
Di kediaman Wiguna...
yu itu di atas kamar kamu dan Hendra ya nak kamu langsung aja ke atas. ucap ibu Ratih
baik bu, ayu ke atas dulu ya.
di depan kamar yang di maksud ayu sedikit ragu untuk masuk,
tookk..tookk...tookk
siap? tanya Hendra
aa...ku ayu hend, boleh aku masuk?
ya masuk aja terdengar jawaban Hendra dari dalam. perlahan ayu buka pintu kamar dan masuk ke dalam.
maaf hend tadi ibu Ratih menyuruh aku untuk naik ke kamar kamu.
__ADS_1
ehhmmm jawab hendra.
suasana didalam kamar terasa kaku tidak ada nuansa malam pertama seperti pada pengantin baru pada umumnya. Hendra terlihat cuek dan sibuk dengan laptopnya.
ayu merasa bingung harus melakukan apa dan dia memutuskan memainkan ponsel pintarnya, tiba tiba ayi teringat akan kondisi Winda, sudah di pastikan jika saat ini Winda pasti sedang menangis, siapa yang menemani Winda malam ini? siapa yang akan menghibur Winda malam ini? pertanyaan dan kekhawatiran itu muncul di benak ayu,
ayu ingin menghubungi winda tapi dia takut itu justru malah makin menyakiti Winda,
ayu bisa kita bicara tanya Hendra membuka obrolan di antara mereka.
begini kita sama sama tau kalau pernikahan kita ini di karenakan paksaan dari orang tua kita dan tidak ada cinta di antara kita, maaf mungkin ini terlalu kasar untu mu tapi jangan pernah berharap untuk cinta ada di antara kita karna sampai kapan pun aku akan selalu mencintai Winda tidak ada satu orang wanita pun yang bisa menggantikan Winda di hati aku dan ingat satu hal lagi jangan pernah menceritakan ini pada Winda, jika Winda bertanya jawab saja kalau hubungan kita baik baik saja dan berjalan normal sama pada pernikahan pada umumnya, aku tak ingin Winda sedih.
aku akan tetap berusaha mencari celah agak ibu dan ayah mau menerima Winda dan jika saat itu tiba maka aku akan lebih memilih Winda, aku harap kamu faham maksud dari setiap ucapan ku!! ucap Hendra tegas
tess.. Tess.. Tess ... entah mengapa air mata ayu jatuh begitu saja, secepat mungkin ayu usap air matanya.
kamu tenang aja hend aku tak akan pernah menceritakan tentang ini pada Winda dan aku tak akan pernah berharap cinta dari kamu !!
__ADS_1
ucap ayu sembari berlalu ke dalam kamar mandi.
di dalam kamar mandi ayu menangis, air mata yang tadi sempat menetes kini mengalir lagi dengan derasnya.
sungguh sangat sakit rasanya mendengar ucapan Hendra tadi, walau pernikahan ini hasil paksaan orang tua mereka entah mengapa ucapan Hendra tadi sangat menyakiti hati ayu dan walau pernikahan ini di landasi tanpa cinta tapi ada sedikit harapan ayu bahwa pernikahan ini akan berjalan dengan Baik karna ayu memiliki prinsip bahwa pernikahan itu satu kali seumur hidup namun harapan itu patah begitu saja setelah mendengar ucapan Hendra tadi.
ayu tau jika di sini ayu adalah orang ketiganya, Winda dan Hendra sama sama saling mencintai, Winda adalah sahabat ayu, tak ada sedikit niat pun untuk menyakiti Winda, tapi ayu tak dapat berbuat apa apa karna ayu tak mampu melawan orang tua nya dan mungkin ini sudah menjadi takdir bagi ayu Winda dan Hendra.
** PENGUMUMAN **
untuk cerita ayu dan Hendra nanti akan ada bab khusus yaahh..
untuk saat ini kita fokus pada cerita kehidupan Winda dulu ya๐
author berharap semoga teman teman menyukai karya author ya dan semoga author bisa lebih baik lagi dalam membuat karya
maaf jika karya author masih jauh dari kata sempurna tapi author akan belajar untuk lebih baik lagi๐ doain author ya teman๐๐
__ADS_1