Hidup Ku Tak Seberuntung Dia

Hidup Ku Tak Seberuntung Dia
Bab 5


__ADS_3

ku tumpahkan segala kesedihan ku malam ini, aku sudah tidak perduli dengan keadaan di sekitar ku, entah itu ada yang melihatku, mengejek ku ataupun apalah itu saat ini aku tak perduli, yang aku tau saat ini aku hanya ingin menangis meluapkan segala rasa di hati ku.


air mata ku terus saja mengalir, tiba tiba ada seseorang yang tak aku kenal memberikan sapu tangan pada ku,


nih di usap air matanya mbak, kalau mau nangis di kamar aja jangan di taman seperti ini merusak keindahan taman tau !! ucapnya ketus


aku begitu kesal pada orang itu, entah makhluk dari mana yang tiba tiba datang dan langsung menghakimi ku, tanpa basa basi aku langsung berdiri dan ku injak kakinya dengan begitu keras lalu aku berlalu meninggalkan dia.


aaauuuuu aduhhhh heeiiii sialan dasar wanita aneh, begitulah kira kira umpatan dari mulut pria itu yang aku dengar, aku tak perduli aku terus saja berlalu meninggalkan dia.


aku terus saja berjalan menyusuri jalanan malam ini, ku putuskan untuk menghubungi ayu, aku butuh teman untuk bercerita dan aku tak mungkin pulang ke kost'an ku karna saat ini aku sedang tak ingin bertemu Hendra dan bisa di pastikan Hendra saat ini akan menyusul ke tempat kost ku.


ku hubungi ayu melalui ponsel ku, tuuutttt...tuutttt beberapa saat kemudian terdengar suara di seberang sana,


haaloo assalamualaikum win ucap ayu di telfon.

__ADS_1


waalaikumsalam yu ucapku sambil menahan tanggis...


hallooo win kamu kenapa? kamu menangis?


aku tak menjawab pertanyaan ayu,


yu aku boleh nginap di rumah mu malam ini? ucap ku


tentu boleh win, kamu sekarang di mana? biar aku jemput ucap ayu.


aku sekarang di taman kota yu, ngak usah jemput aku biar aku ke sana sekarang ucap ku.


**


kini aku berada di kamar ayu, ku tumpahkan segala rasa ku, aku menangis di pelukan ayu...

__ADS_1


yaahh di saat seperti ini ayu selalu ada untuk ku, dan hanya bersama ayu aku bisa berkeluh kesah...


sabar win, sekarang kamu tenangkan diri dulu nanti coba kamu bicarakan baik baik dengan kepala dingin bersama Hendra, aku yakin Hendra sama seperti mu, sama sama merasa hancur saat ini, aku bisa melihat dari cara Hendra memperlakukan kamu selama ini sangat jelas bahwa Hendra sangat mencintai kamu win, cari lah solusi terbaik untuk hubungan kalian berdua, ucap ayu pada ku.


terimakasih yu, kamu memang sahabat ku yang paling bisa aku andalkan, trimakasih kamu sudah mau mendengarkan cerita ku yu ucap ku sambil memeluk ayu.


Winda Winda kamu ini apaan sih ngomongnya kek sama siapa aja, ucap ayu pada ku sambil menggeleng gelengkan kepalanya.


kamu itu bukan hanya sekedar sahabat ku win tapi sudah ku anggap saudara perempuan ku.


kami pun berpelukan kemudian kami tersenyum bersama.


aku sangat bersyukur memiliki seorang sahabat seperti ayu yang selalu ada di saat aku butuhkan.


walau terkadang aku memiliki rasa kecemburuan pada ayu karna dia memiliki kesempurnaan dari segi apapun berbeda dengan ku.

__ADS_1


astagfirullahalazim segera aku beristighfar di dalam hati menyingkirkan prasaan yang tidak baik dari hati ku, aku sadar aku tidak boleh memiliki rasa cemburu ataupun tidak bersyukur atas apa yang sudah Allah berikan pada ku.


aku yakin dan percaya Allah telah memberikan setiap Rezky, cobaan dan segalanya pada umatnya sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan umatnya.


__ADS_2