
semenjak kejadian itu sudah 1 Minggu aku tidak pernah bertemu Hendra dan hari ini Hendra menghubungi ku,dia mengajak ku untuk bertemu dan aku pikir sudah saatnya kami bicara.
Kamis malam di nongki cafe di sinilah kami sekarang tempat kami janjian untuk bertemu.
hening...kami berdua masih sama sama terdiam dengan fikiran kami masing masing.
bagaimana kabar mu win ucap Hendra sedikit berbasa basi membuka pembicaraan kami,
baik, kamu ap kabar hend? jawabku.
kami seperti dua orang asing yang baru bertemu.
aku tidak baik baik saja win jawab hendra pada ku.
Hendra menggenggam tangan ku, wind aku minta maaf atas segala yang terjadi, aku minta maaf atas segala ucapan orang tua ku, tapi sungguh aku sangat mencintai mu, aku tau aku salah karna dari awal aku sudah tak jujur dengan mereka, mungkin jika dari awal aku jujur pada mereka, mereka tidak akan menghina mu seperti kemarin.
sayang aku akan memperjuangkan hubungan kita, aku mohon bersabarlah ucap Hendra.
aku bisa melihat gurat kesedihan di wajah Hendra.
**
ku genggam tangan Hendra seolah kami sama sama saling memberi kekuatan untuk hubungan kami..
aku hanya bisa menitipkan air mata, dan menganggukkan kepala ku sebagai pernyataan bahwa aku akan bersabar dan akan berjuang bersamanya.
__ADS_1
kami pun tersenyum bersama..
drrrttttt....dddrrttttt....suara getaran hp Hendra, halooo ya Bu? apaaa? di rumah sakit mana Bu? oke ibu tenang dulu ya aku segera kesana ucap Hendra di saluran telfonnya.
siapa yang masuk rumah sakit sayang tanya ku?
ayah wind, maaf aku harus kerumah sakit dulu ya jawab hendra...
aku ikut ucapku, Hendra pun menganggukan kepalanya sebagai pertanda dia setuju.
di perjalanan Hendra tampak gelisah,
sabar sayang semoga ayah baik baik saja ucapku menenangkan Hendra..
setibanya di rumah sakit kami langsung berlari ruang HCu, yaaa tadi ibu Hendra sempat memberitahu jika ayah Hendra saat ini sudah di pindahkan ke ruang HCu di karenakan ayah Hendra terkena serangan jantung dan kondisinya tidak baik baik saja yang mengharuskan mendapat pemantauan khusus.
ibu bagaimana keadaan ayah tanya Hendra pada ibunya yang tampak menangis di depan pintu ruangan HCu.
ibu tidak tau nak dokter masih memeriksa ayah di dalam ucap Tante Ratih. tenang Bu kita berdoa saja semoga ayah baik baik saja ucap Hendra menenangkan Tante Ratih sembari memeluk Tante Ratih.
Tante Ratih melihat kearah ku, Kamu?? ucap Tante Ratih ke arah ku dari tatapannya aku bisa menangkap jika Tante Ratih tidak menyukai kehadiranku saat ini.
Hendra kenapa kamu mengajak wanita ini?
buuuu tolong tidak saatnya membahas ini..
__ADS_1
aku yang mengajakk Winda ke sini, dia pun sangat mengkhawatirkan keadaan ayah Bu.
Tante Ratih pun akhirnya tidak memperpanjang lagi soal kehadiranku di sana namun dia juga tak menganggap ku di sana, dia bersikap seolah aku tak di sana.
beberap menit kami menunggu, pintu ruangan HCu pun terbuka dan beberapa orang tenaga medis keluar dari sana,
keluarga dari tn. Wiguna tanya salah satu dari mereka yang kuyakini itu adalah dokter yang menangani om Wiguna.
iya saya anaknya dokter, bagaimana keadaan ayah saya dokter tanya Hendra.
baik lah begini tuan Hendra, sebelumnya perkenalkan saya dokter Ari yang bertanggung jawab menangani tuan Wiguna, tuan Wiguna mengalami serangan jantung mendadakan. serangan jantung mendadak adalah gangguan jantung yang menyebabkan organ vital berhenti berfungsi secara tiba -tiba. hal ini lah yang menyebabkan tuan Wiguna pingsan tadi namun untuk saat ini kondisi tuan Wiguna sudah melewati fase kritis nya, Alhamdulillah sekarang sudah jauh lebih baik namun kita masih harus tetap memantau kondisinya, tolong jangan membuat hal hal yang dapat membebani fikirannya yang nantinya malah akan memperburuk kondisinya kembali. asupan nutrisi dan pola hidupnya harus lebih di pantau kembali.
saya sarankan apapun yang di inginkan Tian wiguna saat ini sebisa mungkin di ikuti saja dulu.
tuan Wiguna butuh situasi yang membuatnya happy dan tenang, jika hati dan fikiran nya happy itu akan membantu pemulihan tuan Wiguna. kita pantau 1*24 jam jika dalam 1*24 keadaan tuan Wiguna stabil maka esok dapat kita pindahkan ke ruangan biasa ucap dokter Ari menjelaskan kondis om Wiguna.
terimakasih dokter, saya mohon bantuannya. apakah kami bisa menemui ayah dokter?
boleh tapi tolong bergantian dan tolong jangan membuat hal hal yang membebani fikirannya sehingga memicu penyakitnya kumat kembali. kalau begitu saya permisi masih ada beberapa pasien yang harus saya periksa.
baik dokter terimakasih ucap Hendra..
*PENGUMUMAN*
ruang HCU (high care unit ) merupakan fasilitas rawat inap bagi pasien yang membutuhkan pengawasan,pengobatan dan perawatan ketat karena adanya penyakit atau kondisi tertentu yang mengancam jiwa. berbeda dengan ruang rawat inap biasa, setiap pasien di HCU dan ICU di awasi ketat selama 24 jam oleh petugas medis yang kompeten dan di lengkapi dengan alat alat canggih.
__ADS_1