekar.


" Baik mas Tama ...puas ?" ucap Sekar membalikan posisi duduknya ke arah suaminya.

__ADS_1


__ADS_2