
Pagi hari Ara sudah membantu Tante Dahlia menyiapkan sarapan pagi.
" Sekar apa ibumu sudah sarapan ?" tanya Dahlia.
" Sudah kok Tante " jawab Ara
' Tante Sekar ke kamar dulu yah.sekar mau menyiapkan semua keperluan ibu buat di bawa ke rumah sakit." ucap Sekar
" iya sayang pergilah ke kamar mu" sahut Dahlia yang sedang mebuat teh..
Setelah Sekar mempersiapkan semua keperluan ibu dan dirinya . karna Sekar sudah ada janji dengan Sandy sahabat nya
" Bu hari ini Sekar ini keluar rumah.' ucap Sekar
" memangnya kamu mau kemana nak ?" tanya ibunya.
" Sekar mau bertemu dengan Sandy Bu." Jawab Sekar.
" Sandy sahabat kamu yang sukanya melawak ?" tanya ibu
" iya Bu . cuma satu sahabat Sekar yang namanya Sandy.
" Iya ..ibu ijinkan kamu pergi tapi hati-hati di jalan." ucap ibu pada Sekar.
Sekar pergi ke arah kamar Sophian
" Sophian.... Sophian ... Sophian ." panggil Sekar tapi belum ada jawaban dari dalam kamar.
ceklek.. .. bunyi suara pintu tapi bukan dari kamarnya Sophian melainkan dari kamarnya Pratama.
"Pagi - Pagi sudah ribut saja " ucap pratama.dan berlalu pergi dari hadapan Sekar.
" Dasar orang aneh ' umpat Sekar.
__ADS_1
" Sophian... Sophian...".panggil sakar
" pintunya tidak di kunci kak " teriak Sophian dari dalam kamar.
Sekar masuk ke dalam kamarnya Sophian
" Pian di mana kamu simpan gambar yang kakak Titip kan sama kamu !?*.
" Itu kak di atas meja ." tunjuk Sophian dan m lanjutkan tidur nya.
Setelah mengantar ibu dan Tante Dahlia Sekar kambali kekamarnya dan bergegas pergi bertemu Sandy. Sekar keluar dari kamarnya. dan melihat Pratama sedang membaca koran.
" Hai kamu" panggil Pratama.
Sekar membalikan badannya dan melihat ke segala arah tidak ada orang selain dirinya. Sekar menunjukkan jari telunjuknya ke arah dirinya.
" Iya kamu buatkan aku kopi !" perintah Pratama.
Sekar membuatkan Pratama kopi dan mengantarkan ke Pratama.
Pratama menyeruput kopi buatan Sekar
" kok manis sih ?" tanya Pratama.
" kan kopinya pakai gula yah pasti manis' jawab Sekar .
" saya suka kopi pahit bukan kopi manis" ucap Pratama.
' loh kok kamu marah. yang salah kan mas" ucap Sekar
" jangan panggil saya mas saya bukan kakak kamu atau siapanya kamu" ucap Pratama
kelamaan disini bisa sakit kepala ku maki Sekar dalam hatinya
__ADS_1
" yah sudah terserah anda saya permisi" ucap Sekar pergi meninggalkan Pratama.
______
Di sebuah coffee.
Sekar sedang menjelaskan gambar disaindnya secara rinci pada sandy.
" memangnya gambarku itu mau kamu kasih masuk di projek di mana?" tanya Sekar
" sebelum aku memberitahu di mana
lokasinya kamu tanda tangan berkas ini !" ucap Sandy
" ini apa sand ?" tanya Sekar pada Sandy
" ini kontrak kerjasama antara perusahaan dengan dirimu dan menyatakan kamu bagian dari timku." ucap Sandy
" apa ke untungnya kalo aku menandatangani kontrak ini?" tanya Sekar
" Sekar kamu akan mendapatkan uang yang sangat banyak " ucap Sandy
" benarkah ?" tanya Sekar
Sandy mengangguk kepalanya dengan cepat.
" Oke aku tanda tangani kontrak kerja ini' ucap Sekar
" Tim kita akan mengikuti tender baru di kota K. semoga gambar yang kita ajukan terpilih" ucap Sandy
" Amin.." ucap Sekar.
" Sand , aku mau tanya sama kamu di sini ada nggak pelayanan jasa kasih bersih rumah?" tanya Sekar
__ADS_1
" Ada kok, kamu yang mau pindah rumah?"