Hidup Ku Tak Seberuntung Dia

Hidup Ku Tak Seberuntung Dia
bab 1


__ADS_3

hai perkenalkan namaku Winda , aku adalah seorang mahasiswa di salah satu universitas negri di kota A. aku memiliki seorang sahabat bernama ayu kami memulai persahabatan sejak dari bangku SMA hingga kini dan kami pun masuk di universitas dengan jurusan yang sama. awalnya kehidupan ku berjalan sewajarnya yahh... bisa di bilang aku termasuk remaja yang sangat menikmati masa muda ku, tentunya masa remaja yang sehat, sangat jauh dari hal hal negatif.


hingga pada masa aku mengenal seorang pria yang bernama Hendra. Hendra adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan terkemuka di kota ku,


aku mengenalnya tanpa sengaja di sebuah acara yang di adakan di kampus ku yg di sponsori oleh perusahan Hendra, sejak saat itu aku intens berkomunikasi dan kini kami sudah genap 2 tahun menjalani hubungan pacaran. Hendra sangat penyayang dan pengertian sikapnya yang seperti itu lah yang membuat ku nyaman dalam menjalani hubungan dengannya, Hendra juga tidak pernah merasa malu memiliki seorang kekasih seperti ku yang notabennya sangat jauh berbeda dengan dia.


aku berasal dari keluarga sederhana ibu dan ayah ku seorang karyawan di suatu perusahaan kecil sedangkan Hendra berasal dari keluarga kaya raya, ayah Hendra seorang pengusaha terkenal dan ibu nya seorang sosialita.

__ADS_1


sore ini aku berjanji akan berkunjung ke rumah orang tua Hendra untuk pertama kali nya.


ini adalah kunjungan pertama kali ku ke rumah Hendra setelah sekian lama Kami menjalin hubungan. suasana hati ku campur aduk antara senang dan takut.


satu sisi aku senang akhirnya Hendra mau mengenalkan ku pada orangtuanya karna jujur selama ini aku selalu bertanya tanya di dalam hati kenapa Hendra tak kunjung mengenalkan ku pada keluarganya dan di sisi lainnya aku takut jika orang tua Hendra tidak menerima kehadiran ku apalagi kondisi latar belakang keluarga kami yang sangat jauh berbeda.


tiba lah waktu yang di nanti, kini aku sudah berada di rumah orang tua hendra, ternyata keluarga Hendra menerima kehadiranku, mereka menyambutku dengan baik, ibu nya Hendra Tante Ratih sangat baik dan ramah pada ku.

__ADS_1


om Wiguna ayahnya Hendra bertanya pada ku, jadi nak Winda orang tua kamu masih berada di negara P ya,


haha negara P om? iya negara P, kata Hendra orang tua kamu saat ini sedang berada di negara P karna mengurus beberapa anak perusahaan kalian yang ada di sana,


aku hanya bisa terdiam atas pertanyaan yang di lontarkan om Wiguna akU bingung harus menjawab apa dan kenapa Hendra harus berbohong dengan keberadaan orang tua ku, tapi pertanyaan itu masih aku simpan di dalam kepala ku nanti saat perjalanan pulang barulah akan aku tanyakan pada Hendra apa maksud dari semua ini.


haloo nak Winda, kamu baik baik saja kamu kenapa melamun nak tanya tante Ratih pada ku, OOO tidak ada apa apa Tante jawabku.

__ADS_1


jadi kapan orang tua mu kembali ke negara ini Winda, om sangat ingin berkenalan pada orang tua mu siapa tau kami cocok dan bisa menjalin kerja sama, iya kan Hendra?


eh iya yah, orang tua Winda belum tau kapan bisa pulang ke indo lagi yah karena urusan mereka belum selesai disana yah, iya kan sayang ucap Hendra sambil mengelus rambut ku dan sedikit menekan pundak ku yang aku anggap sebagai kode atas jawaban yang harus aku berikan. eh iya om Tante jawabku sekenanya. aku mulai tidak fokus dengan obrolan ini karena ada berapa pertanyaan di benak ku yang harus aku tanya kan pada Hendra apa maksud dari semua ini, kenapa dia harus berbohong soal aku dan keluarga ku.


__ADS_2