
pagi hari di Kota B
Hendra ayookk sini kejar aku hend ucapku pada Hendra...
yaah kini kami sedang bermain sepeda di sebuah perkebunan Teh, kami berlibur satu hari penuh menghabiskan waktu bersama sesuai kesepakatan kami kemarin. ini adalah kebersamaan terakhir kami sisanya kami serahkan pada takdir.
wind awas jangan ngebut ngebut seru Hendra,
hahaha ayok sini hend kejar aku sejak kapan kamu jadi lambat hahahah...
kami pun terus mendayung sepeda kami dan menyusuri area kebun teh.
tak terasa hari sudah petang sudah saatnya kami kembali..
hend udah sore kita pulang yukk nanti takud kemalaman ucap ku .
ayookk tapi kita bersih bersih dulu ya trus kita makan dulu di Resto baru setelah itu kita pulang jawab hendra
okeh siap boss😎 ucapku kembali..
**
__ADS_1
kini kami dalam perjalan pulang, suasana tiba tiba hening tidak ada pembicaraan apapun di antar kami,
kami sibuk dengan fikiran masing masing dan tak terasa kini kami telah sampai di depan kost"an ku.
Hendra menghentikan mobilnya tepat di depan kost"an ku, lama kami terdiam..
ooooww sudah sampai ucapku memulai pembicaraan di antara kami, terimakasih sudah mengantar ku dan untuk waktu mu hari ini, aku turun dulu ya ucap ku.
aku pun membuka pintu mobil saat aku hendak turun Hendra menarik tangan ku dan memeluk ku dengan erat,
wind apa semuanya harus berakhir seperti ini? tidak bisakah kau sabar menunggu ku wind tanya Hendra pada ku.
aku pun menangis di pelukan Hendra air mata yang sejak tadi kutahan akhirnya jatuh juga..
aku sangat bahagia bisa mengenal mu dan pernah jadi orang terpenting dalam hidup mu, sungguh aku sangat mencintai kamu.
ingat pesan ku siapapun dia tolong perlakukan dia dengan baik, ingat pernikahan bukan lah mainan. aku doakan semoga kamu bahagia hend ucapku.
Hendra melerai pelukannya, dia menatap ku dan tangannya menggenggam tangan ku, dengar wind kamu adalah sumber kebahagiaan ku jadi bagaimana bisa aku bahagia jika nggak sama kamu wind...
Hendraaa tolong ucapku memotong perkataan Hendra
__ADS_1
Hendra menyatukan kening nya dan kening ku perlahan ku rasakan bibirnya menempel di bibir ku.
cukup lama kami saling *******, dan terakhir kami berpelukan. ini adalah pelukan perpisahan kami.
wind setelah ini kita masih bisa bertemu kan tanya Hendra..
tentu hend, kita juga masih bisa berteman baik, mungkin takdir kita bukan sebagai pasangan tapi sebagai teman ucapku sembari memaksa kan tersenyum. ya sudah kalau gitu aku turun dulu ya, kamu hati hati dijalan dan langsung pulang ucapku lagi.
Hendra hanya menjawab dengan anggukan kepalanya dan dia berlalu.
tanpa terasa air mata ini kembali menetes mengiri kepergian Hendra...
ternyata hati ku tak sekuat itu, aku rapuh.. aku hanya berpura tegar di depan Hendra.
***
kuhempaskan begitu saja tubuhku di kasur dan kututupi wajahku dengan bantal, aku berteriak sekencang kencangnya.
semalaman aku menangis, aku sungguh meratapi takdirku..
kini pagi telah tiba sudah kuputuskan hari ini akan aku lalui dengan sebaiknya dan aku harus move on dari semua ini
__ADS_1
ku ambil telfon pintar ku, aku berniat menghubungi ayu sahabat ku, aku ingin berbagi rasa dengannya.
berulang kali aku menelfon tapi panggilan ku tak kunjung di angkat oleh ayu, tak biasanya ayu begini biasanya dengan satu kali panggilan ayu langsung menjawab. mungkin ayu lagi sibuk atau handphone nya tertinggal begitulah fikir ku.