HANYA KARENA SEBUAH PESAN

HANYA KARENA SEBUAH PESAN
06


__ADS_3

Pagi hari Ara sudah membantu Tante Dahlia menyiapkan sarapan pagi.


" Sekar apa ibumu sudah sarapan ?" tanya Dahlia.


" Sudah kok Tante " jawab Ara


' Tante Sekar ke kamar dulu yah.sekar mau menyiapkan semua keperluan ibu buat di bawa ke rumah sakit." ucap Sekar


" iya sayang pergilah ke kamar mu" sahut Dahlia yang sedang mebuat teh..


Setelah Sekar mempersiapkan semua keperluan ibu dan dirinya . karna Sekar sudah ada janji dengan Sandy sahabat nya


" Bu hari ini Sekar ini keluar rumah.' ucap Sekar


" memangnya kamu mau kemana nak ?" tanya ibunya.


" Sekar mau bertemu dengan Sandy Bu." Jawab Sekar.


" Sandy sahabat kamu yang sukanya melawak ?" tanya ibu


" iya Bu . cuma satu sahabat Sekar yang namanya Sandy.


" Iya ..ibu ijinkan kamu pergi tapi hati-hati di jalan." ucap ibu pada Sekar.


Sekar pergi ke arah kamar Sophian


" Sophian.... Sophian ... Sophian ." panggil Sekar tapi belum ada jawaban dari dalam kamar.


ceklek.. .. bunyi suara pintu tapi bukan dari kamarnya Sophian melainkan dari kamarnya Pratama.


"Pagi - Pagi sudah ribut saja " ucap pratama.dan berlalu pergi dari hadapan Sekar.


" Dasar orang aneh ' umpat Sekar.

__ADS_1


" Sophian... Sophian...".panggil sakar


" pintunya tidak di kunci kak " teriak Sophian dari dalam kamar.


Sekar masuk ke dalam kamarnya Sophian


" Pian di mana kamu simpan gambar yang kakak Titip kan sama kamu !?*.


" Itu kak di atas meja ." tunjuk Sophian dan m lanjutkan tidur nya.


Setelah mengantar ibu dan Tante Dahlia Sekar kambali kekamarnya dan bergegas pergi bertemu Sandy. Sekar keluar dari kamarnya. dan melihat Pratama sedang membaca koran.


" Hai kamu" panggil Pratama.


Sekar membalikan badannya dan melihat ke segala arah tidak ada orang selain dirinya. Sekar menunjukkan jari telunjuknya ke arah dirinya.


" Iya kamu buatkan aku kopi !" perintah Pratama.


Sekar membuatkan Pratama kopi dan mengantarkan ke Pratama.


Pratama menyeruput kopi buatan Sekar


" kok manis sih ?" tanya Pratama.


" kan kopinya pakai gula yah pasti manis' jawab Sekar .


" saya suka kopi pahit bukan kopi manis" ucap Pratama.


' loh kok kamu marah. yang salah kan mas" ucap Sekar


" jangan panggil saya mas saya bukan kakak kamu atau siapanya kamu" ucap Pratama


kelamaan disini bisa sakit kepala ku maki Sekar dalam hatinya

__ADS_1


" yah sudah terserah anda saya permisi" ucap Sekar pergi meninggalkan Pratama.


______


Di sebuah coffee.


Sekar sedang menjelaskan gambar disaindnya secara rinci pada sandy.


" memangnya gambarku itu mau kamu kasih masuk di projek di mana?" tanya Sekar


" sebelum aku memberitahu di mana


lokasinya kamu tanda tangan berkas ini !" ucap Sandy


" ini apa sand ?" tanya Sekar pada Sandy


" ini kontrak kerjasama antara perusahaan dengan dirimu dan menyatakan kamu bagian dari timku." ucap Sandy


" apa ke untungnya kalo aku menandatangani kontrak ini?" tanya Sekar


" Sekar kamu akan mendapatkan uang yang sangat banyak " ucap Sandy


" benarkah ?" tanya Sekar


Sandy mengangguk kepalanya dengan cepat.


" Oke aku tanda tangani kontrak kerja ini' ucap Sekar


" Tim kita akan mengikuti tender baru di kota K. semoga gambar yang kita ajukan terpilih" ucap Sandy


" Amin.." ucap Sekar.


" Sand , aku mau tanya sama kamu di sini ada nggak pelayanan jasa kasih bersih rumah?" tanya Sekar

__ADS_1


" Ada kok, kamu yang mau pindah rumah?"


__ADS_2