
di ruangan divisi pemasaran atau biasa di sebut divisi 3 tampak hiruk pikuk karyawan yang sibuk dengan pekerjaan dan tanggung jawab mereka masing masing.
begitulah rutinitas Winda cs setiap harinya, walaupun sibuk namun Winda menikmati segala prosesnya karna ini lah yang menjadi cita cita Winda selama ini dan dengan kesibukannya kini secara tak langsung dapat membuatnya melupakan Hendra, yah Hendra memang masih tetap berusaha menghubungi winda namun Winda mencoba untuk tidak menanggapinya.
beberapa saat kemudian muncul lah sang sekretaris CEO nan lemah gemulai,
permiosss permiosss apa Miss Diana ada di ruangan? tanya kikan
ada kak di ruangan jawab Anggi
okeyy eyke permioss ya ke ruangannya...
Kikan pun masuk kedalam ruangan Miss Diana dan setelah beberapa saat,
Winda ucap Miss Diana
ya saya Miss jawab Winda
kita memiliki pertemuan dengan perusahaan Arsenal dan Tuan satria meminta kamu langsung yang melakukan presentasi ucap Miss Diana antusias
whaattt ? saya Miss? apa saya bisa Miss? tanya Winda
duhhh aduhhhh kamu ini ya cantik, kamu pasti bisa karna Tuan satria tak mungkin asal memilih.
udahhh kamu harus percaya diri cantik kamu itu memiliki kemampuan , ingat kesempatan tidak akan datang dua kali ucap Kikan sembari melentikan tangannya.
benar Winda apa yang di ucap kak kikak kamu pasti bisa ujar Miss Diana menimpali.
__ADS_1
ini berkasnya yang akan kita promosikan silahkan kamu kuasai eyke kasih waktu selama di perjalanan cussss tuan satria tidak suka menunggu lama ucap Kikan.
whaaattt you're serious kak kikak?ucap Winda
apa ucapan eyke kurang jelas? tanya Kikan dengan exspresi yang dingin
eeehhh nggak kak cukup jelas jawab Winda kikuk
**
di perjalanan Winda terus berkonsentrasi dengan berkas yang ia bawa, ia tampak fokus tanpa perduli dengan lingkungan sekitarnya bahkan satria yang saat ini semobil dengannya pun tak mengganggu fokusnya dan hal itu justru menarik perhatian satria.
wanita yang unik fikir satria, karna biasanya para wanita tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk menggoda dan menaiki ranjang satria, namun berbeda dengan Winda ia tampak tak perduli dengan kehadiran satria.
tak terasa pertemuan dengan perusahaan Arsenal pun telah usai mereka sangat puas dengan penjelasan Winda yang sangat detail dan mereka menyetujui kerja sama antar company groub dan Arsenal groub.
waahh kamu hebat banget Winda, nggak salah kan kalau eyke merekomendasikan Winda tuan ucap Kikan.
whaattt hanya ehmmm doang?? ngak ad penghargaan gitu? dasar es batu gerutu Winda di dalam hati.
krukkk...kruukk tiba tiba cacing di perut Winda demo minta di beri makan, seketika wajah Winda memerah menahan malu
hahaahah itu bunyi perut kamu Winda? OMG windaaa kamu jadi cewe nggak ada jaim jaimnya ya ucap Kikan.
Winda pun bergumam yah habis mo gimana lagi tadi kan aku nggak sempet makan, tiba tiba udah di ajakin rapat aja ucap Winda tapi masih bisa di dengar Kikan dan satria.
satria pun berlalu saja tanpa berkomentar...
__ADS_1
tuan... tuan kita mau kemana? kan mobil kita di sana tanya Kikan pada satria.
kita ke resto itu dulu jawab satria
ngapain tuan? tanya Kikan
tidur jawab satria cuek
whatt tidur? ngapain tuan tidur di sana? ucap Kikan namun tidak mendapat tanggapan dari satria
Kikan dan Winda pun segera mengikuti langkah satria.
setibanya di resto mereka segera memesan makanan
anggap saja ini bentuk apresiasi perusahaan terhadap keberhasilan kamu ucap satria,
Kikan dan Winda pun terdiam sambil saling lirik pasalnya satria berbicara tanpa ada awalan maupun akhiran.
ehh te.. terimakasih tuan jawab Winda
mereka pun kini tengah menikmati hidangan mereka dan setelah itu mereka kembali ke perusahaan
"PENGUMUMAN"
hai hai semua maaf ya author jarang banget upload akhir akhir ini di karenakan author masih memiliki kesibukan.
oh ya bagaimana dengan karya author sejauh ini? mudah mudahan teman teman pembaca semua menyukainyağŸ¤
__ADS_1
mohon terus dukung author ya hingga karya karya selanjutnya
terimakasih