Hidup Ku Tak Seberuntung Dia

Hidup Ku Tak Seberuntung Dia
Bab 7


__ADS_3

ayok nak kita lihat ayah ke dalam ucap Tante Ratih pada Hendra, dan kamu sebaiknya jangan masuk!! kehadiran mu akan memperburuk keadaan suamiku... hardik Tante Ratih pada ku .


Bu tolong jangan berkata begitu pada Winda, biarkan Winda masuk Bu,


Hendra apa sebegitu pentingnya wanita ini sampai kamu tidak bisa mempertimbangkan lagi tentang kondisi ayah mu saat ini!!


tapi Bu.. ucap Hendra namun segera ku jeda ucapan Hendra..


Hendra sudah tidak apa apa benar kata Tante Ratih sebaiknya aku di luar saja, sebaiknya kamu masuk melihat om Wiguna aku akan tetap di sini.


tapi win?? ucap Hendra pada ku


udah aku baik baik saja sayang cepat masuk jangan memperburuk keadaan kita bisik ku pada Hendra.


Hendra dan Tante Ratih pun masuk ke ruangan om Wiguna, aku menunggu di luar sambil memainkan ponsel pintar ku.


tiba tiba aku melihat Tante Ratih keluar dari ruangan om Wiguna dan menghampiri ku,

__ADS_1


sebaiknya kamu pergi dari sini sungguh kehadiranmu tidak di harapkan di sini !!! jangan kamu kira saya tidak tau akal bulus orang orang seperti kalian ini, kalian hanya mengincar harta keluarga kami, kamu tau jika Hendra adalah pewaris tunggal keluarga kami sehingga kamu sengaja menjebaknya, entah dengan apa kamu menjebak Hendra apa dengan tubuhmu atau apa sehingga Hendra memilih mu, saya peringatkan sekali lagi enyahlah dari kehidupan Hendra !!!


dan oh ya satu lagi yang perlu kamu ketahui, Hendra akan kami jodohkan dengan wanita yang sederajat dengan kami dan pastinya pilihan kami pasti lebih baik dari kamu !!! hardik Tante Ratih pada ku.


air mata ku reflek menetes begitu saja mendengar perkataan Tante Ratih, aku tak dapat berkata apa apa, aku hanya terdiam...


tante Ratih berlalu begitu saja setelah mengatakan hal sangat menyakiti hati ku.


**


aku pergi meninggalkan rumah sakit, hati ku sungguh sangat hancur mendengar penghinaan Tante Ratih pada ku, apa sehina itu aku di mata mereka? apa harta segalanya bagi mereka.


bugghhhh... aduhhhh tiba tiba aku menabrak seseorang, maaf.... maaf... maaf ucap ku menunduk tanpa melihat ke orang yang aku tabrak,


heeii kamu kalau jalan lihat lihat dong, itu mata di gunain kalau jalan ucap pria yg aku tabrak.


aku pun makin menangis mendengar pria itu mengumpat ku...

__ADS_1


hhhuuuaaaaaa kenapa kalian para orang kaya jahat sekali, apa salah ku pada kalian kenapa kalian selalu saja menghinaku huuuaaaaa tangis ku pada pria itu...


pria itu tampak bingung melihat reaksi ku... orang orang di sekeliling pun melihat kami, mungkin karna mencegah timbulnya kesalah fahaman bagi mereka yang menyaksikan kami pria itu menarik ku masuk kedalam mobilnya dan aku menurut saja karna jujur saat itu aku sungguh tak tau harus bersikap seperti apa.


didalam mobil aku menangis sejadi jadinya ku luapkan amarah ku, kekesalan ku, sedih ku pada pria yang tak aku kenal itu. dan herannya pria itu diam saja menerima perlakuan ku.


setelah cukup puas aku menangis aku baru sadar bahwa saat ini aku berada di dalam mobil pria asing, aku sungguh kaget...


heeiii kamu siapa? kenapa aku di sini? kamu mau menculik ku ya? bentak ku pada nya...


heeiiiii heeeiii wanita aneh, kamu ini apa apaan sih, sudahlah menabrak ku, lalu kamu menangis seperti orang hilang akal dan sekarang kamu menuduhku untuk menculik mu?


Dann tunggu dulu sepertinya aku pernah melihat mu, tapi dimana ya?? sebentar aku ingat ingat dulu, pria itu tampak berfikir...


oh iya aku ingat kamu kan cewe aneh yang nangis2 di taman kota malam itu, ucap pria itu pada ku.


au ah gelap jawab ku, aku pun turun dan membanting pintu mobil pria itu dengan sangat keras....

__ADS_1


astagfirullah ucap pria itu sambil mengusap dada...


heeii cewe aneh awas aja kamu kalau ketemu lagi teriak pria itu pada ku, aku terus saja berlalu tanpa memperdulikan ucapan pria itu.


__ADS_2