Hidup Ku Tak Seberuntung Dia

Hidup Ku Tak Seberuntung Dia
Bab 18


__ADS_3

tak terasa hari berlalu dan tak terasa kini Winda memasuki tahun pertamanya bekerja di Company groub, karir Winda pun makin cemerlang kini Winda telah di angkat menjadi asisten manager divisi 3 berkat ke uketan dan inovasi inovasi yang di lakukan ya dan sudah beberapa bulan Winda tidak pernah bertemu sang CEO dingin.


kini mereka semua tengah sibuk mempersiapkan untuk acara familly gatring sekaligus peluncuran produk baru perusahaan company groub yang akan di laksanakan lusa.


segala persiapan telah di persiapkan dengan sempurna dan kini tiba waktu yang di nanti nanti hari H familly gatring sekaligus peluncuran produk unggulan baru dari perusahaan company groub.


acara pun berlangsung dengan hikmat dan tiba di acara inti kata sambutan dari CEO dingin.


entah kenapa jantung Winda berdetak begitu cepat di saat melihat sang CEO dingin yang sudah lama tak ia lihat.


astagfirullah ini jantung kenapa lagi kok jadi nggak jelas gini sih ucap Winda dalam hati.


hayooo kamu ngelamunin apa ?? ucap Anggi


astagfirullah Anggi kamu ini ngagetin aku aja sih sungut Winda sembari mengusap dadanya.


hahahah habisnya kamu bengong Mulu sih, hayooo kenapa Lo wind kok kek terpana gitu liatin tu CEO tampan? tanya Anggi


haaa siapa yang bengong sih? trus tadi apa kata kamu aku terpana liatin tu CEO dingin? jangan ngaco dan jangan buat gosip yang aneh aneh ya kamu nggi sungut Winda


hahaahah kidding honey gitu aja sewot sih ucap Anggi

__ADS_1


ah tau ah ucap Winda


issss jangan cemberut neng, senyum dulu dong ucap Anggi


ehmmmm nih udah senyum nih uca Winda sembari tersenyum paksa


hahahaha lucu banget sih temen aku ini, ihh gemes sini cubit dulu cubit dulu ucap Anggi sembari mencubit ke dua pipi Winda...


Anggi sakit tau, awas kamu ya ucap Winda.


eh ngomong ngomong tu CEO ganteng banget ya wind? ucap Anggi


iya ganteng tapi nyeremin,


hahaahah mereka berdua pun tertawa.


tawa mereka pun tak luput dari perhatian sang CEO yang dari tadi diam diam memperhatikan Winda.


seulas senyum pun terbit dari sang CEO.


acara puncakpun telah usai kini tiba waktunya seluruh karyawan dan tamu undangan menikmati hidangan yang telah di sajikan.

__ADS_1


nggi aku ke toilet dulu ya ucap Winda


mau aku temenin nggak Wid? tanya Anggi


nggak usah terimaksih nggi aku sendiri aja jawab Winda


seusai dari toilet Winda pun memperbaiki makeup nya namun tiba tiba muncul sebuah suara


nggak usah cantik cantik banget nanti banyak yang liatin kamu.


Winda pun terkejut, Tuan anda??


aa...anda kenapa masuk ke sini? ini kan toilet cewe tuan? ucap Winda dengan nada yang sedikit tinggi.


yaahhh suara itu tak lain tak bukan adalah suara tuan CEO dingin yang tiba tiba muncul di toilet cewe.


namun bukannya menjawab ucapan Winda, Sang CEO malah langsung menarik tengkuk Winda dan ******* bibir Winda,


Winda memukul dada bidang Satria karna hampir kehabisan nafas.


aku nggak suka kamu jadi perhatian semua orang kamu hanya milik aku bisik sang CEO dan berlalu begitu saja.

__ADS_1


Winda pun tak bisa berkata apa apa seketika dia hanya bengong sembari mencerna apa yang barusan terjadi dan ketika sadar dia langsung berteriak, aaaaaaaaa dasar pria mesummmmmm


teriakan Winda pun masih bisa di dengar sang CEO, satria pun menerbitkan seulas senyum di bibirnya mendengar terikan Winda.


__ADS_2